<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/">
<title>Midwifery</title>
<link href="http://repository.unigal.ac.id:8080/handle/123456789/3246" rel="alternate"/>
<subtitle/>
<id>http://repository.unigal.ac.id:8080/handle/123456789/3246</id>
<updated>2026-10-04T14:13:59Z</updated>
<dc:date>2026-10-04T14:13:59Z</dc:date>
<entry>
<title>Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Minat Pasangan Usia Subur (PUS) terhadap Metode Kontrasepsi Efektif Terpilih (MKET) di Desa Golat Kecamatan Panumbangan Kabupaten Ciamis</title>
<link href="http://repository.unigal.ac.id:8080/handle/123456789/10645" rel="alternate"/>
<author>
<name>Azhari, Rifa Qathrunnada</name>
</author>
<id>http://repository.unigal.ac.id:8080/handle/123456789/10645</id>
<updated>2026-09-19T09:47:13Z</updated>
<published>2026-09-19T00:00:00Z</published>
<summary type="text">Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Minat Pasangan Usia Subur (PUS) terhadap Metode Kontrasepsi Efektif Terpilih (MKET) di Desa Golat Kecamatan Panumbangan Kabupaten Ciamis
Azhari, Rifa Qathrunnada
Latar Belakang: Metode Kontrasepsi Efektif Terpilih (MKET) merupakan metode &#13;
kontrasepsi yang memiliki efektivitas tinggi dalam mencegah kehamilan. Minat &#13;
Pasangan Usia Subur (PUS) dalam menggunakan MKET dapat dipengaruhi oleh &#13;
berbagai faktor, di antaranya pengetahuan, sikap, dan dukungan suami.&#13;
Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan &#13;
dengan minat PUS terhadap MKET di Desa Golat, Kecamatan Panumbangan, &#13;
Kabupaten Ciamis.&#13;
Metode: Penelitian kuantitatif ini menggunakan desain cross-sectional. Sampel &#13;
berjumlah 84 PUS yang dipilih berdasarkan kriteria penelitian. Data dikumpulkan &#13;
menggunakan kuesioner dan dianalisis secara univariat serta bivariat menggunakan &#13;
uji Chi-Square dengan tingkat kemaknaan α = 0,05.&#13;
Hasil: Sebagian besar responden memiliki pengetahuan baik (58,3%), sikap negatif &#13;
(61,9%), memperoleh dukungan suami (54,8%), dan tidak berminat terhadap &#13;
MKET (59,5%). Hasil analisis menunjukkan adanya hubungan antara pengetahuan &#13;
dengan minat PUS terhadap MKET (p = 0,005), sikap dengan minat PUS terhadap &#13;
MKET (p = 0,001), serta dukungan suami dengan minat PUS terhadap MKET (p = &#13;
0,001).&#13;
Kesimpulan: Terdapat hubungan yang bermakna antara pengetahuan, sikap, dan &#13;
dukungan suami dengan minat PUS terhadap MKET. Tenaga kesehatan diharapkan &#13;
meningkatkan pemberian informasi dan konseling mengenai MKET dengan &#13;
melibatkan suami agar PUS dapat menentukan pilihan kontrasepsi sesuai &#13;
kebutuhan.
</summary>
<dc:date>2026-09-19T00:00:00Z</dc:date>
</entry>
<entry>
<title>Hubungan Pola Makan Dengan Kejadian Anemia Pada Remaja Putri Di SMP Muhammadiyah Garut Tahun 2026</title>
<link href="http://repository.unigal.ac.id:8080/handle/123456789/10644" rel="alternate"/>
<author>
<name>febriyanti, silvi</name>
</author>
<id>http://repository.unigal.ac.id:8080/handle/123456789/10644</id>
<updated>2026-09-19T09:33:31Z</updated>
<published>2026-08-24T00:00:00Z</published>
<summary type="text">Hubungan Pola Makan Dengan Kejadian Anemia Pada Remaja Putri Di SMP Muhammadiyah Garut Tahun 2026
febriyanti, silvi
Latar Belakang: Anemia termasuk masalah kesehatan yang rentan dialami remaja putri akibat peningkatan kebutuhan zat besi saat pertumbuhan dan menstruasi. Pola makan yang kurang tepat berpotensi kurangi atau minimalkan kadar hemoglobin (Hb) dan sebabkan anemia. Tujuan: Secara komprehensif atau rinci hubungan pola makan dengan kejadian anemia pada remaja putri di SMP Muhammadiyah Garut Tahun 2026. Metode: Penelitian kuantitatif analitik observasional dengan pendekatan cross-sectional. Populasi penelitian adalah seluruh siswi aktif kelas VII–IX SMP Muhammadiyah Garut. Teknik pengambilan sampel manfaatkan total sampling (n = 25). Data pola makan diperoleh berdasarkan kuesioner Food Frequency Questionnaire (FFQ), sedangkan kejadian anemia diukur berdasarkan kadar Hb kapiler manfaatkan alat HemoCue (anemia jika Hb &lt; 12 g/dL). Analisis data manfaatkan uji Chi-square (α = 0,05). Hasil: Sebagian besar responden terdapat pola makan baik (64,0%) dan tidak alami kondisi anemia (56,0%). Namun, prevalensi anemia masih cukup tinggi yaitu 44,0%. Analisis bivariat perlihatkan atau gambarkan adanya hubungan yang signifikan antara pola makan dengan kejadian anemia (p = 0,033; OR = 10,5). Remaja putri dengan pola makan kurang baik berisiko 10,5 kali lebih besar alami kondisi anemia. Kesimpulan: Terdapat hubungan yang signifikan antara pola makan dengan kejadian anemia pada remaja putri di SMP Muhammadiyah Garut Tahun 2026. Diperlukan penguatan edukasi gizi seimbang serta optimalisasi program Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) dan Pemberian Tablet Tambah Darah (TTD).
