Abstract:
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya kelincahan dalam permainan
bulutangkis sebagai salah satu komponen kondisi fisik yang berpengaruh terhadap
kemampuan bergerak cepat, mengubah arah, serta mempertahankan keseimbangan
saat pertandingan berlangsung. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui
pengaruh bentuk latihan shadow badminton terhadap peningkatan kelincahan
pemain bulutangkis di PB. Kurnia Tasikmalaya.
Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen dengan desain
One-Group Pretest-Posttest Design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh
pemain PB. Kurnia Tasikmalaya yang berjumlah 32 orang. Teknik pengambilan
sampel menggunakan total sampling, sehingga seluruh populasi dijadikan sampel
penelitian. Instrumen penelitian yang digunakan untuk mengukur kelincahan
adalah Tes Hexagon Agility. Prosedur penelitian dilakukan melalui tes awal
(pretest), pemberian perlakuan berupa latihan shadow badminton, dan tes akhir
(posttest).
Hasil analisis data menunjukkan bahwa data penelitian berdistribusi normal
berdasarkan uji normalitas Shapiro-Wilk, baik pada data pretest maupun posttest,
karena nilai signifikansi lebih besar dari taraf signifikansi yang digunakan. Selain
itu, hasil uji homogenitas varians menunjukkan bahwa data memiliki varians yang
homogen. Hasil uji Paired Samples Test menunjukkan adanya perubahan hasil tes
kelincahan antara sebelum dan sesudah diberikan perlakuan latihan shadow
badminton. Dengan demikian, latihan shadow badminton memberikan pengaruh
terhadap peningkatan kelincahan pemain bulutangkis di PB. Kurnia Tasikmalaya.