Abstract:
ABSTRAK
Latar Belakang: Salah satu yang bresiko mengalami gangguan gizi adalah ibu hamil yaitu mengalami KEK karena kebutuhan gizi selama kehailan meningkat yag dibutuhkan untuk metabolisme tubuh selama kehamilan. Menurut data Puskesmas Jatiwaras tahun 2024 jumlah kasus KEK pada ibu hamil mencapai 45 orang dari 895 kehamilan dan kondisi tersebut meningkat menjadi 49 dari 844 ibu hamil. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui lebih dalam mengenai faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian Kurang Energi Kronik (KEK) pada ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Jatiwaras Kabupaten Tasikmalaya. Metode: jenis penelitian kuantitatif, metode analitik dan pendekatan cross sectional. Populasi adalah ibu hamil sebanyak 52 orang diperoleh dengan teknik total sampling. Proses pengumpulan data menggunakan kuesioner dan dianalisis dengan distribusi frekuensi dan uji chi square. Hasil : terdapat hubungan yang bermakna antara faktor pola makan dengan kejadian KEK pada ibu hamil (p value 0,002). Terdapat hubungan yag bermakna faktor penyakit infeksi dengan KEK pada ibu hamil (p value 0,005). Terdapat hubungan yang bermakna faktor ekonomi dengan kejadian KEK (p value 0,015). Tidak terdapat hubungan yang bermakna faktor jarak kehamilan dengan kejadian KEK (p value 0,052). Tidak terdapat hubungan yang bermakna faktor usia ibu dengan kejadian KEK (p value 0,086). Kesimpulan: faktor yang berhubungan dengan KEK yaitu pola makan, penyakit infeksi, status ekononomi, sedangkan yang tidak berhubungan adalah jarak kehamilan dan usia ibu. Oleh karena itu ibu hail disarankan untuk memenuhi kebutuhan gizi seimbang, memeriksakan kesehatan untuk mencegah penyakit infeksi, serta mengatur jarak kehamilan dan merencanakan kehamilan di usia produktif