<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" version="2.0">
<channel>
<title>Taufik HIdayat</title>
<link>http://repository.unigal.ac.id:8080/handle/123456789/9158</link>
<description/>
<pubDate>Fri, 28 Aug 2026 10:10:31 GMT</pubDate>
<dc:date>2026-08-28T10:10:31Z</dc:date>
<item>
<title>PEMBELAJARAN BERPIDATO MENGGUNAKAN METODE PEMODELAN DI KELAS XI SMK AL-ILYAS KABUPATEN GARUT</title>
<link>http://repository.unigal.ac.id:8080/handle/123456789/9196</link>
<description>PEMBELAJARAN BERPIDATO MENGGUNAKAN METODE PEMODELAN DI KELAS XI SMK AL-ILYAS KABUPATEN GARUT
Suyono, Suyono; Juandi, Juju; Hidayat, Taufik
Penelitian ini dilatarbelakangi dari adanya masalah yaitu rendahnya kemampuan peserta didik dalam berpidatosehingga guru melakukan perlakukan dengan menggunakan metode pembelajaran pemodelan. Tujuan penelitian ini: 1) mendeskripsikan rencana pelaksanaan pembelajaran; 2) mendeskripsikan langkah-langkah pelaksanaan pembelajaran; 3) mendeskripsikan kemampuan peserta didik setelah mengikuti pembelajaran berpidato menggunakan metode pemodelan. Penelitian ini menggunakan metode quasi eksperimen dengan desain Randomized Matched Subject Posttest Only. Sumber data penelitian ini adalah peserta didik kelas XI TKJ I dan XI TKJ II di SMK Al-Ilyas Kecamatan Malangbong Kabupaten Garut. Teknik yang digunakan yaitu teknik studi pustaka, observasi, dan tes. Hasil analisis penyusunan RPP sudah mengacu pada kurikulum 2013 sehingga memenuhi kriteria penyusunan rencana pelaksanaan pembelajaran dengan nilai observer 1 dan observer 2 rata-rata 81,25 dengan kriteria baik. Hasil analisis langkah-langkah pembelajaran pada kegiatan guru memperoleh nilai rata-rata 81,25 dan termasuk kedalamkriteria baik. Hasil analisis kemampuan peserta didik dalam pembelajaran berpidato berdasarkan hasil tes pemahaman yaitu sebesar 74,76 dengan kategori baik. Hasil uji praktik pada kelas eksperimen memperoleh nilai rata-rata 71,98 dengan kategori baik. Hasil uji-t, thitung ˃ ttabel = 2,049 ˃ 2,021 maka H0 ditolak, artinya terdapatperbedaan kemampuan berpidato peserta didik antara kelas eksperimen dengan kelas kontrol. Metode pemodelan dapat memberikan pengaruh terhadap kemampuan peserta didik.
</description>
<pubDate>Sat, 28 Jan 2023 00:00:00 GMT</pubDate>
<guid isPermaLink="false">http://repository.unigal.ac.id:8080/handle/123456789/9196</guid>
<dc:date>2023-01-28T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item>
<title>UNSUR-UNSUR KEBUDAYAAN DALAM NOVEL SEGALA YANG DIISAP LANGIT KARYA PINTO ANUGRAH</title>
<link>http://repository.unigal.ac.id:8080/handle/123456789/9195</link>
<description>UNSUR-UNSUR KEBUDAYAAN DALAM NOVEL SEGALA YANG DIISAP LANGIT KARYA PINTO ANUGRAH
Widianingsih, Ai; Rohayati, Nia; Hidayat, Taufik
ABSTRAKPenelitian ini berjudul “Unsur-unsur Kebudayaan dalam novel Segala yang Diisap Langit karya Pinto Anugrah”. Adapun yang menjadi latar belakang dalam penelitian ini yaitu bahan ajar mengenai novel yang terdapat di dalam buku paket kurang bervariatif. Rumusan masalah penelitian ini adalah bagaimana unsur-unsur kebudayaan dalam novel Segala yang Diisap Langit karya Pinto Anugrah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui unsur-unsur kebudayaan dalam novel Segala yang Diisap Langit Karya Pinto Anugrah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik studi pustaka, teknik analisis, teknik dokumentasi. Hasil penelitian terhadap unsur-unsur kebudayaan dalam novel Segala yang Diisap Langit karya Pinto Anugrah dapat disimpulkan sebagai berikut. (1) Bahasa, meliputi (kosakata khusus yang digunakan tokoh, bahasa unik ciri khas daerah tertentu). (2) Sistem pengetahuan, meliputi (pengetahuan tokoh terhadap flora dan fauna, pengetahuan tokoh terhadap tempat dan daerah, pengetahuan tokoh terhadap tubuh manusia). (3) Organisasi sosial, meliputi (sistem organisasi sosial, sistem asosiasi atau perkumpulan). (4) Sistem peralatan hidup dan teknologi, meliputi (alat transportasi, rumah atau tempat berlindung, peralatan bersenjata, peralatan konsumsi dan barang). (5) Sistem mata pencaharian hidup, meliputi (tokoh yang memenuhi kebutuhan hidup). (6) Sistem religi, meliputi (umat penganut religi, upacara religi, sistem keyakinan). (7) Kesenian, meliputi (seni suara, seni pahat).Keberadaan unsur-unsur kebudayaan tersebut dapat dijadikan dasar dan acuan bagi guru dalam rangka pemilihan bahan ajar bermuatan unsur kebudayaan Kata Kunci: Novel, Unsur-unsur Kebudayaan.
