Abstract:
Diabetes Mellitus (DM) pada usia remaja memberikan tantangan psikologis yang besar karena ketidaksiapan dalam menghadapi manajemen penyakit kronis jangka panjang. Ketidakpatuhan dalam pengelolaan mandiri berisiko menyebabkan komplikasi fisik dan menghambat pencapaian potensi diri atau aktualisasi diri pasien. Studi kasus ini bertujuan untuk menganalisis penerapan intervensi Diabetes Self-Management Education (DSME) dalam menstabilkan kadar glukosa darah dan mendukung pemenuhan kebutuhan aktualisasi diri pada Nn. S yang berusia 17 tahun di wilayah kerja Puskesmas Cidolog. Metode yang digunakan adalah deskriptif analitik dengan pendekatan proses asuhan keperawatan keluarga selama tujuh hari. Masalah keperawatan yang ditemukan adalah ketidakstabilan kadar glukosa darah, manajemen keluarga tidak efektif, dan defisit pengetahuan. Intervensi DSME dilakukan melalui pemberian edukasi terstruktur mengenai pola makan, aktivitas fisik, pemantauan gula darah mandiri, dan dukungan psikososial. Hasil evaluasi menunjukkan penurunan kadar GDS yang signifikan dari 280 mg/dL menjadi 148 mg/dL. Selain itu, pasien menunjukkan peningkatan kepercayaan diri dalam mengelola diet secara mandiri dan mulai kembali aktif dalam kegiatan sosial sekolah. Simpulan dari studi ini adalah DSME efektif dalam meningkatkan kontrol glikemik dan menjadi fondasi penting bagi remaja dengan DM untuk mencapai tahap aktualisasi diri melalui kemandirian perawatan diri.
Description:
Pembimbing 1: Asri Aprilia Rohman, S.Kep., Ners., M.Kes.
Pembimbing 2: Yoga Ginanjar, S.Kep., Ners., M.Kep., Sp.Kep.Kom
Penguji 1: Ade Sity Riyantina, S.Kep., Ners., M.Kep