<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/">
<title>J-KIP (Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan)</title>
<link href="http://repository.unigal.ac.id:8080/handle/123456789/2495" rel="alternate"/>
<subtitle/>
<id>http://repository.unigal.ac.id:8080/handle/123456789/2495</id>
<updated>2026-10-10T01:27:05Z</updated>
<dc:date>2026-10-10T01:27:05Z</dc:date>
<entry>
<title>Pengaruh Literasi Keuangan terhadap Perilaku Konsumsi Siswa di SMA negeri 1 Banjar</title>
<link href="http://repository.unigal.ac.id:8080/handle/123456789/10199" rel="alternate"/>
<author>
<name>Gantikasari, Lina</name>
</author>
<id>http://repository.unigal.ac.id:8080/handle/123456789/10199</id>
<updated>2026-09-17T05:58:16Z</updated>
<published>2026-08-07T00:00:00Z</published>
<summary type="text">Pengaruh Literasi Keuangan terhadap Perilaku Konsumsi Siswa di SMA negeri 1 Banjar
Gantikasari, Lina
Lina Gantikasari (2107220018). Pengaruh Literasi Keuangan terhadap Perilaku Konsumsi Siswa di SMA Negeri 1 Banjar (Studi Deskriptif Korelasional pada Siswa Kelas X dan XI SMA Negeri 1 Banjar Tahun Ajaran 2025/2026). Di bawah bimbingan Rini Agustin Eka Yanti, S.Pd., M.Pd. sebagai pembimbing I dan Firman Aryansyah, S.Pd., M.Pd. sebagai pembimbing II.&#13;
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat literasi keuangan, gambaran perilaku konsumsi, serta pengaruh literasi keuangan terhadap perilaku konsumsi siswa kelas X dan XI SMA Negeri 1 Banjar. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif korelasional dengan pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X dan XI SMA Negeri 1 Banjar Tahun Ajaran 2025/2026 dengan sampel sebanyak 333 siswa yang diambil menggunakan teknik proportionate stratified random sampling. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner dan dokumentasi. Analisis data menggunakan regresi linear sederhana dan uji hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) tingkat literasi keuangan siswa berada pada kategori baik dengan nilai rata-rata sebesar 3,96; (2) perilaku konsumsi siswa berada pada kategori cukup baik dengan nilai rata-rata sebesar 2,88; dan (3) literasi keuangan tidak berpengaruh secara signifikan terhadap perilaku konsumsi siswa kelas X dan XI SMA Negeri 1 Banjar. Temuan penelitian menunjukkan bahwa meskipun tingkat literasi keuangan siswa tergolong baik, perilaku konsumsi siswa belum sepenuhnya dipengaruhi oleh literasi keuangan. Dengan demikian, perilaku konsumsi siswa diduga juga dipengaruhi oleh faktor-faktor lain di luar variabel yang diteliti, seperti kontrol diri, pengaruh teman sebaya, media sosial, serta lingkungan keluarga.
</summary>
<dc:date>2026-08-07T00:00:00Z</dc:date>
</entry>
<entry>
<title>TUTORS’ PERCEPTIONS OF USING YOUTUBE ENGLISH CLIPS FOR VOCABULARY MASTERY AMONG YOUNG LEARNERS (A CASE STUDY AT BUMI NENG MOM COMMUNITY)</title>
<link href="http://repository.unigal.ac.id:8080/handle/123456789/10146" rel="alternate"/>
<author>
<name>Setia Maulana, Yana</name>
</author>
<id>http://repository.unigal.ac.id:8080/handle/123456789/10146</id>
<updated>2026-09-16T19:49:00Z</updated>
<published>2026-09-12T00:00:00Z</published>
<summary type="text">TUTORS’ PERCEPTIONS OF USING YOUTUBE ENGLISH CLIPS FOR VOCABULARY MASTERY AMONG YOUNG LEARNERS (A CASE STUDY AT BUMI NENG MOM COMMUNITY)
Setia Maulana, Yana
This study examined how English tutors used YouTube clips to support vocabulary learning among young learners at Bumi Neng Mom Community and how the tutors evaluated the medium in their teaching practice. The study responded to the growing use of digital video in English instruction and the limited attention given to tutor practices in non-formal learning environments. A qualitative case study was conducted with two English tutors who regularly taught children and incorporated YouTube English clips into their lessons. Data were gathered through classroom observations and semi-structured interviews, then organised through descriptive and thematic analysis. The findings indicate that the tutors integrated YouTube through purposeful clip selection, pre-viewing preparation, guided viewing, post-viewing reinforcement, and classroom management. Narrative-based and song-based clips were used in different ways, with the former supporting contextual interpretation and the latter encouraging repetition and recall. The tutors perceived the clips as useful for pronunciation, vocabulary memorisation, participation, and classroom engagement. Nevertheless, learners could become more attentive to animation, music, rhythm, or lyrics than to vocabulary meaning. The study concludes that YouTube is most useful as supplementary media when tutors provide explicit guidance, repetition, explanation, contextual practice, and opportunities for later vocabulary recycling.
