<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rdf:RDF xmlns="http://purl.org/rss/1.0/" xmlns:rdf="http://www.w3.org/1999/02/22-rdf-syntax-ns#" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/">
<channel rdf:about="http://repository.unigal.ac.id:8080/handle/123456789/3244">
<title>History Education</title>
<link>http://repository.unigal.ac.id:8080/handle/123456789/3244</link>
<description/>
<items>
<rdf:Seq>
<rdf:li rdf:resource="http://repository.unigal.ac.id:8080/handle/123456789/8759"/>
<rdf:li rdf:resource="http://repository.unigal.ac.id:8080/handle/123456789/8748"/>
<rdf:li rdf:resource="http://repository.unigal.ac.id:8080/handle/123456789/8733"/>
<rdf:li rdf:resource="http://repository.unigal.ac.id:8080/handle/123456789/8315"/>
</rdf:Seq>
</items>
<dc:date>2026-05-20T02:20:21Z</dc:date>
</channel>
<item rdf:about="http://repository.unigal.ac.id:8080/handle/123456789/8759">
<title>Pemanfaatab Media Visual Situs Terowongan Philips  Sebagai Sumber Belajar Sejarah Kelas XI MA Fathurrohman  (Studi Kasus Kelas XI IPS 1)</title>
<link>http://repository.unigal.ac.id:8080/handle/123456789/8759</link>
<description>Pemanfaatab Media Visual Situs Terowongan Philips  Sebagai Sumber Belajar Sejarah Kelas XI MA Fathurrohman  (Studi Kasus Kelas XI IPS 1)
Alpian, Muhamad
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemanfaatan media visual situs Terowongan Philips sebagai sumber belajar sejarah di kelas XI MA Fathurrohman, dengan fokus pada kelas XI IPS 1. Media visual memiliki peran penting dalam meningkatkan minat dan pemahaman siswa terhadap materi sejarah, terutama melalui pengenalan langsung terhadap situs-situs sejarah yang ada di lingkungan sekitar. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif analisis untuk menggambarkan dan menganalisis proses pembelajaran yang memanfaatkan media visual tersebut. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian terdiri dari siswa kelas XI IPS 1 dan guru sejarah di MA Fathurrohman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media visual situs Terowongan Philips dapat membuat pembelajaran lebih interaktif dan partisipasi aktif siswa dalam proses pembelajaran, mempermudah pemahaman konsep-konsep sejarah, dan memberikan pengalaman belajar yang lebih konkret dan menarik. Situs Terowongan Philips sebagai salah satu warisan sejarah lokal memberikan nilai tambah dalam pembelajaran sejarah karena siswa dapat lebih mudah menghubungkan materi yang dipelajari dengan realitas di sekitar mereka. Simpulannya peserta didik yang sebelumnya kurang antusias dan berminat pada materi-materi pembelajaran sejarah, kemudian menjadi sangat antusias aktif dan memahami seluruh proses pembelajaran ketika materi tentang situs terowongan Philips pada periodisasi sejarah Kolonialisme barat di Indonesia
</description>
<dc:date>2026-05-09T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item rdf:about="http://repository.unigal.ac.id:8080/handle/123456789/8748">
<title>PEMANFAATAN MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF KERAJAAN HINDU-BUDHA DI INDONESIA BERBASIS SEJARAH LOKAL DALAM PEMBELAJARAN SEJARAH KELAS X MAN 3 CIJANTUNG CIAMIS</title>
<link>http://repository.unigal.ac.id:8080/handle/123456789/8748</link>
<description>PEMANFAATAN MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF KERAJAAN HINDU-BUDHA DI INDONESIA BERBASIS SEJARAH LOKAL DALAM PEMBELAJARAN SEJARAH KELAS X MAN 3 CIJANTUNG CIAMIS
Damayanti
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses pembelajaran sejarah di kelas X MAN 3 Cijantung Ciamis, pemanfaatan media pembelajaran interaktif Kerajaan Hindu-Budha di Indonesia berbasis sejarah lokal dalam pembelajaran sejarah di kelas x MAN 3 Cijantung Ciamis, dan mendeskripsikan kendala yang dihadapi guru sejarah dalam pemanfaatan media pembelajaran interaktif berbasis sejarah lokal. Metode penelitian yang digunakan yaitu kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data yang dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Observasi terhadap proses pembelajaran sejarah di kelas, wawancara dilakukan kepada Kepala Madrasah, Wakil Kepala bidang Kurikulum, guru sejarah dan beberapa siswa, dan dokumentasi dilakukan saat wawancara dan proses pembelajaran di kelas. Teknik analisis data dilakukan melaui kondensasi data, penyajian data, dan penarik kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan media pembelajaran interaktif berbasis sejarah lokal Kerajaan Galuh berjalan dengan lancar dan kondusif serta memberikan dampak positif yaitu dalam hasil belajar siswa, siswa menjadi lebih aktif, mampu bekerjasama, berani mengemukakan pendapat sehingga siswa menjadi lebih fokus, keterlibatan siswa selama kegiatan belajar mengajar karena lebih menarik sehingga siswa lebih bersemangat dan antusias. Guru menjadi lebih kreatif dalam menggunakan metode pembelajaran. Sehingga melalui pembelajaran sejarah lokal yang dekat dengan kehidupan sekitar dapat membangun kesadaran sejarah lokal bagi peserta didik. Adapun kendala yang dihadapi guru yaitu, keterbatasn waktu, kurangnya pengetahuan guru tentang sejarah lokal dan penggunaan TIK (Teknologi Informasi dan Komunikasi), keterbatasan sarana dan prasarana, kurangnya dukungan institusional, dan kurangnya bahan ajar dan dokumentasi sejarah lokal.
