<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/">
<title>Faculty of Social and Politics Studies</title>
<link href="http://repository.unigal.ac.id:8080/handle/123456789/3234" rel="alternate"/>
<subtitle/>
<id>http://repository.unigal.ac.id:8080/handle/123456789/3234</id>
<updated>2026-09-14T06:38:35Z</updated>
<dc:date>2026-09-14T06:38:35Z</dc:date>
<entry>
<title>Fungsi Local Genius Sebagai Basis Pembedayaan Masyarakat Adat Kampung Kuta Desa Karangpaninggal Kecamatan Tambaksari Kabupaten Ciamis</title>
<link href="http://repository.unigal.ac.id:8080/handle/123456789/9815" rel="alternate"/>
<author>
<name>Sriyanti, Jeni</name>
</author>
<id>http://repository.unigal.ac.id:8080/handle/123456789/9815</id>
<updated>2026-09-13T02:33:57Z</updated>
<published>2026-08-29T00:00:00Z</published>
<summary type="text">Fungsi Local Genius Sebagai Basis Pembedayaan Masyarakat Adat Kampung Kuta Desa Karangpaninggal Kecamatan Tambaksari Kabupaten Ciamis
Sriyanti, Jeni
JENI SRIYANTI. 3504220056. Fungsi Local Genius Sebagai Basis Pemberdayaan Masyarakat Adat Kampung Kuta Desa KarangpaningaL Kecamatan Tambaksari Kabupaten Ciamis. Skripsi. Program Studi Administrasi Publik. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Galuh.&#13;
Penelitian ini menganalisis fungsi local genius sebagai basis pemberdayaan masyarakat adat Kampung Kuta Desa Karangpaningal Kecamatan Tambaksari Kabupaten Ciamis. Menggunakan metode kualitatif studi kasus deskriptif-evaluatif, data dihimpun melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan local genius berfungsi aktif sebagai fondasi struktural, perekat sosial, serta jembatan relasi dengan birokrasi (governance bridge). Penerapan nilai pamali efektif sebagai instrumen konservasi Hutan Adat (Leuweung Gede) dan kontrol sosial. Tradisi sawala di Balai Adat memperkuat indigenous governance dan co-production, memperluas ruang partisipasi warga dari objek menjadi subjek pembangunan sesuai prinsip New Public Service. Faktor pendukung optimalisasi meliputi solidaritas modal sosial, kepemimpinan tokoh adat, dan pengakuan institusional Pemerintah Kabupaten Ciamis. Namun, terdapat faktor penghambat berupa keterbatasan kapasitas manajerial generasi muda, keterbatasan alokasi anggaran khusus, dominasi intervensi top-down yang insidentil, serta timbulnya sustainability gap pascaprogram. Rekomendasi penelitian menekankan pentingnya regulasi formal tingkat Perda dan integrasi kearifan lokal secara substantif.
</summary>
<dc:date>2026-08-29T00:00:00Z</dc:date>
</entry>
<entry>
<title>implementasi program open defecation free(ODF) oleh pemerintah desa sukajadi kecamatan sadananya kabupaten ciamis</title>
<link href="http://repository.unigal.ac.id:8080/handle/123456789/9697" rel="alternate"/>
<author>
<name>hakima, Alqi asaoka</name>
</author>
<id>http://repository.unigal.ac.id:8080/handle/123456789/9697</id>
<updated>2026-09-11T08:48:37Z</updated>
<published>2026-09-11T00:00:00Z</published>
<summary type="text">implementasi program open defecation free(ODF) oleh pemerintah desa sukajadi kecamatan sadananya kabupaten ciamis
hakima, Alqi asaoka
Alqi Asaoka Hakima, 2026. Implementasi Program Open Defecation Free (ODF) Oleh Pemerintah Desa Sukajadi Kecamatan Sadananya Kabupaten Ciamis.&#13;
&#13;
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh implementasi program Open Defecation Free (ODF) di wilayah Desa Sukajadi Kecamatan Sadananya Kabupaten Ciamis belum berjalan secara optimal. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Implementasi Program Open Defection Free (ODF) Oleh Pemerintah Desa Sukajadi Kecamatan Sadananya Kabupaten Ciamis. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode  deskriptif kualitatif. Informan sebanyak 7 orang. Teknik pengumpulan data adalah studi kepustakaan, studi lapangan (wawancara dan observasi) dan dokumentasi. Penulis mengunakan teknik analisis data kualitatif melalui pengolahan data hasil wawancara dan observasi untuk ditarik kesimpulan sehingga dapat menjawab permasalahan dalam penelitian. