| dc.description.abstract |
Nurul Naila Agustin, Nim 3402220183. “Pengembangan Model Green HRM untuk Meningkatkan Keberlanjutan Lingkungan di Instansi Pemerintah Indonesia (Studi Kasus di Dinas Lingkungan Hidup Kota Banjar)”. Dibawah bimbingan Mukhtar Abdul Kader, S.E., M.M. (Pembimbing I) dan M. zaki Rahman, S.Ag., M. Ag., M.M. (Pembimbing II).
Penelitian ini difokuskan pada pengembangan model Green Human Resource Management (Green HRM) untuk meningkatkan keberlanjutan lingkungan di Dinas Lingkungan Hidup Kota Banjar. Permasalahan dalam penelitian ini meliputi: Bagaimana penerapan Green HRM di Dinas Lingkungan Hidup Kota Banjar, bagaimana proses pengembangan model Green HRM yang sesuai dengan karakteristik birokrasi dan kondisi sumber daya manusia, serta bagaimana peran Green HRM dalam mendukung peningkatan keberlanjutan lingkungan. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis penerapan, proses pengembangan model, serta peran Green HRM dalam meningkatkan keberlanjutan lingkungan. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam terhadap empat informan, observasi, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dengan menggunakan teknik triangulasi untuk menjamin keabsahan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan Green HRM di Dinas Lingkungan Hidup Kota Banjar telah berjalan dan memberikan dampak positif terhadap peningkatan kesadaran dan perilaku pegawai yang lebih ramah lingkungan, efisiensi penggunaan sumber daya, serta partisipasi dalam kegiatan lingkungan. Implementasi tersebut dilakukan melalui tiga dimensi utama, yaitu Green Training and Development, Green Performance and Reward System, dan Green Employee Involvement. Namun demikian, pelaksanaannya masih memerlukan penguatan, terutama dalam aspek standarisasi program, pengembangan modul pelatihan, serta penyusunan indikator kinerja lingkungan yang lebih terstruktur. Proses pengembangan model Green HRM di DLH Kota Banjar bersifat adaptif dan kontekstual, menyesuaikan dengan karakteristik birokrasi dan kondisi sumber daya manusia, serta telah terintegrasi dalam praktik operasional meskipun belum sepenuhnya terformalisasi dalam sistem yang terstandarisasi. Selain itu, Green HRM berperan dalam mendukung keberlanjutan lingkungan melalui peningkatan praktik kerja ramah lingkungan, pengelolaan sampah berbasis 3R (Reduce,Reuse,Recycle), efisiensi energi, serta keterlibatan aktif pegawai dalam kegiatan konservasi dan edukasi lingkungan. Dengan demikian, Green HRM di DLH Kota Banjar telah menjadi instrumen penting dalam mendukung keberlanjutan lingkungan, serta memiliki potensi untuk dikembangkan lebih lanjut secara sistematis dan berkelanjutan. |
en_US |
| dc.description.sponsorship |
Mukhtar Abdul Kader, S.E., M.M. (Pembimbing I) dan M. Zaki Rahman, S.Ag., M. Ag., M.M. (Pembimbing II). |
en_US |