</summary>
<dc:date>2026-09-12T00:00:00Z</dc:date>
</entry>
<entry>
<title>PENGARUHPENGGUNAANMEDIAPEMBELAJARAN  AUDIOVISUALBERBASISVIDEOANIMASITERHADAP  HASILBELAJARPESERTADIDIKKELASXIPSSMA  NEGERI 3 CIAMIS</title>
<link href="http://repository.unigal.ac.id:8080/handle/123456789/7159" rel="alternate"/>
<author>
<name>Marselina, Dwina</name>
</author>
<id>http://repository.unigal.ac.id:8080/handle/123456789/7159</id>
<updated>2025-09-01T10:01:18Z</updated>
<published>2025-07-30T00:00:00Z</published>
<summary type="text">PENGARUHPENGGUNAANMEDIAPEMBELAJARAN  AUDIOVISUALBERBASISVIDEOANIMASITERHADAP  HASILBELAJARPESERTADIDIKKELASXIPSSMA  NEGERI 3 CIAMIS
Marselina, Dwina
Dwina Marselina (2107210113) “Pengaruh Pengunaan Media Pembelajaran&#13;
 Audiovisual Berbasis Video Animasi Terhadap Hasil Belajar Peserta Didik Kelas X&#13;
 IPS SMAN 3 Ciamis” penulisan skripsi ini dibawah bimbingan Ibu Dedeh, S.Pd.,&#13;
 M.Pd., dan Bapak Nur Rizqi Arifin, S.Pd., M.Pd.&#13;
 Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar peserta didik dimana yang&#13;
 belum memenuhi KKTP sebanyak 55% dan yang baru mencapai KKTP 43% Menyikapi&#13;
 permasalahan tersebut, penulis menerapkan media pembelajaran audiovisual berbasis&#13;
 video animasi pada kelas eksperimen dan membandingkan dengan media konvensional&#13;
 yang selama ini digunakan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui: 1).Perbedaan hasil&#13;
 belajar peserta didik yang menggunakan media pembelajaran audiovisual berbasis video&#13;
 animasi pada pengukuran awal (Pretest) dan pengukuran akhir (Posttest) dikelas&#13;
 eksperimen. 2).Perbedaan hasil belajar peserta didik yang menggunakan media&#13;
 pembelajaran konvensional pada pengukuran awal (Pretest) dan pengukuran akhir&#13;
 (postest) di kelas kontrol. 3).Perbedaan hasil belajar peserta didik yang menggunakan&#13;
 media pembelajaran audiovisual berbasis video animasi dengan yang menggunakan&#13;
 media konvesional pada pengukuran akhir (posttest). Metode penelitian yang digunakan&#13;
 yaitu metode eksperimen dengan desain non-equivalent control group design. Teknik&#13;
 analisis data yang digunakan adalah Uji t.&#13;
 Penelitian ini menghasilkan beberapa kesimpulan sebagai berikut: 1) Terdapat perbedaan&#13;
 hasil belajar peserta didik yang menggunakan media pembelajaran audiovisual berbasis&#13;
 video animasi pada pengukuran awal (Pretest) dan Pengukuran akhir (Posttest) di kelas&#13;
 eksperimen. 2). Terdapat perbedaan hasil belajar peserta didik yang menggunakan media&#13;
 konvensional pada pengukuran awal (Pretest) dan pengukuran Akhir (Posttest) di kelas&#13;
 kontrol. 3). Terdapat perbedaan hasil belajar peserta didik yang menggunakan media&#13;
 pembelajar audiovisual berbasis video animasi terhadap hasil belajar peserta didik pada&#13;
 kelas eksperimen dibanding dengan hasil belajar peserta didik di kelas kontrol pada&#13;
 pengukuran akhir (Posttest).
