<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rdf:RDF xmlns="http://purl.org/rss/1.0/" xmlns:rdf="http://www.w3.org/1999/02/22-rdf-syntax-ns#" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/">
<channel rdf:about="http://repository.unigal.ac.id:8080/handle/123456789/6">
<title>Lecture Papers (Karya Tulis Dosen)</title>
<link>http://repository.unigal.ac.id:8080/handle/123456789/6</link>
<description/>
<items>
<rdf:Seq>
<rdf:li rdf:resource="http://repository.unigal.ac.id:8080/handle/123456789/9702"/>
<rdf:li rdf:resource="http://repository.unigal.ac.id:8080/handle/123456789/9683"/>
<rdf:li rdf:resource="http://repository.unigal.ac.id:8080/handle/123456789/9674"/>
<rdf:li rdf:resource="http://repository.unigal.ac.id:8080/handle/123456789/9416"/>
</rdf:Seq>
</items>
<dc:date>2026-09-13T22:57:49Z</dc:date>
</channel>
<item rdf:about="http://repository.unigal.ac.id:8080/handle/123456789/9702">
<title>INTERNALISASI NILAI RELIGIUS DALAM BUDAYA KERJA PANDAI BESI KAMPUNG DOKDAK</title>
<link>http://repository.unigal.ac.id:8080/handle/123456789/9702</link>
<description>INTERNALISASI NILAI RELIGIUS DALAM BUDAYA KERJA PANDAI BESI KAMPUNG DOKDAK
Agustini, Rina; Hidayatullah, Asep; Sunaryo, Yoni; Rachmawati, Etika; Ilah, Ilah; Aulialillah, Ifani	Hasbi; Firdausi, Selvia Salwa; Anjani, Siti Rohmah
Penelitian	ini	bertujuan	mendeskripsikan	bentuk	internalisasi	nilai	religius	dalam	aktivitas	&#13;
kerja	pandai	besi	di	Kampung	Dokdak,	Desa	Baregbeg,	Ciamis.	Latar	belakang	penelitian	ini	&#13;
didasarkan	pada	pentingnya	memahami	bagaimana	nilai	keagamaan	dapat	membentuk	etika	&#13;
kerja	pada	profesi	tradisional.	Penelitian	ini	menggunakan	metode	campuran	(mixed	methods)	&#13;
dengan	pendekatan	kuantitatif	dan	kualitatif.	Data	kuantitatif	diperoleh	melalui	penyebaran	&#13;
angket	kepada	para	pandai	besi,	sedangkan	data	kualitatif	dikumpulkan	melalui	wawancara	&#13;
mendalam	dan	observasi	langsung	di	tempat	kerja.	Hasil	penelitian	menunjukkan	bahwa	&#13;
religiusitas	para	pandai	besi	berada	pada	kategori	sangat	tinggi,	ditunjukkan	oleh	100%	&#13;
responden	yang	membiasakan	diri	berdoa	sebelum	bekerja,	menjaga	sopan	santun,	&#13;
memegang	prinsip	kejujuran,	dan	menghindari	tindakan	curang	yang	bertentangan	dengan	&#13;
ajaran	agama.	Selain	itu,	86%	responden	menyatakan	sangat	setuju	dan	14%	setuju	bahwa	&#13;
mereka	tetap	melaksanakan	ibadah	tepat	waktu	meskipun	sedang	bekerja.	Temuan	ini	&#13;
menegaskan	bahwa	nilai	religius	berperan	sebagai	fondasi	utama	dalam	etika	dan	budaya	&#13;
kerja	pandai	besi,	serta	menjadi	pedoman	moral	dalam	menjaga	kualitas	kerja	dan	hubungan	&#13;
sosial	dengan	pelanggan.
Publikasi artikel
</description>
<dc:date>2026-02-28T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item rdf:about="http://repository.unigal.ac.id:8080/handle/123456789/9683">
<title>KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS MATEMATIS SISWA DITINJAU DARI SELF-EFFICACY  DI KAMPUNG NUSANTARA PANGANDARAN</title>
<link>http://repository.unigal.ac.id:8080/handle/123456789/9683</link>
<description>KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS MATEMATIS SISWA DITINJAU DARI SELF-EFFICACY  DI KAMPUNG NUSANTARA PANGANDARAN
Ramdani, Restu; Sunaryo, Yoni; Zakiah, Nur Eva
Kampung Nusantara Pangandaran merupakan kawasan pendidikan multikultural yang dihuni oleh siswa dari berbagai latar &#13;
belakang budaya dan daerah di Indonesia. Keberagaman ini menciptakan dinamika tersendiri dalam pembelajaran matematika, &#13;
terutama terkait kemampuan berpikir kritis matematis siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan berpikir &#13;
kritis matematis siswa ditinjau dari tingkat self-efficacy. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif dengan &#13;
model analisis Miles dan Huberman. Subjek penelitian terdiri dari sembilan siswa kelas XI SMK Bakti Karya yang mewakili &#13;
wilayah Indonesia bagian barat, tengah, dan timur. Instrumen penelitian meliputi angket self-efficacy, tes kemampuan berpikir &#13;
kritis matematis berbasis konteks, dan pedoman wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa dengan self-efficacy &#13;
sedang mampu memenuhi sebagian besar indikator berpikir kritis seperti interpretasi, analisis, dan evaluasi. Sebaliknya, siswa &#13;
dengan self-efficacy rendah cenderung mengalami kesulitan dalam indikator evaluasi dan inferensi. Selain itu, latar belakang &#13;
budaya dan pengalaman pendidikan juga memengaruhi pola pikir dan ketekunan belajar siswa. Temuan ini menunjukkan &#13;
pentingnya strategi pembelajaran matematika yang adaptif terhadap keberagaman dan berorientasi pada penguatan self-efficacy &#13;
guna meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa.
