Abstract:
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan pengawasan pada pemeliharaan Daerah Irigasi Cikunten II berdasarkan Permen PUPR Nomor 12/PRT/M/2015 serta mengidentifikasi potensi penumpukan sedimen. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Penilaian dilakukan berdasarkan enam parameter, yaitu prasarana fisik, produktivitas tanam, sarana penunjang, organisasi personalia, dokumentasi, dan Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan pengawasan dan pemeliharaan memperoleh nilai rata-rata sebesar 4,16 dengan persentase 83,11%, sehingga termasuk dalam kategori sangat baik. Namun, hasil observasi masih menemukan penumpukan sedimen pada beberapa bagian saluran irigasi. Kondisi tersebut belum mengganggu aliran air secara signifikan, tetapi apabila tidak ditangani melalui pemeliharaan secara berkala, berpotensi mengurangi kapasitas saluran dan memengaruhi kelancaran distribusi air. Oleh karena itu, diperlukan pengawasan dan pemeliharaan secara rutin untuk menjaga kondisi jaringan irigasi tetap optimal. Kata kunci: pengawasan, pemeliharaan, jaringan irigasi, sedimen.