Abstract:
Latar Belakang: Buku Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) merupakan
media edukasi penting untuk meningkatkan literasi kesehatan ibu dan
anak. Meskipun sebagian besar ibu hamil memiliki Buku KIA,
kebiasaan membacanya masih rendah. Tingkat pendidikan dan sikap
diduga memengaruhi kebiasaan membaca Buku KIA. Tujuan:
Mengetahui hubungan tingkat pendidikan dan sikap ibu hamil dengan
kebiasaan membaca Buku KIA di Desa Ciwarak Kecamatan Jatiwaras
Tahun 2026. Metode: Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif
analitik dengan pendekatan cross-sectional. Populasi penelitian adalah
seluruh ibu hamil di Desa Ciwarak dengan jumlah sampel 38 responden
yang dipilih menggunakan total sampling. Data dikumpulkan
menggunakan kuesioner dan dianalisis secara univariat serta bivariat
menggunakan uji Pearson Chi-Square dan Fisher’s Exact Test dengan α
= 0,05. Hasil: Sebagian besar responden berusia 20–35 tahun (92,1%),
berpendidikan SMP (55,3%), dan multigravida (63,2%). Sebanyak 24
responden (63,2%) memiliki sikap positif terhadap Buku KIA,
sedangkan 30 responden (78,9%) memiliki kebiasaan membaca Buku
KIA dalam kategori kurang. Tidak terdapat hubungan signifikan antara
tingkat pendidikan dengan kebiasaan membaca Buku KIA (χ² = 0,456;
p = 0,796). Sikap juga tidak berhubungan signifikan dengan kebiasaan
membaca Buku KIA berdasarkan Fisher’s Exact Test (p = 0,216).
Kesimpulan: Tingkat pendidikan dan sikap tidak berhubungan
signifikan dengan kebiasaan membaca Buku KIA. Kebiasaan membaca
Buku KIA kemungkinan dipengaruhi faktor lain, seperti motivasi,
dukungan keluarga, akses informasi kesehatan, dan edukasi tenaga
kesehatan.