Jurnal SINTA 4
</description>
<dc:date>2026-02-28T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item rdf:about="http://repository.unigal.ac.id:8080/handle/123456789/9674">
<title>ETNOMATEMATIKA PADA BIDANG PERTANIAN DAN MAKANAN KHAS “GALENDO”  SEBAGAI SUMBER PEMBELAJARAN MATEMATIKA</title>
<link>http://repository.unigal.ac.id:8080/handle/123456789/9674</link>
<description>ETNOMATEMATIKA PADA BIDANG PERTANIAN DAN MAKANAN KHAS “GALENDO”  SEBAGAI SUMBER PEMBELAJARAN MATEMATIKA
Zakiah, Rizki; Sunaryo, Yoni; Ruswana, Angra Meta
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kurangnya inovasi dalam pembelajaran di sekolah karena masih terpaku &#13;
pada buku-buku yang tersedia. Pendidik sebaiknya melakukan inovasi dalam pembelajaran agar dapat &#13;
menarik perhatian siswa dalam proses pembelajaran. Salah satu inovasi dalam pembelajaran yaitu dapat &#13;
mengaitkan dengan konteks budaya dalam kehidupan sehari-hari. Pembelajaran matematika yang &#13;
mengaitkan dengan budaya dapat disebut dengan etnomatematika. Penelitian ini bertujuan untuk &#13;
mengeksplorasi konsep-konsep matematika dan aspek-aspek matematis pada aktivitas di bidang pertanian &#13;
dan makanan khas. Metode penelitian yang digunakan yaitu penelitian kualitatif dengan jenis penelitian &#13;
eksploratif dan menggunakan pendekatan etnografi. Instrumen penelitian yaitu observasi, wawancara dan &#13;
dokumentasi. Teknis analisis data dilakukan melalui tahap pengumpulan data, reduksi data, penyajian data &#13;
dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian dalam konsep-konsep matematika dan aspek-aspek matematis &#13;
pada aktivitas bidang pertanian dan makanan khas yaitu terdapat konsep-konsep matematika segi empat, &#13;
perbandingan, aritmatika sosial dan aspek-aspek matematis yang dapat dicari yaitu pada aspek menghitung, &#13;
mengukur, merancang dan mengelompokkan yang dapat dijadikan sumber pembelajaran di kelas khususnya &#13;
pada pembelajaran matematika. Hal ini dapat menarik perhatian siswa dalam belajar karena mengaitkan &#13;
aktivitas di dalam kehidupan sehari-hari dan tidak mengalami kejenuhan dalam belajar yang selalu mengacu &#13;
buku ajar saja.
Publikasi jurnal SINTA 4
</description>
<dc:date>2023-10-30T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item rdf:about="http://repository.unigal.ac.id:8080/handle/123456789/9416">
<title>The relationships of digital literacy, mathematics self-concept, mathematics literacy, and teacher competence</title>
<link>http://repository.unigal.ac.id:8080/handle/123456789/9416</link>
<description>The relationships of digital literacy, mathematics self-concept, mathematics literacy, and teacher competence
Amam, Asep; Delima, Nita; Supriyadi, Endang Irawan
Digital literacy among teachers remains a critical issue in mathematics education, particularly in supporting effective teaching practices in technology-enhanced learning environments. This study aimed to examine the structural relationships among teachers’ digital literacy, mathematics self-concept, and teacher competence. A quantitative explanatory survey design was employed, involving 40 high school mathematics teachers from Subang and Ciamis Regencies, West Java, Indonesia. Participants were selected using purposive cluster sampling through local Mathematics Teachers’ Working Groups (MGMP). Data were collected through an online questionnaire and analyzed using Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) with SmartPLS. The findings indicate that teachers’ digital literacy has a positive and significant effect on mathematics self-concept (β = 0.570, p &lt; 0.001) and teacher competence (β = 0.566, p &lt; 0.001). In contrast, mathematics self-concept does not have a significant direct effect on teacher competence (β = 0.130, p = 0.411). The structural model explains 32.4% of the variance in mathematics self-concept and 42.1% of the variance in teacher competence, indicating moderate explanatory power. These results suggest that digital literacy plays a central role in shaping both teachers’ confidence in mathematics and their professional competence. The study highlights the importance of strengthening teachers’ digital literacy through continuous professional development and technology-integrated pedagogical training. Future research should involve larger and more diverse samples to enhance the generalizability of the findings.
</description>
<dc:date>2026-11-21T00:00:00Z</dc:date>
</item>
</rdf:RDF>
