Unigal Repository

Kritik Politik dalam Media Sosial X (Alternatif Pengayaan Bahan Ajar Teks Kritik)

Show simple item record

dc.contributor.author Sya'bani, Muhammad Syahrul
dc.date.accessioned 2026-09-09T03:20:22Z
dc.date.available 2026-09-09T03:20:22Z
dc.date.issued 2026-08-19
dc.identifier.other Syahrul
dc.identifier.uri http://repository.unigal.ac.id:8080/handle/123456789/9435
dc.description.abstract Muhammad Syahrul Sya’bani. KRITIK POLITIK DALAM MEDIA SOSIAL X (ALTERNATIF PENGAYAAN BAHAN AJAR TEKS KRITIK). Skripsi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Galuh Ciamis. Juli 2026. Penelitian ini mengkaji karakteristik teks kritik politik dalam media sosial X (dahulu Twitter) serta kelayakannya sebagai alternatif pengayaan bahan ajar teks kritik pada pembelajaran Bahasa Indonesia Kelas XII SMA. Penelitian dilatarbelakangi oleh kesenjangan antara tuntutan kurikulum yang menghendaki peserta didik mampu berpikir kritis dan evaluatif dengan minimnya contoh teks kritik yang kontekstual dan aktual dalam bahan ajar yang tersedia. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan Analisis Wacana Kritis model Fairclough (1995), yang mencakup tiga dimensi analisis, yaitu dimensi teks, dimensi praktik wacana, dan dimensi praktik sosial. Data penelitian berupa sepuluh unggahan teks kritik politik yang dipublikasikan oleh sepuluh akun media sosial X pada periode Januari–Juni 2026, meliputi kritik terhadap kebijakan pendidikan maupun tata kelola pemerintahan secara umum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesepuluh teks memiliki struktur kritik yang lengkap (pengenalan isu, argumentasi, dan penilaian) dengan strategi retorika yang beragam, seperti ironi, antithesis, metafora, dan intertekstualitas. Secara praktik wacana, teks-teks tersebut diproduksi oleh berbagai latar belakang penulis dan didistribusikan secara organik melalui jaringan pengikut. Secara praktik sosial, teks-teks tersebut merepresentasikan wacana akuntabilitas negara dan berfungsi sebagai mekanisme kontrol demokratis. Berdasarkan kriteria kelayakan bahan ajar pengayaan Prastowo (2015), yaitu relevansi, kontekstualitas dan aktualitas, kesesuaian tingkat peserta didik, serta kebermaknaan, kesepuluh teks dinyatakan layak dijadikan alternatif pengayaanp bahan ajar teks kritik. Penelitian ini menghasilkan produk berupa materi ajar dan modul ajar teks kritik berbasis media sosial X yang dapat dimanfaatkan guru dalam pembelajaran teks kritik di SMA kelas XII. en_US
dc.description.sponsorship Pembimbing 1: Dr. R. Hendaryan. Drs., M.M. Pembimbing 2: H.R. Herdiana. Drs., M.M en_US
dc.language.iso other en_US
dc.subject Media sosial X en_US
dc.subject Kritik Politik en_US
dc.subject Teks kritik en_US
dc.subject Analisis wacana kritis en_US
dc.title Kritik Politik dalam Media Sosial X (Alternatif Pengayaan Bahan Ajar Teks Kritik) en_US
dc.type Other en_US


Files in this item

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record

Search Repository


Browse

My Account