<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" version="2.0">
<channel>
<title>Faculty of Teacher Training and Educational Sciences</title>
<link>http://repository.unigal.ac.id:8080/handle/123456789/3237</link>
<description/>
<pubDate>Tue, 14 Jul 2026 04:12:39 GMT</pubDate>
<dc:date>2026-07-14T04:12:39Z</dc:date>
<item>
<title>NILAI MORAL   DALAM LIRIK LAGU ALBUM TANPA AKU KARYA PANJI SAKTI</title>
<link>http://repository.unigal.ac.id:8080/handle/123456789/8915</link>
<description>NILAI MORAL   DALAM LIRIK LAGU ALBUM TANPA AKU KARYA PANJI SAKTI
Padilah, Hera Nurul
Penelitian ini berjudul Nilai Moral dalam Lirik Lagu Album Tanpa Aku Karya Panji &#13;
Sakti (Alternatif Pengayaan Bahan Ajar Menulis Puisi). Permasalahan yang dikaji &#13;
dirumuskan dalam rumusan masalah berikut: (1) Bagaimana nilai moral yang &#13;
terkandung pada lirik lagu album Tanpa Aku karya Panji Sakti? (2) Bagaimana &#13;
alternatif pengayaan bahan ajar menulis puisi berdimensi nilai moral melalui &#13;
pemanfaatan lirik lagu album Tanpa Aku karya Panji Sakti? Tujuan penelitian ini &#13;
untuk mendeskripsikan nilai moral yang terkandung dalam lirik lagu album Tanpa &#13;
Aku karya Panji Sakti serta mendeskripsikan alternatif pengayaan bahan ajar &#13;
menulis puisi berdimensi nilai moral melalui pemanfaatan album tersebut. Metode &#13;
penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan menggunakan metode &#13;
analisis konten. Teknik pengumpulan data yang digunakan berupa teknik telaah &#13;
pustaka, teknik observasi, dan teknik catat. Hasil penelitian mengenai nilai moral &#13;
dalam lirik lagu album Tanpa Aku karya Panji Sakti dibedah menggunakan pisau &#13;
analisis teori Nurgiyantoro, dengan total temuan sebanyak 158 data larik lirik lagu &#13;
yang terbagi ke dalam tiga dimensi hubungan. Temuan tersebut meliputi: (1) 61 &#13;
data hubungan manusia dengan diri sendiri yang diwujudkan melalui sikap sabar &#13;
dan tabah, introspeksi dan kesadaran diri, serta tanggung jawab; (2) 61 data &#13;
hubungan manusia dengan sesama manusia dalam lingkup sosial dan lingkungan &#13;
alam yang direntangkan melalui rasa kasih sayang, empati, dan kesetiaan; serta (3) &#13;
36 data hubungan manusia dengan Tuhan yang tecermin dari indikator rasa syukur &#13;
dan penyesalan diri (taubat). Hasil analisis struktural batin ini membuktikan bahwa &#13;
album Tanpa Aku kaya akan muatan edukatif untuk meruntuhkan ego keakuan dan &#13;
membangun kerendahan hati. Berdasarkan hasil analisis nilai moral tersebut dan &#13;
setelah disesuaikan dengan kriteria bahan ajar yang baik menurut Kosasih &#13;
(keberadaan isi, penyajian materi, serta bahasa dan keterbacaan), dikembangkan &#13;
produk alternatif pengayaan bahan ajar menulis puisi. Berdasarkan temuan tersebut, &#13;
nilai-nilai moral yang terkandung dalam lirik lagu album Tanpa Aku karya Panji &#13;
Sakti dapat dimanfaatkan sebagai pengayaan pada jenjang SMA khususnya kelas X &#13;
dalam elemen Menulis, untuk mengasah kreativitas, kemampuan bernalar kritis, &#13;
serta menginternalisasi nilai-nilai karakter peserta didik secara bermakna.
