| dc.description.abstract |
Perkembangan media sosial di era digital meningkatkan risiko munculnya Fear of Missing Out (FoMO) pada mahasiswa, terutama pada mahasiswa tingkat I yang sedang berada pada fase transisi akademik dan sosial. FoMO dapat berdampak pada kesehatan mental, regulasi diri, serta kinerja akademik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Terapi Aktivitas Kelompok (TAK) berbasis Cognitive Behavioral Therapy (CBT) dalam menurunkan tingkat FoMO pada mahasiswa tingkat I Program Studi Keperawatan Universitas BTH. Penelitian ini menggunakan desain kuasi-eksperimental dengan rancangan Non-Equivalent Control Group Pretest-Posttest Design. Sampel berjumlah 36 responden yang dibagi menjadi 18 kelompok intervensi dan 18 kelompok kontrol menggunakan teknik purposive criterion sampling. Instrumen yang digunakan adalah Fear of Missing Out Scale (FoMOS) 12 item dengan skala Likert 1–5. Kelompok intervensi diberikan TAK berbasis CBT selama 8 sesi, sedangkan kelompok kontrol tidak diberikan intervensi khusus. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test dan uji Mann-Whitney dengan taraf signifikansi α = 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum intervensi mayoritas responden pada kelompok intervensi berada pada kategori FoMO berat (77,8%). Setelah intervensi, tidak ditemukan lagi responden dengan kategori FoMO berat, dan sebagian besar berada pada kategori sedang (83,3%). Uji Wilcoxon menunjukkan terdapat perbedaan signifikan skor FoMO sebelum dan sesudah intervensi pada kelompok intervensi (p = 0,000), sedangkan pada kelompok kontrol tidak terdapat perbedaan signifikan (p = 0,157). Uji Mann-Whitney menunjukkan terdapat perbedaan penurunan FoMO yang signifikan antara kelompok intervensi dan kontrol (p = 0,000). Disimpulkan bahwa Terapi Aktivitas Kelompok berbasis CBT efektif dalam menurunkan tingkat Fear of Missing Out (FoMO) pada mahasiswa tingkat I keperawatan. Intervensi ini direkomendasikan sebagai strategi promotif dan preventif dalam praktik keperawatan jiwa di lingkungan pendidikan.
Kata kunci: Fear of Missing Out, Terapi Aktivitas Kelompok, Cognitive Behavioral Therapy, Mahasiswa Keperawatan, Kesehatan Mental. |
en_US |