Abstract:
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih beragamnya hasil lompat jauh siswa yang diduga
dipengaruhi oleh kondisi fisik, khususnya power otot tungkai dan kecepatan lari. Tujuan penelitian ini
adalah untuk mengetahui kontribusi power otot tungkai terhadap hasil lompat jauh, kontribusi
kecepatan lari terhadap hasil lompat jauh, serta kontribusi power otot tungkai dan kecepatan lari secara
bersama-sama terhadap hasil lompat jauh pada siswa kelas XI SMK Negeri 1 Kawali.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode korelasional. Populasi penelitian
adalah siswa putra kelas XI SMK Negeri 1 Kawali, dengan sampel sebanyak 39 siswa yang dipilih
menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui tes Standing Broad Jump
untuk mengukur power otot tungkai, tes sprint 40 meter untuk mengukur kecepatan lari, dan tes lompat
jauh untuk mengukur hasil lompat jauh. Analisis data dilakukan menggunakan statistik deskriptif, uji
prasyarat analisis, korelasi Product Moment, regresi ganda, dan koefisien determinasi dengan taraf
signifikansi 0,05.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa power otot tungkai memiliki hubungan yang signifikan dengan
hasil lompat jauh dengan nilai koefisien korelasi sebesar 0,584 dan memberikan kontribusi sebesar
34,1% terhadap hasil lompat jauh. Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa kecepatan lari
berkontribusi terhadap hasil lompat jauh, serta power otot tungkai dan kecepatan lari secara bersama sama memberikan kontribusi yang signifikan terhadap hasil lompat jauh siswa.
Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa semakin baik power otot tungkai dan kecepatan
lari yang dimiliki siswa, maka semakin baik pula hasil lompat jauh yang dicapai. Oleh karena itu, guru
PJOK maupun pelatih disarankan untuk memberikan program latihan yang dapat meningkatkan kedua
komponen kondisi fisik tersebut guna mendukung peningkatan kemampuan lompat jauh.
Kata kunci: power otot tungkai, kecepatan lari, lompat jauh, pendidikan jasmani, penelitian korelasional.