Abstract:
Latar Belakang: Ibu bekerja atau ibu yang berkarir tidak sepenuhnya bersama bayi selama enam bulan pertama, sehingga berpeluang untuk tidak memberikan ASI eksklusif.. Data Puskesmas Cipatujah pada bulan Februari 2026 didapatkan jumlah 69 ibu menyusui, dari jumlah tersebut sebanyak 42 orang ibu bekerja dengan berbagai jenis pekerjaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan pemberian ASI eksklusif pada ibu bekerja di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Cipatujah. Metode: yang digunakan dalam penelitian ini deskriptif korelasi dengan metode survey dan pendekatan cross sectional. Sampel sebanyak 42 orang ibu bekerja teknik total sampling. Proses pengumpulan data menggunakan kuesioner dan dianalisis dengan distribusi frekuensi dan uji chi square. Hasil : pengetahuan termasuk baik (42,9%), pekerjaan sebagai karyawan swasta (28,6%), sebagian besar mendapat dukungan suami (78,6%), sebagian besar tidak mendapat dukungan atasan (54,8%) dan sebagian besar memberikan ASI ekslusif (54,8%). Terdapat hubungan pengetahuan dengan pemberian ASI eksklusif pada ibu bekerja (p value 0,030). Tidak terdapat hubungan jenis pekerjaan dengan pemberian ASI eksklusif pada ibu bekerja (p value 0,101). Terdapat hubungan dukungan suami dengan pemberian ASI eksklusif pada ibu bekerja (p value 0,010). Terdapat hubungan dukungan atasan dengan pemberian ASI eksklusif pada ibu bekerja (p value 0,002). Kesimpulan: faktor yang berhubungan dengan pemberian ASI ekslusif pada ibu bekerja yaitu pengetahuan, dukungan suami, dukungan atasan, dan yang tidak berhubungan yaitu jenis bekerja.
Kata Kunci : ASI eksklusif, Faktor determinan, Ibu bekerja, Pemberian ASI, Puskesmas