<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" version="2.0">
<channel>
<title>Civil Engineering</title>
<link>http://repository.unigal.ac.id:8080/handle/123456789/3230</link>
<description/>
<pubDate>Mon, 02 Nov 2026 22:31:08 GMT</pubDate>
<dc:date>2026-11-02T22:31:08Z</dc:date>
<item>
<title>ANALISIS PENGARUH AKTIVITAS U-TURN TERHADAP KINERJA LALU LINTAS MENGGUNAKAN METODE PKJI 2023 (Studi Kasus: Jalan Ibrahim Adjie Kota Bandung)</title>
<link>http://repository.unigal.ac.id:8080/handle/123456789/10751</link>
<description>ANALISIS PENGARUH AKTIVITAS U-TURN TERHADAP KINERJA LALU LINTAS MENGGUNAKAN METODE PKJI 2023 (Studi Kasus: Jalan Ibrahim Adjie Kota Bandung)
Zahra, Azpa
Increasing traffic activity on urban road segments can affect the smoothness of traffic flow, particularly on road segments equipped with U-Turn facilities and intersection access conditions that influence vehicle movement patterns. One such road is Jalan Ibrahim Adjie in Bandung City, which has a fairly high traffic volume as well as substantial U-Turn activity. The high volume of vehicles performing U-Turn movements on this road segment has the potential to disrupt the main traffic flow, so a study on the effect of U-Turn activity on road performance is needed.This study aims to analyze traffic characteristics, analyze the effect of U-Turn activity on traffic flow, and calculate the performance of the Jalan Ibrahim Adjie segment using the 2023 Indonesian Road Capacity Guidelines (PKJI) method. The research method used is a quantitative approach through traffic surveys and field observations over seven days. The data collected include road geometry, traffic volume, U-Turn vehicle volume, side friction, and vehicle movement conditions. The analysis was conducted based on PKJI 2023 to obtain capacity values, degree of saturation, and Level Of Service of the road segment.The results show that the highest traffic volume occurred on Sunday at 07.00–08.00 WIB, amounting to 2,661.9 pcu/hour in the North–South direction and 2,621.6 pcu/hour in the South–North direction, while the volume of vehicles performing U-Turns reached 589.7 pcu/hour. Side friction was recorded at 474.8 and 469.0 weighted events/hour/200 m, classified as medium. Before U-Turn activity was taken into account, the degree of saturation was 0.80 in the North–South direction and 0.78 in the South–North direction, with a Level Of Service of LOS D. After U-Turn activity was taken into account, the degree of saturation increased to 0.97 and 0.96, changing the Level Of Service to LOS E. The closure of one arm of the Jalan Ibrahim Adjie–Jalan Gatot Subroto intersection also altered vehicle movement patterns, causing some vehicles to use the U-Turn facility as an alternative route, which added further disruption to the main traffic flow. Therefore, an integrated evaluation of intersection access arrangement and U-Turn facility management is needed to reduce disruption to traffic flow.
</description>
<pubDate>Wed, 14 Oct 2026 00:00:00 GMT</pubDate>
<guid isPermaLink="false">http://repository.unigal.ac.id:8080/handle/123456789/10751</guid>
<dc:date>2026-10-14T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item>
<title>Analisis Keseimbangan Air (Water Balance) di Daerah Irigasi Sukarenah Kecamatan Padaherang Kabupaten Pangandaran</title>
<link>http://repository.unigal.ac.id:8080/handle/123456789/10630</link>
<description>Analisis Keseimbangan Air (Water Balance) di Daerah Irigasi Sukarenah Kecamatan Padaherang Kabupaten Pangandaran
Fianka, Ivan
Air merupakan sumber daya alam yang menjadi salah satu komponen penting bagi &#13;
kehidupan manusia, baik secara individual maupun komunal. Peranan air sangat penting, &#13;
karena tanpa adanya air tidak akan ada kehidupan di bumi bahkan ekosistem tidak akan &#13;
berfungsi dengan baik tanpa adanya air. Lokasi penelitian adalah Daerah Irigasi &#13;
Sukarenah Kecamatan Padaherang, Kabupaten Pangandaran. Tujuan dari penelitian ini &#13;
untuk mengetahui kebutuhan air, ketersediaan air, dan keseimbangan air di Daerah Irigasi &#13;
Sukarenah. &#13;
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif yaitu dengan &#13;
melakukan survei langsung ke lokasi Daerah Irigasi Sukarenah. Data-data yang &#13;
diperlukan berupa data curah hujan, data debit sungai dan data iklim yang meliputi suhu, &#13;
kelembapan udara, sinar matahari dan kecepatan  angin. &#13;
Hasil penelitian menunjukkan Ketersediaan air irigasi terbesar terjadi pada bulan &#13;
November II sebesar 210 liter/detik , sedangkan untuk ketersediaan air irigasi terkecil &#13;
pada bulan September I 158 liter/detik. Kebutuhan air irigasi pada Daerah Irigasi &#13;
Sukarenah dengan kebutuhan air irigasi terbesar terjadi pada bulan September I sebesar &#13;
1,824 mm/hari dan kebutuhan air irigasi terkecil terjadi pada bulan Februari I sebesar &#13;
0,050 mm/hari. Berdasarkan perhitungan Kesetimbangan Air pada Daerah Irigasi &#13;
Sukarenah untuk pola tanam Padi-Padi-Padi, maka alternatif yang optimal adalah &#13;
pengolahan lahan dimulai pada bulan Desember-Januari, di mana untuk kesetimbangan &#13;
air selama masa tanam mengalami kelebihan air (surplus) dari bulan Januari I sampai &#13;
dengan Desember II.
