<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/">
<title>Faculty of Engineering</title>
<link href="http://repository.unigal.ac.id:8080/handle/123456789/3222" rel="alternate"/>
<subtitle/>
<id>http://repository.unigal.ac.id:8080/handle/123456789/3222</id>
<updated>2026-10-29T01:31:00Z</updated>
<dc:date>2026-10-29T01:31:00Z</dc:date>
<entry>
<title>ANALISIS PENGARUH AKTIVITAS U-TURN TERHADAP KINERJA LALU LINTAS MENGGUNAKAN METODE PKJI 2023 (Studi Kasus: Jalan Ibrahim Adjie Kota Bandung)</title>
<link href="http://repository.unigal.ac.id:8080/handle/123456789/10751" rel="alternate"/>
<author>
<name>Zahra, Azpa</name>
</author>
<id>http://repository.unigal.ac.id:8080/handle/123456789/10751</id>
<updated>2026-10-15T07:07:03Z</updated>
<published>2026-10-14T00:00:00Z</published>
<summary type="text">ANALISIS PENGARUH AKTIVITAS U-TURN TERHADAP KINERJA LALU LINTAS MENGGUNAKAN METODE PKJI 2023 (Studi Kasus: Jalan Ibrahim Adjie Kota Bandung)
Zahra, Azpa
Increasing traffic activity on urban road segments can affect the smoothness of traffic flow, particularly on road segments equipped with U-Turn facilities and intersection access conditions that influence vehicle movement patterns. One such road is Jalan Ibrahim Adjie in Bandung City, which has a fairly high traffic volume as well as substantial U-Turn activity. The high volume of vehicles performing U-Turn movements on this road segment has the potential to disrupt the main traffic flow, so a study on the effect of U-Turn activity on road performance is needed.This study aims to analyze traffic characteristics, analyze the effect of U-Turn activity on traffic flow, and calculate the performance of the Jalan Ibrahim Adjie segment using the 2023 Indonesian Road Capacity Guidelines (PKJI) method. The research method used is a quantitative approach through traffic surveys and field observations over seven days. The data collected include road geometry, traffic volume, U-Turn vehicle volume, side friction, and vehicle movement conditions. The analysis was conducted based on PKJI 2023 to obtain capacity values, degree of saturation, and Level Of Service of the road segment.The results show that the highest traffic volume occurred on Sunday at 07.00–08.00 WIB, amounting to 2,661.9 pcu/hour in the North–South direction and 2,621.6 pcu/hour in the South–North direction, while the volume of vehicles performing U-Turns reached 589.7 pcu/hour. Side friction was recorded at 474.8 and 469.0 weighted events/hour/200 m, classified as medium. Before U-Turn activity was taken into account, the degree of saturation was 0.80 in the North–South direction and 0.78 in the South–North direction, with a Level Of Service of LOS D. After U-Turn activity was taken into account, the degree of saturation increased to 0.97 and 0.96, changing the Level Of Service to LOS E. The closure of one arm of the Jalan Ibrahim Adjie–Jalan Gatot Subroto intersection also altered vehicle movement patterns, causing some vehicles to use the U-Turn facility as an alternative route, which added further disruption to the main traffic flow. Therefore, an integrated evaluation of intersection access arrangement and U-Turn facility management is needed to reduce disruption to traffic flow.
