<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/">
<title>Faculty of Engineering</title>
<link href="http://repository.unigal.ac.id:8080/handle/123456789/3222" rel="alternate"/>
<subtitle/>
<id>http://repository.unigal.ac.id:8080/handle/123456789/3222</id>
<updated>2026-09-13T12:09:39Z</updated>
<dc:date>2026-09-13T12:09:39Z</dc:date>
<entry>
<title>Perancangan dan Implementasi Sistem Absensi Siswa Berbasis Web dengan Swafoto Menggunakan Metode Agile pada SMKN 1 Panumbangan</title>
<link href="http://repository.unigal.ac.id:8080/handle/123456789/9818" rel="alternate"/>
<author>
<name>Rahman Ridwan, Fathur</name>
</author>
<id>http://repository.unigal.ac.id:8080/handle/123456789/9818</id>
<updated>2026-09-13T02:51:50Z</updated>
<published>2026-09-11T00:00:00Z</published>
<summary type="text">Perancangan dan Implementasi Sistem Absensi Siswa Berbasis Web dengan Swafoto Menggunakan Metode Agile pada SMKN 1 Panumbangan
Rahman Ridwan, Fathur
Kehadiran siswa merupakan indikator kedisiplinan yang sangat penting dalam proses belajar mengajar. Namun, SMKN 1 Panumbangan masih menggunakan sistem absensi konvensional yang menyebabkan keterlambatan pengolahan data untuk kebutuhan E-Raport dan pemantauan secara real-time. Proses pencatatan manual memakan waktu 10-15 menit per kelas, rekapitulasi bulanan membutuhkan 3-5 hari kerja, dan dokumen fisik rentan hilang atau rusak. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengimplementasikan sistem absensi siswa berbasis web yang dilengkapi dengan fitur swafoto (selfie) sebagai bentuk validasi kehadiran fisik. Metode pengembangan yang digunakan adalah Agile dengan pendekatan prototype, yang dipilih karena sifatnya yang adaptif, fleksibel, dan berorientasi pada kepuasan pengguna dalam menghadapi kebutuhan instansi pendidikan yang dinamis. Pengembangan dilakukan melalui tiga iterasi: Iterasi 1 membangun fondasi autentikasi dan manajemen data, Iterasi 2 mengembangkan modul absensi inti dan manajemen izin, serta Iterasi 3 menyempurnakan sistem dengan dashboard dan deployment operasional. Sistem ini melibatkan tiga peran utama, yaitu Admin, Wali Kelas, dan Siswa, serta berfokus pada efisiensi rekapitulasi data kehadiran. Hasil pengujian Black Box pada 39 skenario menunjukkan tingkat keberhasilan 100%. Evaluasi efisiensi waktu administrasi mencapai rata-rata 90,6%, dan System Usability Scale (SUS) menghasilkan skor 87,6 dengan kategori "Sangat Baik" (Excellent). Hasil dari penelitian ini adalah sebuah platform digital yang mampu meminimalisir kecurangan melalui validasi visual dan mempercepat penyusunan laporan bulanan maupun semesteran bagi pihak sekolah. Dengan adanya sistem ini, diharapkan manajemen sekolah di SMKN 1 Panumbangan dapat bertransformasi menuju tata kelola yang lebih terintegrasi dan efisien di era industri 4.0
</summary>
<dc:date>2026-09-11T00:00:00Z</dc:date>
</entry>
<entry>
