Abstract:
Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan karakteristik kesantunan berbahasa berdasarkan
prinsip kesantunan Leech dalam tuturan antartokoh film Ancika: Dia yang Bersamaku 1995
karya Pidi Baiq, serta menghasilkan pengayaan bahan ajar teks negosiasi berbasis hasil analisis
tersebut. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan sumber data berupa
dialog antartokoh dalam film tersebut. Pengumpulan data dilakukan melalui teknik simak catat
dan dokumentasi, sedangkan analisis data mencakup tahap penyederhanaan, penyajian, dan
penarikan simpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) terdapat 34 data pematuhan
prinsip kesantunan (83%) dan 7 data pelanggaran (17%), dengan maksim pujian sebagai
maksim yang paling banyak dipatuhi sekaligus paling banyak dilanggar; (2) hasil analisis
diimplikasikan sebagai pengayaan bahan ajar teks negosiasi pada pembelajaran Bahasa
Indonesia jenjang SMA yang memuat materi, contoh tuturan santun dan tidak santun, serta
tugas mandiri. Dengan demikian, film ini berpotensi menjadi sumber bahan ajar teks negosiasi
yang kontekstual dan relevan bagi siswa SMA.