</summary>
<dc:date>2026-10-14T00:00:00Z</dc:date>
</entry>
<entry>
<title>RANCANG BANGUN ALAT DESTILASI AIR LAUT SKALA KECIL BERBASIS SISTEM PEMANAS PADA DISPENSER UNTUK MENGHASILKAN AIR TAWAR</title>
<link href="http://repository.unigal.ac.id:8080/handle/123456789/10733" rel="alternate"/>
<author>
<name>Nur Hidayat, Ahmad Taupik</name>
</author>
<id>http://repository.unigal.ac.id:8080/handle/123456789/10733</id>
<updated>2026-10-09T07:13:01Z</updated>
<published>2026-08-29T00:00:00Z</published>
<summary type="text">RANCANG BANGUN ALAT DESTILASI AIR LAUT SKALA KECIL BERBASIS SISTEM PEMANAS PADA DISPENSER UNTUK MENGHASILKAN AIR TAWAR
Nur Hidayat, Ahmad Taupik
Air memiliki peran yang sangat penting dalam kehidupan sehari-hari. Selain manusia, makhluk hidup lain juga bergantung pada air untuk bertahan hidup. Dengan meningkatnya populasi dan kurangnya inovasi dalam menghadapi krisis air bersih, mengakibatkan masih banyak daerah di dunia bahkan di Indonesia yang mengalami kekeringan atau krisis air bersih. Maka dari itu diperlukan inovasi baru yang efisien dalam menghasilkan air bersih. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membangun alat destilasi air laut skala kecil berbasis sistem pemanas pada dispenser serta mengetahui kinerja alat dalam menghasilkan air tawar. Inovasi yang digunakan adalah destilasi air laut berbasis dispenser yang memanfaatkan sistem pemanas pada dispenser, dengan mengubah kontrol suhu hingga batas maksimal 105°C untuk memanaskan air laut hingga menghasilkan uap, kemudian uap tersebut dikondensasikan kembali melalui kondensor pipa tembaga yang melewati tabung penampungan air, sehingga uap dapat berubah menjadi air tawar. Hasil pengujian menunjukkan bahwa nilai TDS (Total Dissolved Solids) air laut menurun secara konsisten seiring bertambahnya waktu destilasi, dari 10,9 ppt menjadi 0,8 ppt pada menit ke-60, atau setara penurunan sebesar 92,7%, dengan hubungan waktu terhadap selisih TDS mengikuti persamaan y = 0,0878x (R² = 0,738). Dengan demikian, alat destilasi sederhana dari perabotan rumah tangga ini terbukti mampu menghasilkan air tawar dari air laut secara efektif.
</summary>
<dc:date>2026-08-29T00:00:00Z</dc:date>
</entry>
<entry>
<title>Analisis Keseimbangan Air (Water Balance) di Daerah Irigasi Sukarenah Kecamatan Padaherang Kabupaten Pangandaran</title>
<link href="http://repository.unigal.ac.id:8080/handle/123456789/10630" rel="alternate"/>
<author>
<name>Fianka, Ivan</name>
</author>
<id>http://repository.unigal.ac.id:8080/handle/123456789/10630</id>
<updated>2026-09-19T08:56:40Z</updated>
<published>2026-09-18T00:00:00Z</published>
<summary type="text">Analisis Keseimbangan Air (Water Balance) di Daerah Irigasi Sukarenah Kecamatan Padaherang Kabupaten Pangandaran
Fianka, Ivan
Air merupakan sumber daya alam yang menjadi salah satu komponen penting bagi &#13;
kehidupan manusia, baik secara individual maupun komunal. Peranan air sangat penting, &#13;
karena tanpa adanya air tidak akan ada kehidupan di bumi bahkan ekosistem tidak akan &#13;
berfungsi dengan baik tanpa adanya air. Lokasi penelitian adalah Daerah Irigasi &#13;
Sukarenah Kecamatan Padaherang, Kabupaten Pangandaran. Tujuan dari penelitian ini &#13;
untuk mengetahui kebutuhan air, ketersediaan air, dan keseimbangan air di Daerah Irigasi &#13;
Sukarenah. &#13;
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif yaitu dengan &#13;
melakukan survei langsung ke lokasi Daerah Irigasi Sukarenah. Data-data yang &#13;
diperlukan berupa data curah hujan, data debit sungai dan data iklim yang meliputi suhu, &#13;
kelembapan udara, sinar matahari dan kecepatan  angin. &#13;
Hasil penelitian menunjukkan Ketersediaan air irigasi terbesar terjadi pada bulan &#13;
November II sebesar 210 liter/detik , sedangkan untuk ketersediaan air irigasi terkecil &#13;
pada bulan September I 158 liter/detik. Kebutuhan air irigasi pada Daerah Irigasi &#13;
Sukarenah dengan kebutuhan air irigasi terbesar terjadi pada bulan September I sebesar &#13;
1,824 mm/hari dan kebutuhan air irigasi terkecil terjadi pada bulan Februari I sebesar &#13;
0,050 mm/hari. Berdasarkan perhitungan Kesetimbangan Air pada Daerah Irigasi &#13;
Sukarenah untuk pola tanam Padi-Padi-Padi, maka alternatif yang optimal adalah &#13;
pengolahan lahan dimulai pada bulan Desember-Januari, di mana untuk kesetimbangan &#13;
air selama masa tanam mengalami kelebihan air (surplus) dari bulan Januari I sampai &#13;
dengan Desember II.
