Abstract:
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui estimasi serta pengendalian waktu dan biaya pada Proyek Rehabilitasi Bendung Sungai Cisodong Kabupaten Pangandaran menggunakan metode Earned Value Analysis (EVA). Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif berdasarkan data rencana dan realisasi pelaksanaan selama 12 minggu dengan indikator BCWS, BCWP, ACWP, SV, CV, SPI, CPI, ETS, EAS, ETC, dan EAC. Hasil analisis menunjukkan bahwa pada minggu ke-6 terjadi keterlambatan dengan nilai SV sebesar -Rp113.546.501,54 dan SPI sebesar 0,776, sehingga apabila kondisi tersebut berlanjut proyek diperkirakan selesai dalam 91 hari, sedangkan waktu rencana adalah 80 hari. Pada periode yang sama, kinerja biaya masih efisien dengan CPI sebesar 1,036, serta diperoleh ETC sebesar Rp1.097.423.109 dan EAC sebesar Rp1.477.712.394. Berdasarkan hasil evaluasi, pengendalian waktu dapat dilakukan melalui pemantauan progres, evaluasi keterlambatan, dan optimalisasi sumber daya, sedangkan pengendalian biaya dilakukan melalui pemantauan biaya aktual dan evaluasi penggunaan sumber daya. Kinerja proyek kemudian mengalami perbaikan hingga dapat diselesaikan dalam 80 hari sesuai rencana, dengan biaya aktual sebesar Rp1.439.429.689, lebih rendah Rp91.878.491 dari anggaran sebesar Rp1.531.308.180. Dengan demikian, metode Earned Value Analysis dapat digunakan untuk mengidentifikasi penyimpangan waktu dan biaya serta menjadi dasar dalam menentukan tindakan pengendalian selama pelaksanaan proyek.