Abstract:
Pendidikan abad ke-21 menuntut pendidik memiliki kemampuan pedagogik yang kontekstual, reflektif, dan berakar pada lingkungan sosial-budaya peserta didik. Salah satu pendekatan yang relevan untuk menjawab tuntutan tersebut adalah pemanfaatan kearifan lokal sebagai media pembelajaran. Penelitian ini bertujuan mengkaji arsitektur rumah adat Kampung Kuta sebagai media pembelajaran berbasis kearifan lokal dalam rangka penguatan kualitas pendidik abad ke-21. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain penelitian pendidikan berbasis konteks budaya. Data dikumpulkan melalui observasi lapangan, wawancara dengan tokoh adat dan pendidik, serta studi pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa arsitektur rumah adat Kampung Kuta, yang dibangun berdasarkan sistem nilai pamali, mengandung nilai keselarasan ekologis, kesetaraan sosial, disiplin kolektif, dan keberlanjutan lingkungan. Nilai-nilai tersebut berpotensi dikembangkan sebagai media pembelajaran kontekstual dan interdisipliner. Pemanfaatan arsitektur rumah adat Kampung Kuta berkontribusi pada penguatan kompetensi pedagogik kontekstual, literasi budaya dan historis, kreativitas pembelajaran, serta sensitivitas sosial dan ekologis pendidik. Penelitian ini menegaskan bahwa arsitektur tradisional tidak hanya berfungsi sebagai warisan budaya, tetapi juga sebagai sumber pedagogis strategis untuk meningkatkan kualitas pendidik abad ke-21.