| dc.description.abstract |
SENDI HIDAYAT (2124220135). Skripsi ini berjudul “Pengaruh Latihan Hurdle
Hops Dan Naik Turun Bangku Terhadap Kemampuan Lompat Jauh Gaya
Jongkok.” Di bawah bimbingan Bapak Andang Rohendi, M.Pd. selaku
Pembimbing I dan Bapak Tony Hartono, M.Pd., AIFMO-P selaku Pembimbing II.
Permasalahan utama dalam penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya
daya ledak otot tungkai serta belum optimalnya kemampuan lompat jauh gaya
jongkok pada siswa sekolah dasar. Tujuan penelitian ini adalah untuk
menganalisis dan membandingkan pengaruh antara latihan hurdle hops dan
latihan naik turun bangku terhadap peningkatan kemampuan lompat jauh gaya
jongkok pada siswa putra kelas V SD Negeri 2 Girimukti.
Pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen semu (quasiexperimental design) digunakan dalam penelitian ini melalui rancangan two-group
pretest-posttest design. Populasi penelitian mencakup seluruh siswa kelas V SD
Negeri 2 Girimukti, sedangkan penarikan sampel menerapkan teknik total
sampling berpasangan sebanyak 30 siswa yang dibagi menjadi dua kelompok
perlakuan seimbang (Kelompok A diberikan perlakuan hurdle hops dan
Kelompok B diberikan perlakuan naik turun bangku). Instrumen tes yang
digunakan adalah tes pengukuran lompat jauh gaya jongkok baku. Analisis data
dihitung menggunakan SPSS versi 25 melalui uji prasyarat (Kolmogorov-Smirnov
dan Levene's Test) serta uji hipotesis (paired sample t-test dan independent sample
t-test) pada taraf signifikansi α = 0,05.
Hasil pengujian hipotesis pertama dan kedua menunjukkan bahwa latihan
hurdle hops secara signifikan meningkatkan kemampuan lompat jauh gaya
jongkok (t-hitung = -23,382; p = 0,000 < 0,05) dengan kenaikan rerata sebesar
0,326 meter, serta latihan naik turun bangku secara signifikan meningkatkan
kemampuan lompat jauh gaya jongkok (t-hitung = -17,338; p = 0,000 < 0,05)
dengan kenaikan rerata sebesar 0,188 meter. Pengujian hipotesis ketiga
membuktikan adanya perbedaan pengaruh yang signifikan antara kedua kelompok
(t-hitung = 7,815; p = 0,000 < 0,05), di mana latihan hurdle hops menghasilkan
peningkatan yang lebih unggul dibandingkan latihan naik turun bangku dengan
selisih beda rerata sebesar 0,138 meter.
Kesimpulan penelitian menegaskan bahwa intervensi latihan hurdle hops
lebih efektif dan presisi dalam meningkatkan daya ledak otot tungkai serta
kecepatan transfer energi tolakan lompat jauh gaya jongkok. Guru pendidikan
jasmani direkomendasikan untuk mengintegrasikan latihan hurdle hops berbasis
alat bantu gawang adaptif ke dalam modul pembelajaran atletik di sekolah dasar.
Kata Kunci: Hurdle Hops, Naik Turun Bangku, Lompat Jauh Gaya
Jongkok, Daya Ledak Otot Tungkai, Siswa Sekolah Dasar. |
en_US |