Abstract:
Hospitalisasi pada anak sering menimbulkan kecemasan akibat lingkungan yang asing, prosedur medis, serta perpisahan dengan keluarga dan aktivitas sehari-hari. Kondisi ini dapat memengaruhi kenyamanan, proses adaptasi, dan pemulihan anak selama menjalani perawatan. Salah satu intervensi nonfarmakologis yang dapat digunakan untuk mengurangi kecemasan pada anak adalah terapi bermain. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas terapi bermain terhadap penurunan tingkat kecemasan pada anak yang mengalami hospitalisasi. Metode yang digunakan adalah literature review dengan pendekatan sistematis melalui pencarian artikel, seleksi berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi, penilaian kualitas artikel, serta sintesis hasil penelitian. Sebanyak 9 artikel memenuhi kriteria untuk dianalisis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa berbagai bentuk terapi bermain seperti mewarnai, puzzle, plastisin, clay, playdough, storytelling, dan permainan edukatif lainnya secara konsisten efektif dalam menurunkan tingkat kecemasan anak selama hospitalisasi. Efektivitas terapi bermain dipengaruhi oleh mekanisme distraksi, relaksasi, ekspresi emosi, serta peningkatan kemampuan koping anak terhadap stres hospitalisasi. Kesimpulannya, terapi bermain memiliki potensi sebagai intervensi komplementer yang efektif dalam membantu menurunkan kecemasan dan meningkatkan kenyamanan psikologis anak selama menjalani perawatan di rumah sakit.
Kata Kunci: terapi bermain, kecemasan anak, hospitalisasi