<title>Analisis Perancangan Sistem Informasi Ketenagakerjaan Berbasis Website Menggunakan Metode Kansei Engineering Dan Heuristic Evaluation (Studi Kasus: Dinas Komunikasi Informatika Kota Tasikmalaya)</title>
<link href="http://repository.unigal.ac.id:8080/handle/123456789/9816" rel="alternate"/>
<author>
<name>Permana, Davi Surya</name>
</author>
<id>http://repository.unigal.ac.id:8080/handle/123456789/9816</id>
<updated>2026-09-13T02:34:37Z</updated>
<published>2026-09-11T00:00:00Z</published>
<summary type="text">Analisis Perancangan Sistem Informasi Ketenagakerjaan Berbasis Website Menggunakan Metode Kansei Engineering Dan Heuristic Evaluation (Studi Kasus: Dinas Komunikasi Informatika Kota Tasikmalaya)
Permana, Davi Surya
Perkembangan teknologi informasi mendorong kebutuhan akan sistem informasi ketenagakerjaan berbasis website yang mampu menyajikan informasi secara mudah, terstruktur, dan sesuai dengan kebutuhan pengguna. Permasalahan dalam penyampaian informasi ketenagakerjaan menunjukkan perlunya perancangan antarmuka yang tidak hanya memperhatikan aspek fungsional, tetapi juga kebutuhan emosional pengguna. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kebutuhan emosional pengguna terhadap desain antarmuka sistem informasi ketenagakerjaan serta mengevaluasi usability rancangan menggunakan metode Kansei Engineering dan Heuristic Evaluation pada Dinas Komunikasi Informatika Kota Tasikmalaya.&#13;
Metode Kansei Engineering Type I digunakan dengan instrumen Semantic Differential terhadap lima spesimen website dan tujuh Kansei Word, yaitu Modern, Menarik, Informatif, Profesional, Interaktif, Rapi, dan Kontras. Data dari 52 responden dianalisis menggunakan CCA, PCA, FA, dan PLS. Hasil CCA menunjukkan korelasi tertinggi sebesar 0,970 antara Modern dan Profesional serta terendah 0,573 antara Profesional dan Interaktif. PCA menghasilkan tiga faktor dengan kontribusi F1 85,190%, F2 11,827%, dan kumulatif 97,017%. FA menghasilkan dua dimensi dengan kontribusi D1 62,45% dan D2 24,18%, dengan kumulatif 86,63%. Selanjutnya, PLS menghasilkan nilai All Range 0,115 dengan koefisien tertinggi 0,143, yang digunakan sebagai dasar penentuan rekomendasi elemen desain antarmuka dan diwujudkan dalam prototipe menggunakan Figma.&#13;
Heuristic Evaluation dilakukan oleh tiga expert evaluator berdasarkan sepuluh prinsip usability Nielsen dan menghasilkan tiga temuan usability pada area header, body, dan footer. Nilai Severity Rating berada pada rentang 0,67 hingga 2,00, yang menunjukkan permasalahan pada tingkat kosmetik hingga minor. Perbaikan dilakukan melalui peningkatan kontras warna teks navigasi header, pembesaran ukuran font tanggal berita, dan penambahan padding pada footer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi Kansei Engineering dan Heuristic Evaluation menghasilkan rancangan antarmuka sistem informasi ketenagakerjaan yang sesuai dengan kebutuhan emosional pengguna serta telah melalui evaluasi dan perbaikan usability.
