Abstract:
Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk menjawab pertanyaan utama bagaimana strategi digital marketing dan branding produk dapat memperkuat kapasitas kelompok pengrajin gula aren di Desa Batulawang sekaligus meningkatkan pendapatan masyarakat. Permasalahan yang dihadapi mitra adalah keterbatasan dalam pengemasan produk, minimnya pengetahuan mengenai pemasaran digital, serta rendahnya daya saing produk di pasar yang lebih luas. Metode kegiatan pengabdian dilakukan melalui pendekatan partisipatif dengan tahapan: (1) identifikasi kebutuhan mitra, (2) pelatihan digital marketing, (3) pendampingan dalam pembuatan desain kemasan dan identitas merek, serta (4) evaluasi penerapan strategi pemasaran. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan pengrajin dalam menggunakan media digital untuk promosi, terciptanya branding produk gula aren dengan kemasan lebih menarik, serta peningkatan jangkauan pemasaran ke platform online. Dampak awal yang terukur adalah adanya kenaikan jumlah permintaan produk serta peningkatan pendapatan rata-rata kelompok pengrajin. Dengan demikian, kegiatan ini berhasil memperkuat kapasitas usaha masyarakat sekaligus membuka peluang pengembangan pasar yang lebih berkelanjutan.