<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rdf:RDF xmlns="http://purl.org/rss/1.0/" xmlns:rdf="http://www.w3.org/1999/02/22-rdf-syntax-ns#" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/">
<channel rdf:about="http://repository.unigal.ac.id:8080/handle/123456789/3242">
<title>Physical Education</title>
<link>http://repository.unigal.ac.id:8080/handle/123456789/3242</link>
<description/>
<items>
<rdf:Seq>
<rdf:li rdf:resource="http://repository.unigal.ac.id:8080/handle/123456789/9889"/>
<rdf:li rdf:resource="http://repository.unigal.ac.id:8080/handle/123456789/9800"/>
<rdf:li rdf:resource="http://repository.unigal.ac.id:8080/handle/123456789/9797"/>
<rdf:li rdf:resource="http://repository.unigal.ac.id:8080/handle/123456789/9784"/>
</rdf:Seq>
</items>
<dc:date>2026-09-13T23:33:06Z</dc:date>
</channel>
<item rdf:about="http://repository.unigal.ac.id:8080/handle/123456789/9889">
<title>Pengaruh Latihan Single Leg Deadlift Sebagai Bentuk Functional Training Terhadap Keseimbangan Dinamis Pesilat</title>
<link>http://repository.unigal.ac.id:8080/handle/123456789/9889</link>
<description>Pengaruh Latihan Single Leg Deadlift Sebagai Bentuk Functional Training Terhadap Keseimbangan Dinamis Pesilat
Herlinda, Hendi
ABSTRAK&#13;
Hendi Herlinda. 2124220144. Pengaruh Latihan Single leg deadlift Sebagai Bentuk Functional Training Terhadap Keseimbangan Dinamis Pesilat. Pembimbing I dr. Dede Iman Suhendra M.Pd. Pembimbing II , Ucu Abdul Ropi, M.Pd.&#13;
Keseimbangan dinamis merupakan komponen kondisi fisik yang sangat penting bagi atlet pencak silat, mengingat olahraga ini menuntut perpindahan posisi, perubahan arah, serta dukungan satu kaki saat melakukan teknik tendangan, tangkisan, maupun jatuhan. &#13;
Keterbatasan keseimbangan dinamis dapat meningkatkan risiko jatuh dan cedera serta menurunkan efektivitas teknik yang dilakukan pesilat. Salah satu bentuk latihan functional training yang diduga dapat meningkatkan keseimbangan dinamis adalah single leg deadlift, yaitu latihan yang melibatkan kerja otot-otot stabilisator tungkai, panggul, dan core secara bersamaan dalam pola gerak yang menyerupai aktivitas fungsional. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh latihan single leg deadlift terhadap keseimbangan dinamis pada pesilat.&#13;
Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan desain one group pretest-posttest design. Sampel penelitian dipilih dengan menggunakan teknik purposive sampling sesuai kriteria yang telah ditentukan. Latihan single leg deadlift diberikan secara terprogram dalam beberapa kali pertemuan sebagai bentuk perlakuan. Keseimbangan dinamis diukur sebelum dan setelah perlakuan menggunakan instrumen pengukuran keseimbangan dinamis yang relevan. Data yang diperoleh kemudian dianalisis menggunakan uji statistik untuk mengetahui ada atau tidaknya perbedaan yang signifikan antara hasil pretest dan posttest.&#13;
Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara keseimbangan dinamis pesilat sebelum dan setelah diberikan latihan single leg deadlift. Hal ini mengindikasikan bahwa latihan tersebut memberikan pengaruh positif terhadap peningkatan keseimbangan dinamis pesilat.&#13;
Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa latihan single leg deadlift sebagai bentuk functional training berpengaruh secara signifikan terhadap keseimbangan dinamis pesilat. Latihan ini disarankan untuk diintegrasikan ke dalam program latihan fisik pencak silat guna mendukung performa serta mengurangi risiko cedera saat bertanding maupun berlatih.&#13;
&#13;
Kata kunci: Single Leg Deadlift, Functional Training, Keseimbangan Dinamis, Pencak Silat
</description>
<dc:date>2026-08-29T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item rdf:about="http://repository.unigal.ac.id:8080/handle/123456789/9800">
<title>PENGARUH ZIG-ZAG TRAINING TERHADAP KEMAMPUAN MENGGIRING BOLA DALAM PERMAINAN SEPAK BOLA</title>
<link>http://repository.unigal.ac.id:8080/handle/123456789/9800</link>
<description>PENGARUH ZIG-ZAG TRAINING TERHADAP KEMAMPUAN MENGGIRING BOLA DALAM PERMAINAN SEPAK BOLA
Baihaqi, Syamsul
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan latihan zig-zag (zig-zag training) terhadap kemampuan menggiring bola serta mengukur seberapa besar tingkat peningkatan kemampuan dribbling siswa setelah diberikan program latihan tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain kuasi-eksperimen berbentuk One Group Pretest-Posttest Design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa peserta ekstrakurikuler sepak bola di SMP Negeri 2 Banjarsari yang berjumlah 20 orang, dengan penentuan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah intervensi zig-zag training yang diterapkan secara terstruktur selama empat minggu dengan frekuensi 3 hingga 4 kali per minggu. Sementara itu, variabel terikat berupa kemampuan menggiring bola diukur menggunakan instrumen Tes Menggiring Bola melewati rintangan (cone) berdasarkan catatan waktu tempuh (detik). Teknik analisis data yang digunakan untuk menguji hipotesis penelitian adalah uji t sampel berpasangan (paired sample t-test) pada taraf signifikansi 0,05, yang didahului oleh uji prasyarat normalitas data. Hasil analisis statistik deskriptif menunjukkan penurunan rata-rata waktu tempuh dari 17,540 detik pada pretest menjadi 12,565 detik pada posttest (selisih rata-rata 4,975 detik). Hasil uji-t menunjukkan nilai t-hitung (55,645) &gt; t-tabel (2,093) dengan nilai signifikansi 0,000 &lt; 0,05. Kesimpulannya, penerapan zig-zag training memberikan pengaruh yang signifikan terhadap peningkatan kemampuan menggiring bola.
