| dc.description.abstract |
Cabai merah banyak dibudidayakan oleh petani Indonesia karena cabai merah memiliki harga jual yang cukup tinggi serta permintaan terhadap cabai merah cenderung meningkat tiap tahunnya. Permintaan akan cabai yang meningkat dari waktu ke waktu ini menyebabkan cabai dapat diandalkan sebagai komoditas ekspor non-migas. Berdasarkan uraian di atas maka masalah dalam penelitian ini diidentifikasi sebagai berikut: (1) Berapa besarnya rata-rata biaya, penerimaan, dan pendapatan usahatani cabai merah di Desa Sadewata Kecamatan Lumbung Kabupaten Ciamis? (2) Bagaimana kelayakan usahatani cabai merah di Desa Sadewata Kecamatan Lumbung Kabupaten Ciamis layak untuk diusahakan? Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) Rata-rata Biaya, penerimaan, dan pendapatan usahatani cabai merah di Desa Sadewata Kecamatan Lumbung Kabupaten Ciamis. (2) Kelayakan usahatani cabai merah di Desa Sadewata Kecamatan Lumbung Kabupaten Ciamis. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian sensus. Penelitian sensus merupakan penelitian yang mengambil satu kelompok populasi sebagai sampel secara keseluruhan dan menggunakan kuisioner yang terstruktur sebagai alat pengumpulan data yang pokok untuk mendapatkan informasi yang spesifik. Data yang dikumpulkan meliputi data primer dan data sekunder yang didapat dari kuisioner dan wawancara serta dari kantor desa dan literatur terkait. Berdasarka hasil penelitian dan pembahasan, maka dapat ditarik beberepa kesimpulan sebagai berikut: (1) Rata-rata biaya total usahatani cabai merah di Desa Sadewata Kecamatan Lumbung Kabupaten Ciamis per hektar per satu kali musim tanam adalah Rp. 22.118.200,-. (2)Rata-rata penerimaan usahatani cabai merah di Desa Sadewata Kecamatan Lumbung Kabupaten Ciamis per hektar per satu kali musim tanam adalah Rp. 46.116.666,- dan rata-rata pendapatan dalam satu kali musim tanam adalah Rp. 23.998.466,-.(3)Rata-rata R/C per hektar per satu kali musim tanam adalah 2,09. Artinya usahatani cabai merah di Desa Sadewata Kecamatan Lumbung Kabupaten Ciamis menguntungkan dan layak diusahakan. |
en_US |