</summary>
<dc:date>2025-07-30T00:00:00Z</dc:date>
</entry>
<entry>
<title>PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN DISCOVERY  LEARNING TERHADAP KEMAMPUAN BERFIKIR KREATIF  SISWA DI SMA NEGERI 2 CIAMIS  (Studi Quasi Eksperimen pada Mata Pelajaran Ekonomi Elastisitas  Permintaan dan Penawaran Kelas XE)</title>
<link href="http://repository.unigal.ac.id:8080/handle/123456789/7158" rel="alternate"/>
<author>
<name>Fathir, Fazhira Fizrina</name>
</author>
<id>http://repository.unigal.ac.id:8080/handle/123456789/7158</id>
<updated>2025-09-01T09:30:23Z</updated>
<published>2025-07-30T00:00:00Z</published>
<summary type="text">PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN DISCOVERY  LEARNING TERHADAP KEMAMPUAN BERFIKIR KREATIF  SISWA DI SMA NEGERI 2 CIAMIS  (Studi Quasi Eksperimen pada Mata Pelajaran Ekonomi Elastisitas  Permintaan dan Penawaran Kelas XE)
Fathir, Fazhira Fizrina
ABSTRAK  &#13;
Fazhira Fizrina Fathir (2107210112), “Pengaruh Model Pembelajaran Discovery &#13;
Learning Terhadap Kemampuan Berfikir Kreatif Siswa di SMA Negeri 2 &#13;
Ciamis”, penulisan skripsi ini dibawah bimbingan ibu Yuyun Susanti, S.Pd., &#13;
M.Pd. dan bapak Firman Aryansyah, S.Pd., M.Pd.  &#13;
Rendahnya kemampuan berpikir kreatif siswa menjadi permasalahan utama dalam &#13;
penelitian ini. Kemampuan berpikir kreatif merupakan salah satu indikator &#13;
penting dalam keterampilan yang perlu dikembangkan dalam proses &#13;
pembelajaran. Peneliti berasumsi bahwa penerapan model pembelajaran &#13;
Discovery Learning dapat meningkatkan kemampuan berfikir kreatif siswa &#13;
melalui kegiatan eksplorasi, analitis dan penemuan mandiri terhadap konsep yang &#13;
dipelajari. Tujuan penelitian: (1) Perbedaan kemampuan berfikir kreatif siswa &#13;
yang menggunakan model pembelajaran Discovery Learning pada pengukuran &#13;
awal (Pretest) dan pengukuran akhir (Posttest) di kelas Eksperimen; (2) &#13;
Perbedaan kemampuan berfikir kreatif siswa yang menggunakan metode &#13;
pembelajaran konvensional pada pengukuran awal (pretest) dan pengukuran akhir &#13;
(Posttest) di kelas Kontrol; (3) Perbedaan kemampuan berfikir siswa yang &#13;
menggunakan model pembelajaran Discovery Learning dengan yang &#13;
menggunakan metode pembelajaran Konvensional pada pengukuran Akhir &#13;
(Posttest). Metode yang digunakan adalah eksperimen semu dengan desain &#13;
Nonequivalent Control Group design. Teknik analisis data yang digunakan adalah &#13;
uji t. Data dikumpulkan melalui pengukuran awal (pretest) dan pengukuran akhir &#13;
(posttest) di kelas eksperimen dan kelas kontrol.  &#13;
Hasilnya penelitian menunjukan: (1) Terdapat Perbedaan kemampuan berfikir &#13;
kreatif siswa yang menggunakan model pembelajaran Discovery Learning pada &#13;
pengukuran awal (Pretest) dan pengukuran akhir (Posttest) di kelas Eksperimen. &#13;
(2) Terdapat Perbedaan kemampuan berfikir kreatif siswa yang menggunakan &#13;
metode pembelajaran konvensional pada pengukuran awal (pretest) dan &#13;
pengukuran akhir (Posttest) di kelas Kontrol. (3) Terdapat Perbedaan kemampuan &#13;
berfikir siswa yang menggunakan model pembelajaran Discovery Learning &#13;
dengan yang menggunakan metode pembelajaran Konvensional pada pengukuran &#13;
Akhir (Posttest). &#13;
Kata kunci: model pembelajaran Discovery Learning, berfikir kreatif
</summary>
<dc:date>2025-07-30T00:00:00Z</dc:date>
</entry>
</feed>