</description>
<pubDate>Fri, 18 Sep 2026 00:00:00 GMT</pubDate>
<guid isPermaLink="false">http://repository.unigal.ac.id:8080/handle/123456789/10630</guid>
<dc:date>2026-09-18T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item>
<title>Analisis Keseimbangan Air (Water Balance) di Daerah Irigasi Sukarenah Kecamatan Padaherang Kabupaten Pangandaran</title>
<link>http://repository.unigal.ac.id:8080/handle/123456789/10593</link>
<description>Analisis Keseimbangan Air (Water Balance) di Daerah Irigasi Sukarenah Kecamatan Padaherang Kabupaten Pangandaran
Fianka, Ivan
Air merupakan sumber daya alam yang menjadi salah satu komponen penting bagi &#13;
kehidupan manusia, baik secara individual maupun komunal. Peranan air sangat penting, &#13;
karena tanpa adanya air tidak akan ada kehidupan di bumi bahkan ekosistem tidak akan &#13;
berfungsi dengan baik tanpa adanya air. Lokasi penelitian adalah Daerah Irigasi &#13;
Sukarenah Kecamatan Padaherang, Kabupaten Pangandaran. Tujuan dari penelitian ini &#13;
untuk mengetahui kebutuhan air, ketersediaan air, dan keseimbangan air di Daerah Irigasi &#13;
Sukarenah. &#13;
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif yaitu dengan &#13;
melakukan survei langsung ke lokasi Daerah Irigasi Sukarenah. Data-data yang &#13;
diperlukan berupa data curah hujan, data debit sungai dan data iklim yang meliputi suhu, &#13;
kelembapan udara, sinar matahari dan kecepatan  angin. &#13;
Hasil penelitian menunjukkan Ketersediaan air irigasi terbesar terjadi pada bulan &#13;
November II sebesar 210 liter/detik , sedangkan untuk ketersediaan air irigasi terkecil &#13;
pada bulan September I 158 liter/detik. Kebutuhan air irigasi pada Daerah Irigasi &#13;
Sukarenah dengan kebutuhan air irigasi terbesar terjadi pada bulan September I sebesar &#13;
1,824 mm/hari dan kebutuhan air irigasi terkecil terjadi pada bulan Februari I sebesar &#13;
0,050 mm/hari. Berdasarkan perhitungan Kesetimbangan Air pada Daerah Irigasi &#13;
Sukarenah untuk pola tanam Padi-Padi-Padi, maka alternatif yang optimal adalah &#13;
pengolahan lahan dimulai pada bulan Desember-Januari, di mana untuk kesetimbangan &#13;
air selama masa tanam mengalami kelebihan air (surplus) dari bulan Januari I sampai &#13;
dengan Desember II.
</description>
<pubDate>Sun, 18 Jan 2026 00:00:00 GMT</pubDate>
<guid isPermaLink="false">http://repository.unigal.ac.id:8080/handle/123456789/10593</guid>
<dc:date>2026-01-18T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item>
<title>ANALISIS KINERJA SIMPANG EMPAT TAK BERSINYAL  (STUDI KASUS SIMPANG KAWALU JL. PERINTIS KEMERDEKAAN – JL. RAYA CIBEUTI – JL. PAGEDAN )</title>
<link>http://repository.unigal.ac.id:8080/handle/123456789/10589</link>
<description>ANALISIS KINERJA SIMPANG EMPAT TAK BERSINYAL  (STUDI KASUS SIMPANG KAWALU JL. PERINTIS KEMERDEKAAN – JL. RAYA CIBEUTI – JL. PAGEDAN )
Intersections are an important part of the transportation system, serving as a meeting point for traffic flowsfrom various directions. The Kawalu Intersection, which connects Jalan Perintis Kemerdekaan, Jalan Raya Cibeuti, and Jalan Pagedan, is an unsignalized intersection located around the Kawalu Market area and has quite high traffic activity. This condition can cause delays and queues of vehicles, so an analysis is needed to determine the intersection's performance.&#13;
This study aims to determine the performance of the unsignalized intersection in Kawalu based on traffic volume, capacity, degree of saturation, and level of intersection service. The analysis was conducted using the 1997 Indonesian Road Capacity Manual (MKJI) method. The data used includes data fromIntersection metric data, traffic flow data, environmental conditions, and population data. &#13;
Based on the analysis results on Sunday, October 8, 2023, at 3:00 PM–4:00 PM, the traffic volume was 2,044 smp/hour with an intersection capacity of 3,013 smp/hour. The degree of saturation (DS) value was 0.68 and the level of service was 0.68. (Level ofService/LOS) is at level C. Alternative improvements are made by reducing side obstacles by installing no parking and stopping signs and installing warning lights (warning light). The results of the alternative improvements show that the intersection capacity increased to 3,544 smp/hour, while the degree of saturation decreased to 0.58 with the service level remaining at level C. Thus, reducing side obstacles can increase the intersection capacity and improve traffic performance compared to current conditions. existing.
</description>
<pubDate>Sat, 29 Aug 2026 00:00:00 GMT</pubDate>
<guid isPermaLink="false">http://repository.unigal.ac.id:8080/handle/123456789/10589</guid>
<dc:date>2026-08-29T00:00:00Z</dc:date>
</item>
</channel>
</rss>
