Abstract:
Wina Mulya Triana. NIM. 3403210008. Analisis Faktor – Faktor Penyebab Keterlambatan Penyerapan Anggaran (Studi Kasus Balai Besar Wilayah Sungai Citanduy Kementerian PUPR). Dibawah bimbingan Bapak Mohamad Apip, S.E., M.Si. (Pembimbing I) dan Bapak Dendy Syaiful Akbar, S.E., M.Si. (Pembimbing II). Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pola penyerapan anggaran di BBWS Citanduy yang tidak merata dan cenderung mulai meningkat pada semester tiga dan puncaknya pada semester keempat. Sedangkan penyerapan anggaran pada semester pertama dan semester kedua berjalan lambat. Selain itu terhambatnya pelaksanaan suatu program dan kegiatan akibat dana yang masih diblokir dan tidak terserap sehingga menyebabkan terjadinya revisi pada beberapa program. Adapun rumusan masalah dalam penelitian ini yaitu bagaimana pengaruh perencanaan anggaran, pelaksanaan anggaran, pengadaan barang/jasa, sumber daya manusia dan partisipasi masyarakat terhadap keterlambatan penyerapan anggaran pada Balai Besar Wilayah Sungai Citanduy (BBWS Citanduy)?. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah survei deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini yakni seluruh anggota BBWS Citanduy yang terlibat dalam proses penyerapan anggaran, termasuk staf manajemen dan pelaksana tugas anggaran yang berjumlah 116 orang. Sampel dalam penelitian ini adalah sebanyak 53 orang.
Dari hasil penelitian, dapat ditarik suatu simpulan sebagai berikut: 1) Perencanaan anggaran berpengaruh positif dan signifikan terhadap keterlambatan penyerapan anggaran pada Balai Besar Wilayah Sungai Citanduy; 2) Pelaksanaan anggaran berpengaruh positif dan signifikan terhadap keterlambatan penyerapan anggaran pada Balai Besar Wilayah Sungai Citanduy; 3) Pengadaan barang/jasa berpengaruh positif dan signifikan terhadap keterlambatan penyerapan anggaran pada Balai Besar Wilayah Sungai Citanduy; 4) Sumber daya manusia berpengaruh positif dan signifikan terhadap keterlambatan penyerapan anggaran pada Balai Besar Wilayah Sungai Citanduy; 5)Partisipasi masyarakat berpengaruh positif dan signifikan terhadap keterlambatan penyerapan anggaran pada Balai Besar Wilayah Sungai Citanduy; 6) Perencanaan anggaran, pelaksanaan anggaran, pengadaan barang/jasa, sumber daya manusia dan partisipasi masyarakat berpositif dan signifikan terhadap keterlambatan penyerapan anggaran pada Balai Besar Wilayah Sungai Citanduy. Artinya jika perencanaan anggaran, pelaksanaan anggaran, pengadaan barang/jasa, sumber daya manusia dan partisipasi masyarakat sudah baik maka keterlambatan penyerapan anggaran akan menurun.