</description>
<pubDate>Fri, 03 Jul 2026 00:00:00 GMT</pubDate>
<guid isPermaLink="false">http://repository.unigal.ac.id:8080/handle/123456789/8915</guid>
<dc:date>2026-07-03T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item>
<title>UJARAN KEBENCIAN DALAM KOLOM KOMENTAR TIKTOK JULIA PRASTINI</title>
<link>http://repository.unigal.ac.id:8080/handle/123456789/8914</link>
<description>UJARAN KEBENCIAN DALAM KOLOM KOMENTAR TIKTOK JULIA PRASTINI
Erliyanti, Riska
Penelitian ini berjudul “Ujaran Kebencian dalam Kolom Komentar TikTok Julia Prastini (Alternatif Pengayaan Bahan Ajar Debat)”. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan karakteristik ujaran kebencian yang terdapat dalam kolom komentar TikTok terkait kasus Julia Prastini dan (2) mendeskripsikan pengayaan bahan ajar debat yang berkaitan dengan ujaran kebencian sebagai pembelajaran Bahasa Indonesia SMA/SMK kelas X Fase E. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif. Sumber data penelitian berupa komentar warganet pada akun TikTok Julia Prastini. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, simak catat, dokumentasi, telaah pustaka, dan analisis data. Hasil penelitian menunjukkan adanya tujuh karakteristik ujaran kebencian, yaitu penghinaan, pencemaran nama baik, penistaan, perbuatan tidak menyenangkan, memprovokasi, menghasut, dan penyebaran berita bohong. Penghinaan ditandai penggunaan kata-kata yang merendahkan martabat seseorang. Pencemaran nama baik ditandai tuduhan yang dapat merusak reputasi. Penistaan ditandai penghinaan terhadap identitas atau kehormatan seseorang. Perbuatan tidak menyenangkan ditandai penggunaan bahasa yang menimbulkan ketidaknyamanan atau tekanan psikologis. Memprovokasi ditandai ujaran yang memancing kemarahan dan membentuk opini negatif. Menghasut ditandai ajakan untuk membenci atau melakukan tindakan negatif terhadap seseorang, sedangkan penyebaran berita bohong ditandai penyampaian informasi yang belum terbukti kebenarannya. Dari 70 data yang ditemukan, terdapat 17 data penghinaan, 10 pencemaran nama baik, 8 penistaan, 11 perbuatan tidak menyenangkan, 7 memprovokasi, 11 menghasut, dan 6 penyebaran berita bohong. Karakteristik ujaran kebencian yang paling dominan adalah bentuk penghinaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ujaran kebencian dalam kolom komentar TikTok Julia Prastini relevan sebagai alternatif pengayaan bahan ajar debat untuk melatih kemampuan menyampaikan gagasan dan argumentasi secara logis, kritis, dan santun.
</description>
<pubDate>Fri, 03 Jul 2026 00:00:00 GMT</pubDate>
<guid isPermaLink="false">http://repository.unigal.ac.id:8080/handle/123456789/8914</guid>
<dc:date>2026-07-03T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item>
<title>SENDI GAYA BAHASA PADA KONTEN PEMASARAN DIGITAL PRODUK SKINCARE WARDAH DI PLATFORM TIKTOK</title>
<link>http://repository.unigal.ac.id:8080/handle/123456789/8913</link>
<description>SENDI GAYA BAHASA PADA KONTEN PEMASARAN DIGITAL PRODUK SKINCARE WARDAH DI PLATFORM TIKTOK
Rahmawati, Ai Resti; Rahmawati, Ai Resti
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan karakteristik sendi gaya bahasa pada konten pemasaran digital produk skincare Wardah di platform TikTok serta menghasilkan pengayaan bahan ajar teks iklan, slogan, dan poster. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Data penelitian berupa tuturan, narasi, dan caption yang terdapat dalam 16 konten pemasaran digital produk skincare Wardah di platform TikTok. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu teknik Simak catat dan teknik dokumentasi. Adapun teknik analisis data meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan simpulan. Tuturan, narasi, dan caption dianalisis berdasarkan penggunaan sendi gaya bahasa, yakni kejujuran, sopan santun, dan menarik berdasarkan pemenuhan indikator yang terdapat dalam masing-masing aspek. Hasil analisis menunjukkan bahwa aspek kejujuran menjadi aspek yang paling dominan karena memiliki jumlah data berkategori optimal paling banyak dibandingkan aspek sopan santun dan menarik. Sementara itu, aspek sopan santun dan menarik sebagian besar berada pada kategori cukup optimal. Berdasarkan temuan tersebut, dapat disimpulkan bahwa konten pemasaran digital produk skincare Wardah di platform TikTok telah menerapkan sendi gaya bahasa dengan cukup baik, terutama dalam penyampaian informasi produk yang jelas, dan mudah dipahami. Namun, masih ditemukan penggunaan diksi yang bersifat ambigu serta penggunaan gaya bahasa hiperbola yang cenderung berlebihan, sehingga aspek sopan santun dan menarik belum terpenuhi secara optimal pada beberapa konten. Hasil penelitian ini dapat dimanfaatkan sebagai pengayaan bahan ajar teks iklan, slogan, dan poster dalam pembelajaran Bahasa Indonesia fase D tingkat SMP kelas VIII.