</summary>
<dc:date>2026-09-18T00:00:00Z</dc:date>
</entry>
<entry>
<title>Analisis Keseimbangan Air (Water Balance) di Daerah Irigasi Sukarenah Kecamatan Padaherang Kabupaten Pangandaran</title>
<link href="http://repository.unigal.ac.id:8080/handle/123456789/10593" rel="alternate"/>
<author>
<name>Fianka, Ivan</name>
</author>
<id>http://repository.unigal.ac.id:8080/handle/123456789/10593</id>
<updated>2026-09-19T06:39:11Z</updated>
<published>2026-01-18T00:00:00Z</published>
<summary type="text">Analisis Keseimbangan Air (Water Balance) di Daerah Irigasi Sukarenah Kecamatan Padaherang Kabupaten Pangandaran
Fianka, Ivan
Air merupakan sumber daya alam yang menjadi salah satu komponen penting bagi &#13;
kehidupan manusia, baik secara individual maupun komunal. Peranan air sangat penting, &#13;
karena tanpa adanya air tidak akan ada kehidupan di bumi bahkan ekosistem tidak akan &#13;
berfungsi dengan baik tanpa adanya air. Lokasi penelitian adalah Daerah Irigasi &#13;
Sukarenah Kecamatan Padaherang, Kabupaten Pangandaran. Tujuan dari penelitian ini &#13;
untuk mengetahui kebutuhan air, ketersediaan air, dan keseimbangan air di Daerah Irigasi &#13;
Sukarenah. &#13;
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif yaitu dengan &#13;
melakukan survei langsung ke lokasi Daerah Irigasi Sukarenah. Data-data yang &#13;
diperlukan berupa data curah hujan, data debit sungai dan data iklim yang meliputi suhu, &#13;
kelembapan udara, sinar matahari dan kecepatan  angin. &#13;
Hasil penelitian menunjukkan Ketersediaan air irigasi terbesar terjadi pada bulan &#13;
November II sebesar 210 liter/detik , sedangkan untuk ketersediaan air irigasi terkecil &#13;
pada bulan September I 158 liter/detik. Kebutuhan air irigasi pada Daerah Irigasi &#13;
Sukarenah dengan kebutuhan air irigasi terbesar terjadi pada bulan September I sebesar &#13;
1,824 mm/hari dan kebutuhan air irigasi terkecil terjadi pada bulan Februari I sebesar &#13;
0,050 mm/hari. Berdasarkan perhitungan Kesetimbangan Air pada Daerah Irigasi &#13;
Sukarenah untuk pola tanam Padi-Padi-Padi, maka alternatif yang optimal adalah &#13;
pengolahan lahan dimulai pada bulan Desember-Januari, di mana untuk kesetimbangan &#13;
air selama masa tanam mengalami kelebihan air (surplus) dari bulan Januari I sampai &#13;
dengan Desember II.
</summary>
<dc:date>2026-01-18T00:00:00Z</dc:date>
</entry>
</feed>