</summary>
<dc:date>2026-09-11T00:00:00Z</dc:date>
</entry>
<entry>
<title>PENERAPAN BUSINESS INTELLIGENCE UNTUK  PEMETAAN POTENSI DESTINASI WISATA  MENGGUNAKAN METODE ROADMAP   BUSINESS INTELLIGENCE   (STUDI KASUS: DINAS PARIWISATA KABUPATEN CIAMIS)</title>
<link href="http://repository.unigal.ac.id:8080/handle/123456789/9812" rel="alternate"/>
<author>
<name>HENDRAWAN, AGUS</name>
</author>
<id>http://repository.unigal.ac.id:8080/handle/123456789/9812</id>
<updated>2026-09-13T02:28:19Z</updated>
<published>2026-08-20T00:00:00Z</published>
<summary type="text">PENERAPAN BUSINESS INTELLIGENCE UNTUK  PEMETAAN POTENSI DESTINASI WISATA  MENGGUNAKAN METODE ROADMAP   BUSINESS INTELLIGENCE   (STUDI KASUS: DINAS PARIWISATA KABUPATEN CIAMIS)
HENDRAWAN, AGUS
Pengelolaan informasi destinasi wisata di Kabupaten Ciamis memerlukan &#13;
penyajian data yang lebih terintegrasi dan sistematis untuk mendukung proses &#13;
analisis pariwisata. Data yang diperoleh dari berbagai sumber memiliki format dan &#13;
karakteristik yang berbeda sehingga diperlukan proses pengolahan untuk &#13;
menghasilkan informasi yang lebih terstruktur dan mudah dianalisis. Kondisi &#13;
tersebut menjadi dasar penerapan Business Intelligence untuk memetakan potensi &#13;
destinasi wisata dengan studi kasus pada Dinas Pariwisata Kabupaten Ciamis. &#13;
Penelitian ini bertujuan menerapkan Business Intelligence menggunakan metode &#13;
Business Intelligence Roadmap untuk mengolah data dan mengidentifikasi &#13;
kelompok potensi destinasi wisata berdasarkan karakteristik data yang tersedia. &#13;
Penelitian dilakukan melalui enam tahapan Roadmap Business Intelligence yaitu &#13;
Justification, Planning, Business Analysis, Design, Construction, dan Deployment. &#13;
Data awal berjumlah 214 destinasi wisata dan diseleksi berdasarkan kelengkapan &#13;
variabel penelitian sehingga diperoleh 88 destinasi yang dapat dianalisis. Variabel &#13;
yang digunakan meliputi Total Wisata nusantara, Rating Google Maps, dan Harga &#13;
Tiket Masuk. Pengolahan data dilakukan menggunakan Python melalui &#13;
preprocessing, normalisasi dengan StandardScaler (Z-Score), pembobotan variabel &#13;
Total Wisata nusantara sebesar 2,5 kali, serta penerapan algoritma K-Means &#13;
Clustering. Elbow Method digunakan untuk menentukan jumlah klaster optimal, &#13;
sedangkan Silhouette Coefficient digunakan untuk mengevaluasi kualitas &#13;
pengelompokan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah klaster optimal &#13;
adalah 3 dengan nilai Silhouette Score sebesar 0,4886. Hasil pengelompokan terdiri &#13;
atas 5 destinasi pada Klaster Potensi Tinggi, 18 destinasi pada Klaster Potensi &#13;
Sedang, dan 65 destinasi pada Klaster Potensi Rendah. Hasil analisis kemudian &#13;
diimplementasikan ke dalam dashboard Business Intelligence menggunakan &#13;
Microsoft Power BI yang menyajikan informasi mengenai persebaran destinasi, &#13;
karakteristik wisata, distribusi kategori wisata, dan hasil clustering secara interaktif &#13;
sebagai pendukung analisis dan pengambilan keputusan berbasis data.
</summary>
<dc:date>2026-08-20T00:00:00Z</dc:date>
</entry>
<entry>
<title>PROSES MANUFAKTUR MESIN DISC MILL DAN MIXER PENGGILING  PAKAN UNGGAS PORTABLE</title>
<link href="http://repository.unigal.ac.id:8080/handle/123456789/9765" rel="alternate"/>
<author>
<name>Muhammad, Iqrok</name>
</author>
<id>http://repository.unigal.ac.id:8080/handle/123456789/9765</id>
<updated>2026-09-12T04:04:56Z</updated>
<published>2026-08-22T00:00:00Z</published>
<summary type="text">PROSES MANUFAKTUR MESIN DISC MILL DAN MIXER PENGGILING  PAKAN UNGGAS PORTABLE
Muhammad, Iqrok
Dependence on relatively expensive commercial feed is one of the challenges faced &#13;
by small-scale poultry farmers. One alternative solution is to produce feed &#13;
independently using an integrated disc mill and mixer. This study aimed to: (1) &#13;
