Abstract:
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh belum optimalnya implementasi Program Smart Village di Desa Baregbeg Kecamatan Baregbeg Kabupaten Ciamis. Kondisi tersebut ditunjukkan oleh masih rendahnya kompetensi digital aparatur desa, kurangnya sosialisasi program kepada masyarakat, serta belum meratanya pemanfaatan layanan digital yang disediakan melalui website desa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis inovasi Pemerintah Desa Baregbeg dalam implementasi Program Smart Village berdasarkan atribut inovasi yang dikemukakan Rogers, yaitu relative advantage, compatibility, complexity, trialability, dan observability. Penelitian ini menggunakan desain penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Sumber data terdiri atas data primer dan data sekunder. Data primer diperoleh dari tujuh informan yang meliputi Kepala Desa, Badan Permusyawaratan Desa, Operator Sistem Informasi Desa, dan Kepala Dusun yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model interaktif yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, dengan uji keabsahan data melalui triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi website desa sebagai inovasi dalam Program Smart Village telah memberikan manfaat berupa kemudahan akses informasi, peningkatan efisiensi kerja aparatur, serta mendukung keterbukaan informasi kepada masyarakat. Namun, pelaksanaannya belum sepenuhnya optimal karena masih terdapat keterbatasan kemampuan teknis aparatur dalam pengelolaan sistem, rendahnya literasi digital masyarakat, serta kurang optimalnya pemanfaatan website desa sebagai media pelayanan dan informasi publik. Disimpulkan bahwa inovasi Pemerintah Desa dalam Program Smart Village telah berjalan cukup baik, tetapi masih memerlukan penguatan kapasitas aparatur, peningkatan literasi digital masyarakat, dan optimalisasi pengelolaan website desa. Oleh karena itu, pemerintah desa perlu meningkatkan pelatihan, sosialisasi, dan pengembangan layanan digital agar manfaat program dapat dirasakan secara lebih luas dan berkelanjutan.