Abstract:
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN IBU HAMIL
TENTANG HIPEREMESIS GRAVIDARUM DENGAN
STATUS HIPEREMESIS GRAVIDARUM
DI RSUD KAWALI TAHUN 2026
Ika Komariah1
Program Studi Sarjana Kebidanan,
Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Galuh
Email : ikakomariah04@gmail.com
ABSTRAK
Hiperemesis gravidarum (HEG) merupakan komplikasi kehamilan yang ditandai dengan mual dan muntah berlebihan sehingga dapat menyebabkan dehidrasi, gangguan elektrolit, dan penurunan berat badan. Kondisi ini menjadi salah satu penyebab utama rawat inap pada trimester pertama kehamilan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan ibu hamil tentang hiperemesis gravidarum dengan status hiperemesis gravidarum di RSUD Kawali Tahun 2026. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain deskriptif korelasi dan pendekatan cross-sectional. Populasi penelitian berjumlah 80 ibu hamil, dengan teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan dianalisis menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki tingkat pengetahuan cukup, yaitu 40 responden (50,0%). Pada kelompok tersebut, 25 responden (31,3%) mengalami hiperemesis gravidarum dan 15 responden (18,8%) tidak mengalaminya. Hasil uji Chi-Square menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan ibu hamil dengan kejadian hiperemesis gravidarum (p<0,001). Disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang bermakna antara tingkat pengetahuan ibu hamil tentang hiperemesis gravidarum dengan status hiperemesis gravidarum di RSUD Kawali Tahun 2026.
Kata Kunci : Hiperemesis Gravidarum, Ibu Hamil, Status Hiperemesis Gravidarum, Tingkat Pengetahuan.