| dc.description.abstract |
Muhamad Aldi. NIM. 3403180059. Pengaruh Insentif Eksekutif terhadap Tax Avoidance (Suatu Studi pada PT. Indofood Sukses Makmur Tbk yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode Tahun 2014-2023). Dibawah bimbingan Ibu Eva Faridah, S.E., M.Si (Pembimbing I) dan Bapak Benny Prawiranegara,S.E.,M.M. (Pembimbing II).
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh penghindaran pajak yang dihitung dengan CETR pada PT. Infodood Sukses makmur Tbk selama periode tahun 2014-2023 trendnya cenderung berfluktuasi ke arah penurunan serta adanya jumlah laba yang besar tetapi beban pajaknya rendah pada tahun 2023, sehingga mengindikasikan bahwa perusahaan tersebut melakukan penghindaran pajak untuk mengurangi beban pajaknya. Adapun rumusan masalah dalam penelitian ini yaitu: 1) Bagaimana insentif eksekutif pada PT. Indofood Sukses Makmur Tbk periode Tahun 2014-2023?; 2) Bagaimana tax avoidance pada PT. Indofood Sukses Makmur Tbk periode Tahun 2014-2023; 3) Bagaimana pengaruh insentif eksekutif terhadap tax avoidance pada PT. Indofood Sukses Makmur Tbk periode Tahun 2014-2023?. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui: 1) Insentif eksekutif pada PT. Indofood Sukses Makmur Tbk periode Tahun 2014-2023; 2) Tax avoidance pada PT. Indofood Sukses Makmur Tbk periode Tahun 2014-2023; 3) Pengaruh insentif eksekutif terhadap tax avoidance pada PT. Indofood Sukses Makmur Tbk periode Tahun 2014-2023.
Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif analisis dengan pendekatan kuantitatif. Sumber data penelitian sekunder ini berupa laporan keuangan tahunan (annual report) PT. Inofood Sukses Makmur Tbk melalui Galeri Investasi pada Fakultas Ekonomi Universitas Galuh.
Dari hasil penelitian, dapat ditarik suatu simpulan sebagai berikut: 1) Insentif eksekutif pada PT. Infodood Sukses Makmur Tbk selama periode tahun 2014-2023 trendnya cenderung berfluktuasi ke arah peningkatan dengan nilai logaritma kompensasi sebesar 26,13. Meskipun secara umum terdapat tren peningkatan, namun pola pemberian insentif eksekutif tersebut tidak menunjukkan konsistensi dari tahun ke tahun; 2) Tax avoidance pada PT. Indofood Sukses Makmur Tbk selama periode tahun 2014-2013 perusahaan membayar pajak dengan rata-rata sebesar 30,10% dari laba sebelum pajak per tahun. Angka ini lebih tinggi dari tarif pajak badan sebesar 25% sesuai Pasal 17 Ayat (1) UU No. 36 Tahun 2008. Namun, hal ini tidak otomatis mencerminkan tingkat kepatuhan pajak yang tinggi, karena perhitungan CETR mencakup faktor-faktor seperti koreksi fiskal, insentif pajak, serta perbedaan temporer dan tetap; 3) Insentif eksekutif tidak berpengaruh signifikan terhadap tax avoidance pada PT. Indofood Sukses Makmur Tbk yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2014-2023. Artinya tinggi rendahnya insentif eksekutif tidak memberikan pengaruh yang nyata terhadap tax avoidance. |
en_US |