| dc.description.abstract |
Pendidikan Islam di Indonesia memiliki peranan penting dalam membentuk pemikiran dan karakter masyarakat, dengan tokoh-tokoh pembaharu seperti K.H. Hasyim Asy’ari dan K.H. Idi Kholidi yang berkontribusi signifikan dalam pengembangan lembaga pendidikan Islam formal, terutama di daerah seperti Kabupaten Ciamis. Pendidikan Islam bukan hanya proses pengajaran ilmu agama, tetapi juga transformasi sikap dan perilaku secara menyeluruh melalui metode yang dirancang di lembaga formal, non-formal, dan informal, seperti pesantren. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan memahami biografi K.H Idi Kholidi dan Peran K.H. Idi Kholidi dalam bidang perkembangan pendidikan Formal Islam Terpadu di Kecamatan Kawali Pada Tahun 1957-2014. Metode penelitian yang digunakan yaitu kualitatif dengan pendekatan historis. Hasil menunjukan bahwa K.H. Idi Kholidi lahir 14 Juni 1935 di Awiluar, Ciamis adalah tokoh pendidikan Islam yang tekun dan religius sejak kecil. Ia belajar di beberapa pesantren ternama dan menjadi rujukan syariah di Kawali. Dari 1957-2014, ia berperan besar dalam pengembangan pendidikan Islam formal terpadu di Kawali dengan mendirikan Pesantren Nurul Huda, madrasah, dan yayasan pendidikan. Selain itu, ia aktif memimpin MUI dan MWCNU Kawali untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan layanan sosial, menggabungkan nilai tradisional pesantren dengan kurikulum modern. Saran Kolaborasi antara orang tua, guru, tokoh agama, dan pemerintah yang dirintis oleh K.H. Idi Kholidi harus terus dipertahankan, agar ekosistem pendidikan Islam terpadu tetap adaptif dan mampu menghadapi tantangan digital serta pluralitas budaya di era modern. |
en_US |