Abstract:
Pengetahuan suami menjadi salah satu aspek penting yang berperan dalam mendukung pemahaman mengenai manfaat dan pengambilan keputusan penggunaan kontrasepsi bersama pasangan. Pengetahuan yang kurang dapat menjadi salah satu faktor yang berkaitan dengan belum terpenuhinya kebutuhan keluarga berencana (unmet need). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan suami tentang keluarga berencana dengan kejadian unmet need keluarga berencana pada pasangan usia subur di Desa Dayeuhluhur Kabupaten Ciamis Tahun 2026. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan survei analisis dan desain cross sectional. Sampel penelitian sebanyak 78 suami pasangan usia subur yang dipilih menggunakan simple random sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner pengetahuan suami tentang keluarga berencana dan kejadian unmet need. Analisis hubungan dilakukan menggunakan Chi-Square dengan hasil penelitian menunjukkan bahwa 34,6% responden memiliki pengetahuan baik, 30,8% memiliki pengetahuan cukup dan 34,6% memiliki pengetahuan kurang. Sebanyak 51,3% responden mengalami unmet need. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan antara pengetahuan suami tentang keluarga berencana dengan kejadian unmet need pada pasangan usia subur di Desa Dayeuhluhur Kabupaten Ciamis Tahun 2026 dengan p-value <0.001. Pengetahuan suami merupakan salah satu aspek yang perlu diperhatikan dalam upaya memenuhi kebuutuhan keluarga berencana. Peningkatan edukasi dan keterlibatan suami dalam konseling KB diharapkan dapat mendukung pengambilan keputusan kontrasepsi secara bersama.