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa:  Implementasi Open Defecation Free (ODF) Oleh Pemerintah Desa Sukajadi Kecamatan Sadanannya Kabupaten Ciamis belum terlaksana secara optimal.  Adapaun hambatanyang dihadapi dalam implementasi Program Open Defecation Free (ODF) di Desa Sukajadi meliputi beberapa aspek. (1) Pada dimensi komunikasi, hambatan yang dihadapi berupa rendahnya partisipasi masyarakat dalam kegiatan sosialisasi, keterbatasan media komunikasi yang dilakukan oleh pemerintah Desa Sukajadi seperti poster, spanduk, dan baliho edukasi kepada masyrakat local. (2) Pada dimensi sumber daya, hambatan yang dihadapi yaitu keterbatasan jumlah petugas pelaksana, tingginya beban kerja kader kesehatan, keterbatasan anggaran, serta tingginya biaya pembangunan jamban sehat dan septic tank yang belum mampu dijangkau oleh seluruh masyarakat. (3) Pada dimensi disposisi, hambatan yang dihadapi berupa belum meratanya pendampingan dan pengawasan yang dilakukan oleh pemerintah desa sukajadi kepada masyarakat serta belum meratanya penggunaan dan pemeliharaan fasilitas sanitasi yang dibangun. (4) Pada dimensi struktur birokrasi, hambatan yang dihadapi berupa kurang optimalnya koordinasi antar pelaksana, masih adanya tumpang tindih tugas, kurangnya sinkronisasi data dan informasi, serta belum meratanya partisipasi aktif masyarakat dalam mendukung pelaksanaan program ODF. Adapun upaya yang dilakukan Pemerintah Desa Sukajadi dalam mengatasi hambatan implementasi Program Open Defecation Free (ODF) dilakukan pada setiap dimensi implementasi. (1) Pada dimensi komunikasi, upaya yang dilakukan yaitu meningkatkan kegiatan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya sanitasi sehat, perilaku hidup bersih dan sehat, serta memanfaatkan berbagai media informasi seperti poster, spanduk, baliho, dan media sosial sebagai sarana penyebarluasan informasi program. (2) Pada dimensi sumber daya, upaya yang dilakukan yaitu mengoptimalkan peran petugas pelaksana dan kader kesehatan, meningkatkan koordinasi dengan instansi terkait, serta mengupayakan dukungan anggaran dan bantuan pembangunan sarana sanitasi bagi masyarakat yang belum memiliki jamban sehat dan septic tank. (3) Pada dimensi disposisi, upaya yang dilakukan yaitu meningkatkan komitmen dan tanggung jawab pelaksana program melalui kegiatan pendampingan, pembinaan, monitoring, dan evaluasi secara berkala kepada masyarakat agar penggunaan serta pemeliharaan fasilitas sanitasi dapat berjalan dengan baik. (4) Pada dimensi struktur birokrasi, upaya yang dilakukan yaitu memperkuat koordinasi dan kerja sama antar pelaksana program, memperjelas pembagian tugas dan wewenang, meningkatkan sinkronisasi data dan informasi, serta mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam mendukung pelaksanaan Program Open Defecation Free (ODF).
</summary>
<dc:date>2026-09-11T00:00:00Z</dc:date>
</entry>
<entry>
<title>IMPLEMENTASI PROGRAM POS PEMBINAAN TERPADU (POSBINDU) LANSIA DI KELURAHAN LINGGAYA KECAMATAN MANGKUBUMI KOTA TASIKMALAYA</title>
<link href="http://repository.unigal.ac.id:8080/handle/123456789/9696" rel="alternate"/>
<author>
<name>Wahyuni, Sri</name>
</author>
<id>http://repository.unigal.ac.id:8080/handle/123456789/9696</id>
<updated>2026-09-11T08:34:20Z</updated>
<published>2026-08-15T00:00:00Z</published>
<summary type="text">IMPLEMENTASI PROGRAM POS PEMBINAAN TERPADU (POSBINDU) LANSIA DI KELURAHAN LINGGAYA KECAMATAN MANGKUBUMI KOTA TASIKMALAYA
Wahyuni, Sri
ABSTRAK&#13;
SRI WAHYUNI, 3504220118. Implementasi Program Pos Pembinaan Terpadu (Posbindu) Lansia Di Kelurahan Linggajaya Kecamatan Mangkubumi Kota Tasikmalaya. Skripsi. Program Studi Admnistrasi Publik. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik. Universitas Galuh. &#13;
