Abstract:
Perkembangan usaha kedai kopi di Kecamatan Ciamis semakin pesat seiring meningkatnya gaya hidup masyarakat dalam mengonsumsi kopi. Kondisi tersebut menyebabkan persaingan antar pelaku usaha semakin kompetitif sehingga diperlukan pemahaman mengenai preferensi konsumen sebagai dasar dalam pengembangan produk dan strategi pemasaran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis preferensi konsumen terhadap produk kopi susu, mengukur tingkat kepuasan konsumen, serta mengidentifikasi makna kedai kopi bagi konsumen di Kecamatan Ciamis. Penelitian menggunakan metode studi kasus dengan pendekatan deskriptif kuantitatif. Pengambilan lokasi penelitian dilakukan secara purposive di lima kedai kopi di Kecamatan Ciamis, sedangkan responden dipilih menggunakan teknik accidental sampling sebanyak 50 orang. Data primer diperoleh melalui penyebaran kuesioner, wawancara, dan observasi, sedangkan data sekunder diperoleh dari Badan Pusat Statistik, buku, jurnal, dan literatur lainnya. Analisis data dilakukan secara deskriptif menggunakan Microsoft Excel dengan pengukuran menggunakan Skala Likert. Hasil penelitian menunjukkan bahwa preferensi konsumen terhadap produk kopi susu dipengaruhi oleh lima atribut, yaitu produk, harga, tempat, dan promosi. Tempat sebesar 60%, harga sebesar 40%, produk sebesar 56.99%, dan promosi sebesar 49,33%. Secara umum, tingkat kepuasan konsumen berada pada kategori puas. Selain sebagai tempat menikmati kopi, kedai kopi juga dimaknai sebagai ruang interaksi sosial, ruang produktivitas, dan tempat berkumpul bersama keluarga maupun teman, dengan mayoritas responden (58%) berkunjung untuk berkumpul bersama teman. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa kualitas pelayanan dan kenyamanan tempat merupakan faktor utama yang dipertimbangkan konsumen dalam memilih kedai kopi. Oleh karena itu, pelaku usaha perlu mempertahankan kualitas pelayanan serta meningkatkan strategi promosi dan kualitas produk agar mampu meningkatkan kepuasan dan daya saing usaha