Abstract:
Latar Belakang: Orang tua anak berkebutuhan khusus (ABK) sering menghadapi tuntutan pengasuhan yang kompleks sehingga berisiko mengalami stres. Dukungan sosial merupakan salah satu faktor yang dapat membantu mengurangi stres tersebut. Tujuan: Mengetahui hubungan dukungan sosial dengan tingkat stres orang tua anak berkebutuhan khusus di SDLB Negeri Ciamis Tahun 2026. Metode: Penelitian kuantitatif dengan desain cross sectional. Populasi sebanyak 89 orang tua ABK dan sampel 77 responden menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen: Menggunakan kuesioner Multidimensional Scale of Perceived Social Support (MSPSS) dan Depression Anxiety Stress Scale (DASS-21). Analisis data menggunakan uji Spearman Rank. Hasil: Sebagian besar responden memiliki dukungan sosial rendah (77%) dan tingkat stres kategori berat (49%). Hasil uji Spearman Rank menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara dukungan sosial dengan tingkat stres (p-value = 0,000; r = -0,453), dengan arah hubungan negatif dan kekuatan sedang. Kesimpulan: Semakin tinggi dukungan sosial yang diterima orang tua ABK, semakin rendah tingkat stres yang dialami. Peningkatan dukungan dari keluarga, sekolah, tenaga kesehatan, dan lingkungan sosial diperlukan untuk membantu menurunkan tingkat stres orang tua ABK.