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh Implementasi Program Pos Pembinaan Terpadu (Posbindu) Lansia Di Kelurahan Linggajaya Kecamatan Mangkubumi Kota Tasikmalaya yang belum optimal. Hal ini terlihat dari adanya permasalahan yaitu masih rendahnya partisipasi lansia dalam mengikuti kegiatan posbindu, belum meratanya sosialisasi program, keterbatasan sumber daya. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif. Jumlah informan dalam penelitian ini sebanyak 9 orang. Sumber data yang digunakan meliputi data primer dan data sekunder. Adapun Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik pengolahan/analisis data dalam penelitian ini yaitu reduksi data, penyajian data dan verifikasi. Analisis penelitian menggunakan teori Van Meter dan Van Horn (dalam Amrin, 2025) yang meliputi standar dan tujuan kebijakan, sumber daya, karakteristik organisasi pelaksana, komunikasi antar organisasi dan aktivitas implementasi, kondisi sosial, ekonomi dan politik, serta disposisi atau sikap pelaksana. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa Implementasi Program Pos Pembinaan Terpadu (Posbindu) Lansia Di Kelurahan Linggajaya Kecamatan Mangkubumi Kota Tasikmalaya belum optimal. Hambatan yang ditemukan meliputi rendahnya pemahaman dan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya posbindu, rendahnya partisipasi lansia, keterbatasan sarana dan prasarana, belum tersedianya tempat kegiatan yang tetap, keterbatasan anggaran, serta masih perlunya peningkatan kompetensi kader. Upaya yang dilakukan untuk mengatasi hambatan tersebut antara lain meningkatkan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat, memperkuat koordinasi antarinstansi, memberikan pembinaan kepada kader, serta mendorong dukungan keluarga dan masyarakat terhadap keikutsertaan lansia dalam kegiatan Posbindu. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan kualitas sumber daya, penguatan koordinasi lintas sektor, penyediaan sarana dan prasarana, serta sosialisasi yang lebih intensif agar implementasi program posbindu lansia dapat berjalan lebih efektif dan mencapai tujuan program secara optimal.&#13;
&#13;
Kata Kunci: Implementasi Program, Pos Pembinaan Terpadu Lansia, Teori Van Meter dan Van Horn
</summary>
<dc:date>2026-08-15T00:00:00Z</dc:date>
</entry>
<entry>
<title>Revitalisasi Obyek Wisata Tirta Winaya Oleh Dinas Pariwisata Kabupaten Ciamis</title>
<link href="http://repository.unigal.ac.id:8080/handle/123456789/9653" rel="alternate"/>
<author>
<name>Permana Triansyah, Dery</name>
</author>
<id>http://repository.unigal.ac.id:8080/handle/123456789/9653</id>
<updated>2026-09-11T03:39:06Z</updated>
<published>2026-08-15T00:00:00Z</published>
<summary type="text">Revitalisasi Obyek Wisata Tirta Winaya Oleh Dinas Pariwisata Kabupaten Ciamis
Permana Triansyah, Dery
Obyek Wisata Tirta Winaya di Kabupaten Ciamis merupakan salah satu destinasi wisata air&#13;
unggulan yang memiliki potensi besar, namun mengalami penurunan kunjungan akibat&#13;
kerusakan sarana prasarana, promosi yang belum optimal, dan pengelolaan yang belum&#13;
terintegrasi antara pemerintah, pengelola, dan masyarakat. Kondisi tersebut mendorong&#13;
Dinas Pariwisata Kabupaten Ciamis melakukan revitalisasi guna meningkatkan&#13;
infrastruktur, daya tarik, serta branding wisata. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis&#13;
pelaksanaan revitalisasi tersebut. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan&#13;
pendekatan deskriptif, dengan data dikumpulkan melalui observasi, wawancara terhadap&#13;
informan kunci, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan teknik triangulasi&#13;
sumber data melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, mengacu&#13;
pada lima dimensi revitalisasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan revitalisasi&#13;
belum berjalan optimal, tercermin dari terbatasnya pengembangan infrastruktur, atraksi&#13;
berbasis pengalaman, digitalisasi layanan, serta lemahnya branding dan promosi, meskipun&#13;
terdapat perbaikan fasilitas dasar dan penerapan prinsip pariwisata berkelanjutan. Hambatan&#13;
utama meliputi keterbatasan anggaran, sumber daya manusia, dan kemitraan dengan pihak&#13;
swasta. Disimpulkan bahwa revitalisasi masih memerlukan penyempurnaan bertahap.&#13;
Penulis menyarankan penguatan digitalisasi layanan, peningkatan kapasitas sumber daya&#13;
manusia dan anggaran, serta perluasan kemitraan dengan pihak swasta agar revitalisasi&#13;
berjalan lebih efektif dan berkelanjutan.
</summary>
<dc:date>2026-08-15T00:00:00Z</dc:date>
</entry>
</feed>
