Abstract:
Penelitian ini difokuskan pada Pengaruh Biaya Produksi dan Beban Operasional Terhadap Profitabilitas (Pada PT Ultrajaya Milk Industry & Trading Company Tbk. Periode 2015-2024). Permasalahan yang dihadapi dalam penelitian ini meliputi: 1]. Apakah biaya produksi berpengaruh terhadap profitabilitas PT Ultrajaya Milk Industry & Trading Company Tbk? 2]. Apakah beban operasional berpengaruh terhadap profitabilitas PT Ultrajaya Milk Industry & Trading Company Tbk? 3]. Apakah biaya produksi dan beban operasional berpengaruh terhadap profitabilitas PT Ultrajaya Milk Industry & Trading Company Tbk? Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis 1]. Pengaruh biaya produksi terhadap profitabilitas PT Ultrajaya Milk Industry & Trading Company Tbk. 2]. Pengaruh beban operasional terhadap profitabilitas PT Ultrajaya Milk Industry & Trading Company Tbk. 3]. Pengaruh biaya produksi dan beban operasional terhdap profitabilitas PT Ultrajaya Milk Industry & Trading Company Tbk.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dan verifikatif dengan pendekatan kuantitatif. Data yang digunakan merupakan data sekunder dengan teknik pengumpulan data dilakukan melalui studi dokumentasi menggunakan laporan keuangan PT Ultrajaya Milk Industry & Trading Company Tbk periode 2015–2024. Analisis data yang digunakan meliputi analisis regresi linier sederhana, koefisien korelasi sederhana, regresi linier berganda, koefisien korelasi sederhana, koefisien korelasi berganda, koefisien determinasi, uji t, dan uji F.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial biaya produksi memiliki hubungan negatif dan sangat lemah terhadap profitabilitas dengan koefisien korelasi sebesar -0,203 dan tidak berpengaruh signifikan, sedangkan beban operasional memiliki hubungan negatif dan lemah dengan koefisien korelasi sebesar -0,392 serta juga tidak berpengaruh signifikan terhadap profitabilitas. Secara simultan, biaya produksi dan beban operasional memiliki hubungan sedang terhadap profitabilitas dengan koefisien korelasi berganda sebesar 0,496 dan koefisien determinasi sebesar 24,6%, sedangkan 75,4% dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian. Temuan ini menunjukkan bahwa perusahaan mampu mengelola peningkatan biaya sehingga tidak secara langsung menurunkan tingkat profitabilitas. Oleh karena itu, perusahaan tetap perlu melakukan pengendalian biaya produksi dan beban operasional secara efektif dan efisien guna menjaga kinerja keuangan dan meningkatkan profitabilitas.