</description>
<pubDate>Sat, 28 Jan 2023 00:00:00 GMT</pubDate>
<guid isPermaLink="false">http://repository.unigal.ac.id:8080/handle/123456789/9195</guid>
<dc:date>2023-01-28T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item>
<title>MANTRA PADA UPACARA BABARIT DI KAMPUNG ADAT KUTA : PROSES PENCIPTAAN PENUTURAN DAN FUNGSI</title>
<link>http://repository.unigal.ac.id:8080/handle/123456789/9194</link>
<description>MANTRA PADA UPACARA BABARIT DI KAMPUNG ADAT KUTA : PROSES PENCIPTAAN PENUTURAN DAN FUNGSI
Noviadi, Andri; Hidayat, Taufik
Tulisan ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses penciptaan, penuturan, dan fungsi pada mantra. Objek kajiannya yakni mantra yang digunakan pada upacara adat Babarit pernikahan di Kampung Kuta, Ciamis, Jawa Barat, Indonesia. Ada empat mantra yang menjadi objek kajian yaitu 1) mantra Tumbal Jagat, 2) mantra Karahayuan, 3) mantra Pamunah, 4) mantra Pilumpuhan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Penulis bertindak sebagai instrumen utama. peneliti melakukan observasi dan wawancara kepada para informan saat dan sesudah upadaca Babarit dilakukan. Informan kunci dalam penelitian ini adalah juru kunci, tokoh masyarakat, dan pelaksana pernikahan. Setelah data terkumpul baru melakukan triangulasi atau konfirmasi data. Hasilnya, 1) proses penciptaan keempat mantra Babarit di atas melalui pewarisan dari leluhur secara lisan kepada generasi penerusnya (juru kunci); 2) penuturan mantra dalam upacara Babarit termasuk dalam tuturan bersuara  mendengung.  Irama yang digunakan dalam pembacaan teks mantra meliputi pergantian naik-turun, panjang-pendek, keras-lembut ucapan bunyi bahasa dengan teratur. 3) fungsi mantra dalam upacara Babarit adalah untuk memberikan perlindungan, keselamatan, dan kelancaran dalam setiap urusan yang akan dilakukan dan dikerjakan dari para leluhur khususnya Tuhan Yang Maha Esa.
</description>
<pubDate>Sun, 30 Apr 2023 00:00:00 GMT</pubDate>
<guid isPermaLink="false">http://repository.unigal.ac.id:8080/handle/123456789/9194</guid>
<dc:date>2023-04-30T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item>
<title>ANALISIS KESALAHAN BERBAHASA DALAM IKLAN PRODUK PANDAI BESI</title>
<link>http://repository.unigal.ac.id:8080/handle/123456789/9193</link>
<description>ANALISIS KESALAHAN BERBAHASA DALAM IKLAN PRODUK PANDAI BESI
Agustini, Rina; Andini, Siti; Hidayat, Taufik
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kesalahan berbahasa yaitu kesalahan penggunaan ejaan bahasa Indonesia dalam iklan produk pandai besi. Jenis penelitian ini bersifat deskriptif kualitatif dengan metode analisis isi (content analysis). Penelitian dilakukan melalui tahap pengumpulan  data,  reduksi  data,  penyajian  data,  dan  penarikan  kesimpulan atau verifikasi data.. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu pengumpulan data dari Instagram dan dokumentasi. Sumber data dalam penelitian ini adalah iklan produk pandai besi yang diunggah pada intagram. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilaksanakan, dapat disimpulkan bahwa terdapat 7 kesalahan dalam penggunaan ejaan bahasa Indonesia khususnya pada penggunaan huruf kapital dalam iklan produk pandai besi.
</description>
<pubDate>Tue, 31 Oct 2023 00:00:00 GMT</pubDate>
<guid isPermaLink="false">http://repository.unigal.ac.id:8080/handle/123456789/9193</guid>
<dc:date>2023-10-31T00:00:00Z</dc:date>
</item>
</channel>
</rss>
