| dc.description.abstract |
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemberdayaan perempuan melalui
Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) dalam
meningkatkan ketahanan pangan di Desa Selasari, Kecamatan Kawali, Kabupaten
Ciamis. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data diperoleh melalui studi kepustakaan, studi lapangan, dan studi dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan teknik reduksi data, penyajian data, dan
penarikan kesimpulan dengan uji keabsahan melalui triangulasi sumber. Teori
yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori pemberdayaan perempuan
menurut Afriansyah et al. (2023:103) yang meliputi kemampuan mengakses
fasilitas, kemampuan memenuhi kebutuhan melalui pembelian komoditas, kemampuan mengambil keputusan, kesadaran hukum dan politik, kemampuan
menyampaikan aspirasi, serta kemampuan memiliki aset berharga dan produktif. Temuan penelitian menunjukkan bahwa pemberdayaan wanita melalui Tim
Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) di Desa Selasari
Kecamatan Kawali telah berjalan dengan cukup baik. Hal ini terlihat dari
meningkatnya akses wanita terhadap informasi, pelatihan, penyuluhan, pemanfaatan pekarangan, keterlibatan dalam berbagai kegiatan ketahanan pangan, serta kepemilikan dan pemanfaatan aset produktif untuk mendukung ketersediaan
pangan dalam keluarga. Meskipun demikian, implementasinya masih belum
maksimal karena partisipasi masyarakat cenderung menurun setelah program
dimulai, sebagian masyarakat masih bergantung pada bantuan, adanya
keterbatasan dana, serta pemanfaatan hasil pekarangan yang tidak cukup
meningkatkan kesejahteraan keluarga secara berkelanjutan. Oleh karena itu, dibutuhkan peningkatan pendampingan, penguatan partisipasi masyarakat, optimalisasi pemanfaatan aset produktif, serta pelaksanaan pemantauan dan
evaluasi secara rutin agar program ketahanan pangan dapat berjalan dengan lebih
efektif dan berkelanjutan. |
en_US |