</summary>
<dc:date>2026-08-24T00:00:00Z</dc:date>
</entry>
<entry>
<title>ASUHAN KEBIDANAN CONTINUITY OF CARE PADA NY. A 42 TAHUN G8P7A1  HAMIL 40 MINGGU DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PATARUMAN 1 KOTA BANJAR</title>
<link href="http://repository.unigal.ac.id:8080/handle/123456789/10643" rel="alternate"/>
<author>
<name>Ligiani, Anggi Belia</name>
</author>
<id>http://repository.unigal.ac.id:8080/handle/123456789/10643</id>
<updated>2026-09-19T09:24:46Z</updated>
<published>2026-08-11T00:00:00Z</published>
<summary type="text">ASUHAN KEBIDANAN CONTINUITY OF CARE PADA NY. A 42 TAHUN G8P7A1  HAMIL 40 MINGGU DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PATARUMAN 1 KOTA BANJAR
Ligiani, Anggi Belia
</summary>
<dc:date>2026-08-11T00:00:00Z</dc:date>
</entry>
<entry>
<title>HUBUNGAN POLA MAKAN DENGAN KEJADIAN ANEMIA PADA REMAJA PUTRI DI MTS NURUL QUR'AN MAJENANG TAHUN 2026</title>
<link href="http://repository.unigal.ac.id:8080/handle/123456789/10641" rel="alternate"/>
<author>
<name>anti, yuli</name>
</author>
<id>http://repository.unigal.ac.id:8080/handle/123456789/10641</id>
<updated>2026-09-19T09:18:59Z</updated>
<published>2026-08-15T00:00:00Z</published>
<summary type="text">HUBUNGAN POLA MAKAN DENGAN KEJADIAN ANEMIA PADA REMAJA PUTRI DI MTS NURUL QUR'AN MAJENANG TAHUN 2026
anti, yuli
Anemia pada remaja putri masih menjadi masalah kesehatan yang dapat berdampak terhadap pertumbuhan, prestasi belajar, serta kesehatan reproduksi di masa mendatang. Salah satu faktor yang berhubungan dengan kejadian anemia adalah pola makan yang kurang baik. Berdasarkan studi pendahuluan di MTs Nurul Qur'an Majenang, masih ditemukan remaja putri yang memiliki kebiasaan makan tidak teratur dan menunjukkan gejala yang mengarah pada anemia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pola makan dengan kejadian anemia pada remaja putri di MTs Nurul Qur'an Majenang Tahun 2026. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain cross-sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh remaja putri kelas VIII di MTs Nurul Qur'an Majenang sebanyak 38 orang dengan teknik pengambilan sampel total sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner pola makan yang terdiri dari 20 pernyataan dengan skala Likert dan lembar observasi kadar hemoglobin untuk menentukan kejadian anemia. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square dengan tingkat kemaknaan a = 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki pola makan baik sebanyak 26 orang (68,4%) dan tidak mengalami anemia sebanyak 25 orang (65,8%). Hasil uji Chi-Square menunjukkan nilai p-value sebesar 0,000 (p&lt;0,05), yang berarti terdapat hubungan yang signifikan antara pola makan dengan kejadian anemia pada remaja putri di MTs Nurul Qur'an Majenang Tahun 2026. Disarankan kepada remaja putri untuk menerapkan pola makan bergizi seimbang dan meningkatkan konsumsi makanan sumber zat besi guna mencegah terjadinya anemia.
</summary>
<dc:date>2026-08-15T00:00:00Z</dc:date>
</entry>
</feed>