</description>
<pubDate>Fri, 03 Jul 2026 00:00:00 GMT</pubDate>
<guid isPermaLink="false">http://repository.unigal.ac.id:8080/handle/123456789/8913</guid>
<dc:date>2026-07-03T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item>
<title>KESANTUNAN BERBAHASA DALAM KOMENTAR NETIZEN PADA KONTEN KLARIFIKASI GUS ELHAM DI PLATFORM TIKTOK</title>
<link>http://repository.unigal.ac.id:8080/handle/123456789/8912</link>
<description>KESANTUNAN BERBAHASA DALAM KOMENTAR NETIZEN PADA KONTEN KLARIFIKASI GUS ELHAM DI PLATFORM TIKTOK
Nurkhalimah, Nurkhalimah
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh berkembangnya penggunaan media sosial sebagai ruang interaksi yang memungkinkan masyarakat menyampaikan berbagai pandangan secara terbuka. Dalam praktiknya, penggunaan bahasa pada media sosial tidak selalu menunjukkan penerapan prinsip kesantunan berbahasa. Fenomena tersebut terlihat pada kolom komentar konten klarifikasi Gus Elham di platform TikTok yang menampilkan beragam tanggapan netizen. Berdasarkan kondisi tersebut, penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan karakteristik kesantunan berbahasa yang muncul dalam komentar netizen pada konten klarifikasi Gus Elham di platform TikTok serta mendeskripsikan model konseptual pemanfaatannya sebagai alternatif pengayaan bahan ajar teks argumentasi.&#13;
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Data penelitian berupa tuturan tertulis netizen dalam kolom komentar pada lima belas konten klarifikasi Gus Elham yang diunggah melalui berbagai akun TikTok pada periode 11 sampai 17 November 2025. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik simak dan teknik dokumentasi. Adapun teknik analisis data dilakukan melalui tahap reduksi data, penyajian data, serta penarikan simpulan dan verifikasi.&#13;
Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakteristik kesantunan berbahasa netizen dalam komentar pada konten klarifikasi Gus Elham diwujudkan melalui kecenderungan pematuhan dan pelanggaran terhadap prinsip kesantunan berbahasa menurut Leech yang meliputi maksim kearifan, kedermawanan, pujian, kerendahan hati, kesepakatan, dan simpati. Karakteristik tersebut tercermin melalui tuturan yang mengandung dukungan, empati, penghargaan, sindiran, celaan, maupun ketidaksetujuan. Berdasarkan hasil analisis, data kesantunan berbahasa dalam komentar netizen tersebut memiliki relevansi dengan capaian pembelajaran teks argumentasi sehingga dapat dimanfaatkan sebagai alternatif pengayaan bahan ajar. Pemanfaatan tersebut dituangkan dalam bentuk model konseptual e-modul yang memuat materi, contoh, dan kegiatan analisis kesantunan berbahasa berbasis data autentik dari media sosial. Kehadiran model konseptual tersebut diharapkan dapat membantu peserta didik memahami penggunaan bahasa yang santun dalam menyampaikan pendapat serta mendukung pembelajaran teks argumentasi yang lebih kontekstual.
</description>
<pubDate>Fri, 03 Jul 2026 00:00:00 GMT</pubDate>
<guid isPermaLink="false">http://repository.unigal.ac.id:8080/handle/123456789/8912</guid>
<dc:date>2026-07-03T00:00:00Z</dc:date>
</item>
</channel>
</rss>
