Abstract:
Latar Belakang: Perilaku cuci tangan 6 langkah pada anak sekolah di Indonesia masih rendah, padahal dukungan guru diduga berperan penting dalam membentuk kebiasaan ini. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui hubungan dukungan guru dengan perilaku cuci tangan 6 langkah pada murid SDN 7 Ciamis. Metode: Penelitian kuantitatif dengan desain korelasional cross-sectional ini melibatkan 71 siswa kelas IV-V yang dipilih melalui proportionate stratified random sampling; data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan dianalisis dengan uji korelasi Spearman's Rank. Hasil menunjukkan dukungan guru dan perilaku cuci tangan 6 langkah sama-sama berada pada kategori cukup (67,6% dan 57,7%), dengan nilai r = 0,768 dan p < 0,001 yang menandakan hubungan signifikan, kuat, dan positif antara keduanya. Kesimpulan: Terdapat hubungan yang signifikan antara dukungan guru dengan perilaku cuci tangan 6 langkah pada murid, sehingga sekolah dan guru disarankan meningkatkan dukungan secara konsisten.