</description>
<dc:date>2026-09-12T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item rdf:about="http://repository.unigal.ac.id:8080/handle/123456789/9797">
<title>PENGARUH METODE COOPERATIVE LEARNING TIPE STUDENT  TEAM ACHIEVEMENT DIVISION (STAD) TERHADAP MOTIVASI  BELAJAR SISWA</title>
<link>http://repository.unigal.ac.id:8080/handle/123456789/9797</link>
<description>PENGARUH METODE COOPERATIVE LEARNING TIPE STUDENT  TEAM ACHIEVEMENT DIVISION (STAD) TERHADAP MOTIVASI  BELAJAR SISWA
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya motivasi belajar siswa dalam pembelajaran &#13;
Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) yang dipengaruhi oleh penggunaan &#13;
metode pembelajaran yang kurang variatif dan masih berpusat pada guru. Penelitian ini &#13;
bertujuan untuk menganalisis pengaruh metode Cooperative Learning tipe Student Teams &#13;
Achievement Division (STAD) terhadap motivasi belajar siswa, baik secara parsial maupun &#13;
simultan melalui aspek penerapan metode STAD, interaksi antar anggota kelompok, dan &#13;
sistem penghargaan kelompok. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan &#13;
metode quasi experiment dan desain Pretest-Posttest. Subjek penelitian adalah siswa kelas &#13;
XI SMK PGRI Cikoneng. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner skala &#13;
Likert yang telah disusun berdasarkan indikator setiap variabel penelitian. Data dianalisis &#13;
menggunakan uji asumsi klasik, analisis regresi linear berganda, uji t, uji F, dan koefisien &#13;
determinasi. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan bukti empiris mengenai &#13;
efektivitas metode STAD dalam meningkatkan motivasi belajar siswa serta menjadi &#13;
alternatif strategi pembelajaran yang lebih aktif, kolaboratif, dan berpusat pada siswa dalam &#13;
pembelajaran PJOK.
</description>
<dc:date>2026-09-12T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item rdf:about="http://repository.unigal.ac.id:8080/handle/123456789/9784">
<title>HUBUNGAN AKTIVITAS FISIK DENGAN INDEKS MASSA TUBUH (IMT) ANAK USIA DINI DI KABUPATEN CIAMIS</title>
<link>http://repository.unigal.ac.id:8080/handle/123456789/9784</link>
<description>HUBUNGAN AKTIVITAS FISIK DENGAN INDEKS MASSA TUBUH (IMT) ANAK USIA DINI DI KABUPATEN CIAMIS
septiani, Alia
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara aktivitas fisik dengan Indeks Massa Tubuh (IMT) pada anak usia dini di Pos PAUD Kabupaten Ciamis. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Sampel penelitian berjumlah 32 anak usia dini beserta orang tuanya yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data aktivitas fisik diperoleh melalui kuesioner yang diisi oleh orang tua, sedangkan data Indeks Massa Tubuh diperoleh melalui pengukuran berat badan dan tinggi badan anak yang kemudian dikonversikan berdasarkan standar IMT menurut usia dan jenis kelamin. Analisis data dilakukan menggunakan uji korelasi Spearman Rank karena data tidak berdistribusi normal. Hasil analisis menunjukkan nilai koefisien korelasi (Spearman's rho) sebesar -0,331 dengan nilai signifikansi (p) sebesar 0,065. Hasil tersebut menunjukkan bahwa terdapat hubungan negatif dengan kekuatan hubungan rendah antara aktivitas fisik dan Indeks Massa Tubuh, namun hubungan tersebut tidak signifikan secara statistik. Temuan ini mengindikasikan bahwa aktivitas fisik bukan merupakan satu-satunya faktor yang memengaruhi Indeks Massa Tubuh anak usia dini. Faktor lain seperti pola makan, asupan gizi, faktor genetik, dan lingkungan diduga turut berperan dalam menentukan status gizi anak. Oleh karena itu, diperlukan upaya yang komprehensif untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan anak secara optimal.
</description>
<dc:date>2026-09-12T00:00:00Z</dc:date>
</item>
</rdf:RDF>