</description>
<dc:date>2025-08-20T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item rdf:about="http://repository.unigal.ac.id:8080/handle/123456789/8733">
<title>Peran KH. Idi Kholidi dalam Perkembangan Pendidikan Islam di Kecamatan Kawali Tahun 1957-2014</title>
<link>http://repository.unigal.ac.id:8080/handle/123456789/8733</link>
<description>Peran KH. Idi Kholidi dalam Perkembangan Pendidikan Islam di Kecamatan Kawali Tahun 1957-2014
Fadilah, Adhi
Pendidikan Islam di Indonesia memiliki peranan penting dalam membentuk pemikiran dan karakter masyarakat, dengan tokoh-tokoh pembaharu seperti K.H. Hasyim Asy’ari dan K.H. Idi Kholidi yang berkontribusi signifikan dalam pengembangan lembaga pendidikan Islam formal, terutama di daerah seperti Kabupaten Ciamis. Pendidikan Islam bukan hanya proses pengajaran ilmu agama, tetapi juga transformasi sikap dan perilaku secara menyeluruh melalui metode yang dirancang di lembaga formal, non-formal, dan informal, seperti pesantren. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan memahami biografi K.H Idi Kholidi dan Peran K.H. Idi Kholidi dalam bidang perkembangan pendidikan Formal Islam Terpadu di Kecamatan Kawali Pada Tahun 1957-2014. Metode penelitian yang digunakan yaitu kualitatif dengan pendekatan historis. Hasil menunjukan bahwa K.H. Idi Kholidi lahir 14 Juni 1935 di Awiluar, Ciamis adalah tokoh pendidikan Islam yang tekun dan religius sejak kecil. Ia belajar di beberapa pesantren ternama dan menjadi rujukan syariah di Kawali. Dari 1957-2014, ia berperan besar dalam pengembangan pendidikan Islam formal terpadu di Kawali dengan mendirikan Pesantren Nurul Huda, madrasah, dan yayasan pendidikan. Selain itu, ia aktif memimpin MUI dan MWCNU Kawali untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan layanan sosial, menggabungkan nilai tradisional pesantren dengan kurikulum modern. Saran Kolaborasi antara orang tua, guru, tokoh agama, dan pemerintah yang dirintis oleh K.H. Idi Kholidi harus terus dipertahankan, agar ekosistem pendidikan Islam terpadu tetap adaptif dan mampu menghadapi tantangan digital serta pluralitas budaya di era modern.
</description>
<dc:date>2026-05-09T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item rdf:about="http://repository.unigal.ac.id:8080/handle/123456789/8315">
<title>IMPLEMENTASI NILAI NILAI KEPAHLAWANAN KI BAGUS RANGIN  DALAM PEMBELAJARAN SEJARAH KELAS XI- 9 DI MAN 2  MAJALENGKA</title>
<link>http://repository.unigal.ac.id:8080/handle/123456789/8315</link>
<description>IMPLEMENTASI NILAI NILAI KEPAHLAWANAN KI BAGUS RANGIN  DALAM PEMBELAJARAN SEJARAH KELAS XI- 9 DI MAN 2  MAJALENGKA
Al Haqi, Muh Fikri
Penelitian ini berfokus pada implementasi nilai-nilai kepahlawanan Ki Bagus &#13;
Rangin dalam pembelajaran sejarah di kelas XI- 9 MAN 2 Majalengka. Tujuan &#13;
utama penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi nilai-nilai kepahlawanan Ki &#13;
Bagus Rangin serta bagaimana nilai-nilai tersebut diterapkan dalam proses &#13;
pembelajaran sejarah. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik &#13;
pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Berdasarkan &#13;
hasil penelitian, ditemukan bahwa nilai-nilai kepahlawanan yang tercermin dalam &#13;
sosok Ki Bagus Rangin meliputi patriotisme, keberanian, kepemimpinan, &#13;
keteguhan, pengorbanan, keikhlasan, serta semangat pantang menyerah. Nilai-nilai &#13;
ini dipandang relevan untuk ditanamkan kepada peserta didik dalam rangka &#13;
membangun karakter yang kuat dan cinta tanah air. Implementasi nilai-nilai &#13;
kepahlawanan tersebut dilakukan melalui berbagai pendekatan dalam pembelajaran &#13;
sejarah, termasuk integrasi ke dalam kurikulum Merdeka yang diterapkan di MAN &#13;
2 &#13;
Majalengka. Meskipun demikian, beberapa kendala ditemukan dalam &#13;
penerapannya, seperti kurangnya pemahaman siswa terhadap pentingnya nilai-nilai &#13;
kepahlawanan dan keterbatasan waktu serta sumber daya yang dimiliki sekolah. &#13;
Untuk mengatasi kendala tersebut, solusi yang diterapkan meliputi peningkatan &#13;
sosialisasi tentang pentingnya nilai-nilai kepahlawanan, penggunaan pendekatan &#13;
yang lebih kreatif dan menarik dalam pembelajaran, serta melibatkan peran aktif &#13;
guru, orang tua, dan seluruh warga sekolah. Hasil penelitian ini menunjukkan &#13;
bahwa penerapan nilai-nilai kepahlawanan Ki Bagus Rangin dalam pembelajaran &#13;
sejarah dapat meningkatkan kesadaran siswa terhadap pentingnya nilai-nilai moral &#13;
dan patriotisme serta berkontribusi dalam pembentukan karakter siswa yang lebih &#13;
baik.
</description>
<dc:date>2026-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
</rdf:RDF>
