Abstract:
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh literasi keuangan, kemajuan
teknologi, Fear of Missing Out (FoMO), dan persepsi risiko terhadap minat
investasi cryptocurrency pada Generasi Z di Kabupaten Ciamis. Latar belakang
penelitian didasarkan pada meningkatnya perkembangan investasi aset digital,
khususnya cryptocurrency, yang didukung oleh kemajuan teknologi serta tingginya
minat Generasi Z dalam memanfaatkan berbagai instrumen investasi digital. Di sisi
lain, tingkat literasi keuangan, perkembangan teknologi, faktor psikologis berupa
Fear of Missing Out (FoMO), dan persepsi terhadap risiko investasi diduga menjadi
faktor-faktor yang memengaruhi minat Generasi Z untuk berinvestasi
cryptocurrency. Penelitian ini menggunakan metode survei dengan pendekatan
kuantitatif. Populasi penelitian adalah Generasi Z di Kabupaten Ciamis dengan
jumlah sampel sebanyak 100 responden yang ditentukan menggunakan rumus
Slovin dan teknik Purposive sampling. Data dikumpulkan melalui penyebaran
kuesioner dan dianalisis menggunakan analisis deskriptif serta analisis verifikatif
yang meliputi analisis koefisien korelasi, regresi linier sederhana, regresi linier
berganda, koefisien determinasi, uji t, dan uji F.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi keuangan berpengaruh positif dan
signifikan terhadap minat investasi cryptocurrency, kemajuan teknologi
berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat investasi cryptocurrency, Fear
of Missing Out (FoMO) berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat investasi
cryptocurrency, serta persepsi risiko berpengaruh positif dan signifikan terhadap
minat investasi cryptocurrency. Selain itu, literasi keuangan, kemajuan teknologi,
Fear of Missing Out (FoMO), dan persepsi risiko secara simultan berpengaruh
positif dan signifikan terhadap minat investasi cryptocurrency pada Generasi Z di
Kabupaten Ciamis. Temuan ini menunjukkan bahwa peningkatan pengetahuan
keuangan, kemudahan akses teknologi, dorongan psikologis untuk tidak tertinggal
tren investasi, serta pemahaman terhadap risiko investasi mampu meningkatkan
minat Generasi Z dalam berinvestasi cryptocurrency. Oleh karena itu, diperlukan
upaya peningkatan literasi keuangan, edukasi mengenai investasi cryptocurrency,
serta pemanfaatan teknologi digital secara bijaksana agar masyarakat, khususnya
Generasi Z, dapat mengambil keputusan investasi yang lebih rasional dan
bertanggung jawab.