Abstract:
Pemberian MP-ASI yang tidak tepat dapat meningkatkan risiko masalah gizi pada anak usia 6 sampai 24 bulan. Pengetahuan dan perilaku ibu perlu diperkuat melalui edukasi gizi yang terstruktur. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh edukasi gizi terhadap pengetahuan dan perilaku ibu dalam pemberian MP-ASI di wilayah kerja Puskesmas Sidareja tahun 2026. Penelitian kuantitatif ini menggunakan desain quasi experiment dengan pendekatan one group pretest-posttest. Sampel terdiri atas 89 ibu yang dipilih menggunakan simple random sampling. Pengetahuan dan perilaku diukur sebelum dan sesudah edukasi menggunakan kuesioner. Hasil menunjukkan bahwa kategori pengetahuan baik meningkat dari 14 ibu (15,7%) menjadi 46 ibu (51,7%). Kategori perilaku baik meningkat dari 0 ibu menjadi 59 ibu (66,3%). Pengujian menunjukkan perubahan yang bermakna secara statistik pada kedua variabel (p < 0,001). Edukasi gizi berpotensi meningkatkan pengetahuan dan perilaku ibu dalam pemberian MP-ASI. Puskesmas perlu memberikan edukasi berkala dan mengevaluasi penerapannya dalam praktik pemberian makan anak