Abstract:
Pendahuluan: Gastritis merupakan kondisi peradangan dan pembengkakan pada
lambung yang dapat bersifat akut maupun kronis yang dapat menyebabkan nyeri
pada ulu hati atau nyeri epigastrum. Penyakit ini dapat bersifat akut, kronis, atau
terlokalisasi. Secara fisiologis, nyeri pada kondisi gastritis yang berulang dapat
melemahkan sistem kekebalan tubuh, meningkatkan sekresi asam lambung, serta
menyebabkan ketegangan otot di area perut. Mayoritas pasien gastritis mengalami
nyeri ringan, sedang hingga nyeri berat terkontrol. Gastritis merupakan salah satu
penyakit yang banyak dijumpai di ruangan rawat penyakit dalam dan merupakan
salah satu penyakit yang banyak di keluhkan oleh masyarakat, baik remaja
maupun orang dewasa. Penerapan terapi relaksasi autogenik dalam asuhan
keperawatan pada pasien dengan gastritis dapat menurunkan tingkat nyeri melalui
mekanisme pengendalian respon fisiologis tubuh terhadap stres dan ketegangan
otot. Relaksasi autogenik berfokus pada auto sugesti dan latihan pernapasan untuk
menciptakan ketenangan fisik serta mental. Teknik ini membantu menurunkan
stres dan ketegangan otot yang sering kali memperburuk gejala gastritis. Metode:
Laporan hasil studi kasus ini menggunakan desain studi kasus tunggal dengan
subjek adalah pasien gastritis dengan masalah keperawatan nyeri akut dan
intervensi menggunakan observasi skala nyeri setelah relaksasi autogenik. Hasil
dan pembahasan: Setelah dilakukan implementasi relaksasi autogenik pad Ny. R
dengan masalah keperawatan nyeri akut, terjadi penurunan skala nyeri dari skala 4
menjadi skala 2 pada hari kedua dan menjadi skala 0 pada hari ke 3, yang diukur
menggunakan skala Numeric Rating Scale (NRS). Kesimpulan: Pada kasus ini
terjadi penurunan nyeri setelah penerapan relaksasi autogenik