Abstract:
Latar Belakang: Teknik menyusui yang benar merupakan salah satu faktor penting dalam keberhasilan pemberian ASI serta dapat membantu mencegah berbagai masalah menyusui, salah satunya kejadian puting susu lecet. Kesalahan dalam posisi dan perlekatan bayi saat menyusui dapat meningkatkan risiko terjadinya nyeri dan lecet pada puting susu. Oleh karena itu, penerapan teknik menyusui yang tepat sangat diperlukan terutama pada masa nifas. Tujuan Penelitian: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan teknik menyusui dengan kejadian puting susu lecet pada ibu nifas di Puskesmas Cikelet Tahun 2026.Metode Penelitian: Penelitian ini dilakukan pada bulan Maret sampai Mei 2026 di Puskesmas Cikelet dengan jumlah responden sebanyak 30 ibu nifas yang memenuhi kriteria inklusi. Teknik menyusui dinilai melalui observasi langsung yang meliputi posisi menyusui, perlekatan bayi, cara melepaskan isapan bayi, dan menyendawakan bayi. Data dianalisis secara bivariat menggunakan uji Chi-Square.Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa teknik menyusui pada ibu nifas paling banyak berada dalam kategori cukup yaitu sebanyak 11 responden (36,6%), sedangkan 19 responden (63,3%) memiliki teknik menyusui yang belum optimal. Sebanyak 14 responden (46,7%) mengalami puting susu lecet dan 16 responden (53,3%) tidak mengalami puting susu lecet. Hasil uji Chi-Square diperoleh p-value sebesar 0,002 < 0,05, sehingga terdapat hubungan yang signifikan antara teknik menyusui dengan kejadian puting susu lecet pada ibu nifas di Puskesmas Cikelet Tahun 2026.