Abstract:
Latar belakang : Penggunaan perangkat digital untuk mengakses konten hiburan pada malam hari semakin meningkat di kalangan remaja, khususnya melalui platform video pendek seperti TikTok, Instagram Reels, dan YouTube Shorts. Tingginya screen time hiburan berpotensi mengganggu kualitas tidur remaja melalui mekanisme penekanan sekresi melatonin dan desinkronisasi ritme sirkadian. Tujuan : Mengetahui hubungan screen time hiburan dengan kualitas tidur pada remaja di SMA Negeri 1 Ciamis. Metode : Desain deskriptif korelatif dengan pendekatan cross-sectional. Sampel berjumlah 102 siswa kelas X dan XI yang dipilih menggunakan teknik purposive random sampling. Variabel independen adalah screen time hiburan dan variabel dependen adalah kualitas tidur. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner screen time hiburan (15 item) dan Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI). Data analisis menggunakan uji korelasi Spearman Rank. Hasil : Mayoritas responden memiliki screen time hiburan kategori tinggi (85,3%) dan kualitas tidur kategori buruk (87,3%).
Uji Spearman Rank menunjukkan p <0,001 dengan (rho) = 0,531, yang berarti terdapat hubungan signifikan dengan kekuatan sedang dan arah korelasi positif. Saran : Remaja disarankan membatasi screen time hiburan maksimal 2 jam per hari, terutama menjelang tidur. Sekolah dan keluarga diharapkan membantu remaja membangun kemampuan mengatur waktu penggunaan gadget secara mandiri, serta mengembangkan program edukasi sleep hygiene.