identify the manufacturing process of a portable poultry feed grinding disc mill and &#13;
mixer, including material selection, cutting, forming, machining, joining, and &#13;
component finishing; and (2) analyze the performance of the manufactured &#13;
machine in terms of performance, quality, economic value, and functionality. The &#13;
research methods included a literature review, machine design, preparation of &#13;
tools and materials, manufacturing, assembly, and machine testing.  &#13;
The manufacturing process consisted of material selection, cutting, forming, &#13;
machining, joining, and finishing. Machine testing was conducted to evaluate &#13;
performance, quality, economic value, and functionality, followed by analysis of &#13;
the test results based on the predetermined specifications.  &#13;
Research results indicate that the machine's manufacturing process was &#13;
successfully completed through stages including material selection, cutting, &#13;
forming, machining, joining, and finishing. The machine delivers a production &#13;
capacity of 10.5–16.8 kg/h, energy consumption of 0.72–16.67 Wh/kg, an average &#13;
operating efficiency of 84.27%, vibration levels of 0.550–1.01 mm/s, and noise &#13;
levels of 65.44–67.66 dB. Regarding quality, the grinding fineness on a 60-mesh &#13;
sieve reached 76%–93%, while feed homogeneity showed a Coefficient of Variation &#13;
(CV) of 1.08–1.32. The total manufacturing cost was IDR 935,000, and the machine &#13;
weighed 8.025 kg, thereby meeting portability criteria. Consequently, the resulting &#13;
disc mill and mixer unit offers performance, quality, economic value, and &#13;
functionality suitable for small- to medium-scale poultry feed processing.
Ketergantungan terhadap pakan pabrikan dengan harga yang relatif tinggi menjadi &#13;
salah satu kendala bagi peternak unggas skala kecil. Salah satu alternatif yang dapat &#13;
dilakukan adalah memproduksi pakan secara mandiri menggunakan mesin disc mill &#13;
dan mixer. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengidentifikasi proses manufaktur &#13;
mesin disc mill dan mixer penggiling pakan unggas portable, mulai dari pemilihan &#13;
material, pemotongan, pembentukan, pemesinan, penyambungan hingga finishing &#13;
komponen; dan (2) menganalisis keberhasilan mesin yang dihasilkan ditinjau dari &#13;
aspek kinerja, kualitas, ekonomis, dan fungsional. Metode penelitian meliputi studi &#13;
literatur, perancangan alat, persiapan alat dan bahan, proses manufaktur, perakitan, &#13;
dan pengujian alat. &#13;
Proses manufaktur meliputi pemilihan material, pemotongan, pembentukan, &#13;
pemesinan, penyambungan, dan finishing. Pengujian dilakukan untuk mengetahui &#13;
kinerja, kualitas, nilai ekonomis, dan fungsionalitas mesin, kemudian hasilnya &#13;
dianalisis berdasarkan spesifikasi yang telah ditetapkan. &#13;
Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses manufaktur mesin berhasil dilakukan &#13;
melalui tahapan pemilihan material, pemotongan, pembentukan, pemesinan, &#13;
penyambungan, dan finishing. Mesin menghasilkan kapasitas produksi sebesar &#13;
10,5–16,8 kg/jam, konsumsi energi 0,72–16,67 Wh/kg, efisiensi kerja rata-rata &#13;
84,27%, tingkat getaran 0,550–1,01 mm/s, dan tingkat kebisingan 65,44–67,66 dB. &#13;
Dari aspek kualitas, tingkat kehalusan gilingan pada ayakan 60 mesh mencapai &#13;
76%–93%, sedangkan homogenitas pakan memiliki nilai CV 1,08 – 1,32. Total &#13;
biaya pembuatan mesin sebesar Rp935.000, sedangkan bobot mesin sebesar 8,025 &#13;
kg, sehingga memenuhi kriteria portable. Dengan demikian, mesin disc mill dan &#13;
mixer yang dihasilkan memiliki kinerja, kualitas, nilai ekonomis, dan fungsionalitas &#13;
yang mendukung penggunaannya dalam pengolahan pakan unggas skala kecil &#13;
hingga menengah.
</summary>
<dc:date>2026-08-22T00:00:00Z</dc:date>
</entry>
</feed>
