Abstract:
Pengaruh Promosi Kesehatan Audiovisual Tanda Bahaya Kehamilan
Trimester III terhadap Peningkatan Pengetahuan Ibu Hamil di Wilayah
Kerja UPTD Puskesmas Langkaplancar Kabupaten Pangandaran Tahun
2026
ABSTRAK
Kurangnya pengetahuan ibu hamil mengenai tanda bahaya kehamilan dapat
menyebabkan keterlambatan dalam mengenali komplikasi sehingga meningkatkan
risiko kesakitan dan kematian ibu maupun janin. Penelitian ini bertujuan
mengetahui pengaruh promosi kesehatan menggunakan media audiovisual terhadap
peningkatan pengetahuan ibu hamil tentang tanda bahaya kehamilan trimester III di
wilayah kerja UPTD Puskesmas Langkaplancar Kabupaten Pangandaran Tahun
2026.
Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain preexperimental melalui pendekatan one group pre-test and post-test design. Subjek
penelitian adalah 30 ibu hamil yang melakukan kunjungan antenatal care (ANC)
pada bulan Januari–Februari 2026 dan dipilih menggunakan teknik total sampling.
Data dikumpulkan menggunakan kuesioner sebelum dan sesudah intervensi
promosi kesehatan melalui media audiovisual, kemudian dianalisis menggunakan
Wilcoxon Signed Rank Test dengan tingkat signifikansi α = 0,05.
Hasil penelitian menunjukkan rata-rata skor pengetahuan meningkat dari 16
47 sebelum intervensi menjadi 25,13 setelah intervensi. Hasil uji Wilcoxon Signed
Rank Test menunjukkan nilai p-value = 0,000 (p < 0,05), yang berarti terdapat
pengaruh signifikan promosi kesehatan menggunakan media audiovisual terhadap
peningkatan pengetahuan ibu hamil tentang tanda bahaya kehamilan trimester III.
Disimpulkan bahwa promosi kesehatan menggunakan media audiovisual
efektif meningkatkan pengetahuan ibu hamil sehingga dapat dijadikan sebagai
media edukasi untuk mendukung deteksi dini komplikasi kehamilan. Saran bagi
peneliti selanjutnya diharapkan dapat mengembangkan media edukasi berbasis
digital lainnya dengan cakupan variabel komplikasi kehamilan yang lebih luas.