Abstract:
ABSTRAK
Pendahuluan : Preeklampsia merupakan salah satu komplikasi kehamilan yang berkontribusi terhadap morbiditas dan mortalitas ibu serta janin. Kadar hemoglobin yang tidak normal, baik anemia maupun hemokonsentrasi, diduga berhubungan dengan kejadian preeklampsia. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan kadar hemoglobin ibu hamil trimester III dengan kejadian preeklampsia. Metode : Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode analitik observasional menggunakan desain cross sectional, dan pengumpulan datanya secara retrospektif melalui rekam medis. Sampel sebanyak 663 ibu hamil trimester III diperoleh dengan teknik total sampling. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square dengan α = 0,05. Hasil : Sebanyak 624 responden (94,1%) memiliki kadar hemoglobin normal dan 39 responden (5,9%) tidak normal. Sebanyak 146 responden (22,0%) mengalami preeklampsia dan 517 responden (78,0%) tidak mengalami preeklampsia. Hasil uji Chi-Square menunjukkan p-value < 0,001, sehingga terdapat hubungan yang signifikan antara kadar hemoglobin ibu hamil trimester III dengan kejadian preeklampsia. Kesimpulan : Terdapat hubungan yang signifikan antara kadar hemoglobin ibu hamil trimester III dengan kejadian preeklampsia. Pemantauan kadar hemoglobin selama kehamilan penting dilakukan sebagai bagian dari deteksi dini komplikasi kehamilan.