| dc.description.abstract |
Dalam olahraga motivasi terbagi menjadi dua yaitu motivasi intrinsik yang berasal dari dalam diri seseorang dan motivasi ekstrinsik yang berasal dari luar diri seseorang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui “motivasi siswa SLTP yang mengikuti olahraga karate di dojo se-wilayah Se-Kecamatan Cineam”. Dalam penelitian ini penulis menggunakan metode angket dalam mengumpulkan data penelitian. Populasi dan sampel dalam penelitian ini adalah Siswa SLTPSe-Cineam yang mengikuti olahraga karate di dojo se-wilayah Se-Kecamatan Cineam. Jumlah keseluruhan populasi adalah 57 orang yang berlatih di tiga dojo yaitu dojo SLTP , dojo GOR Cineam. Dengan menggunakan rumus Slovin, maka penulis akhirnya mengambil sampel 36 siswa.
Sebelum menyebarkan angket penelitian yang sesungguhnya, penulis menyebarkan terlebih dahulu angket uji coba yang terdiri dari 38 butir angket untuk variabel motivasi (X) dan 5 butir angket untuk variabel mengikuti olahraga karate (Y) kepada 30 orang responden siswa SLTP. Dari pengujian validitas dan reliabilitas uji coba angket, penulis tidak bisa memakai 8 butir angket untuk variabel X dan tidak membuang satupun butir angket pada variabel Y karena sudah valid dan reliabel. Setelah itu, penulis baru menyebarkan angket yang sudah valid dan reliabel tersebut kepada 36 responden. Data angket yang penulis peroleh selanjutnya diinput dengan menggunakan SPSS for windows 16.0. dari input data tersebut penulis dapat mengetahui bahwa Motivasi instrinsik pada diri siswa SLTP dalam mengikuti olahraga karate di dojo se-wilayah cabang Se-Kecamatan Cineam dalam kategori tinggi (73,5%), sedangkan motivasi ekstrinsik dalam mengikuti mengikuti olahraga karate di dojo se-wilayah cabang Se-Kecamatan Cineam dalam kategori tinggi pula (81,8%).
Tingginya motivasi intrinsik pada siswa SLTP Se-Cineam dalam mengikuti olahraga karate disebabkan mereka telah memiliki derajat kesehatan yang sangat tinggi (80,46%), memiliki perhatian yang tinggi (72,56%), memiliki minat yang tinggi (68,59%), serta memiliki bakat dalam bidang olahraga yang tinggi (66,98%). Sedangkan tingginya motivasi ekstrinsik siswa SLTP dalam mengikuti olahraga karate disebabkan disebabkan karena metode latihannya memiliki variasi yang tinggi (73,52%), peralatan yang ada memiliki inovasi dan kelengkapan yang tinggi (61,30%), waktu latihan memiliki kesesuaian dengan kondisi siswa/siswi yang sedang (59,51%) serta kondisi lingkungan yang mendukung tinggi (70,74%).
Hubungan antara motivasi siswa SLTP dengan mengikuti mengikuti olahraga karate di dojo se-wilayah cabang Se- Kecamatan Cineam adalah sangat kuat dengan nilai r = 0,823. Artinya semakin baik motivasi siswa SLTP yang mengikuti olahraga karate maka semakin aktif pula siswa tersebut mengikuti latihan. |
en_US |