Unigal Repository

Pengaruh Terapi Aktivitas Kelompok Berbasis Cognitive Behavioral Therapy Dalam Mengatasi Fear Of Missing Out Pada Mahasiswa Tingkat 1 Prodi Keperawatan Universitas BTH

Show simple item record

dc.contributor.author Noor, Rocky Iman Syah
dc.contributor.author Hertini, Reni
dc.contributor.author Hidayat, Asep Wahyudin
dc.date.accessioned 2026-05-11T03:33:42Z
dc.date.available 2026-05-11T03:33:42Z
dc.date.issued 2026-05-10
dc.identifier.citation APA Style en_US
dc.identifier.uri http://repository.unigal.ac.id:8080/handle/123456789/8775
dc.description.abstract Perkembangan media sosial di era digital meningkatkan risiko munculnya Fear of Missing Out (FoMO) pada mahasiswa, terutama pada mahasiswa tingkat I yang sedang berada pada fase transisi akademik dan sosial. FoMO dapat berdampak pada kesehatan mental, regulasi diri, serta kinerja akademik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Terapi Aktivitas Kelompok (TAK) berbasis Cognitive Behavioral Therapy (CBT) dalam menurunkan tingkat FoMO pada mahasiswa tingkat I Program Studi Keperawatan Universitas BTH. Penelitian ini menggunakan desain kuasi-eksperimental dengan rancangan Non-Equivalent Control Group Pretest-Posttest Design. Sampel berjumlah 36 responden yang dibagi menjadi 18 kelompok intervensi dan 18 kelompok kontrol menggunakan teknik purposive criterion sampling. Instrumen yang digunakan adalah Fear of Missing Out Scale (FoMOS) 12 item dengan skala Likert 1–5. Kelompok intervensi diberikan TAK berbasis CBT selama 8 sesi, sedangkan kelompok kontrol tidak diberikan intervensi khusus. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test dan uji Mann-Whitney dengan taraf signifikansi α = 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum intervensi mayoritas responden pada kelompok intervensi berada pada kategori FoMO berat (77,8%). Setelah intervensi, tidak ditemukan lagi responden dengan kategori FoMO berat, dan sebagian besar berada pada kategori sedang (83,3%). Uji Wilcoxon menunjukkan terdapat perbedaan signifikan skor FoMO sebelum dan sesudah intervensi pada kelompok intervensi (p = 0,000), sedangkan pada kelompok kontrol tidak terdapat perbedaan signifikan (p = 0,157). Uji Mann-Whitney menunjukkan terdapat perbedaan penurunan FoMO yang signifikan antara kelompok intervensi dan kontrol (p = 0,000). Disimpulkan bahwa Terapi Aktivitas Kelompok berbasis CBT efektif dalam menurunkan tingkat Fear of Missing Out (FoMO) pada mahasiswa tingkat I keperawatan. Intervensi ini direkomendasikan sebagai strategi promotif dan preventif dalam praktik keperawatan jiwa di lingkungan pendidikan. Kata kunci: Fear of Missing Out, Terapi Aktivitas Kelompok, Cognitive Behavioral Therapy, Mahasiswa Keperawatan, Kesehatan Mental. en_US
dc.description.sponsorship Hertini, Reni Hidayat, Asep Wahyudin en_US
dc.language.iso other en_US
dc.subject Fear of Missing Out en_US
dc.subject Terapi Aktivitas Kelompok en_US
dc.subject Cognitive Behavioral Therapy en_US
dc.subject Kesehatan Mental en_US
dc.subject Mahasiswa Keperawatan en_US
dc.title Pengaruh Terapi Aktivitas Kelompok Berbasis Cognitive Behavioral Therapy Dalam Mengatasi Fear Of Missing Out Pada Mahasiswa Tingkat 1 Prodi Keperawatan Universitas BTH en_US
dc.type Other en_US


Files in this item

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record

Search Repository


Browse

My Account