Unigal Repository

Desain Kebijakan Perizinan Berorientasi Dampak Ekonomi

Show simple item record

dc.contributor.author Permatasari, Vini Rizky
dc.date.accessioned 2026-03-24T08:06:31Z
dc.date.available 2026-03-24T08:06:31Z
dc.date.issued 2026-03-01
dc.identifier.citation Permatasari, VR. 2026. Desain Kebijakan Perizinan Berorientasi Dampak Ekonomi. Preprint. Universitas Galuh Repository. en_US
dc.identifier.uri https://www.researchgate.net/publication/402883019_Desain_Kebijakan_Perizinan_Berorientasi_Dampak_Ekonomi
dc.identifier.uri http://repository.unigal.ac.id:8080/handle/123456789/8461
dc.description Perizinan usaha selama ini cenderung diposisikan sebagai instrumen administratif yang berfokus pada legalitas, bukan sebagai alat strategis untuk mendorong pembangunan ekonomi. Buku ini bertujuan untuk mengkaji dan merumuskan desain kebijakan perizinan yang berorientasi pada dampak ekonomi, dengan menekankan pentingnya keterkaitan antara legalitas usaha dan hasil nyata yang dapat diukur dalam peningkatan kesejahteraan masyarakat. Pendekatan yang digunakan dalam buku ini bersifat konseptual dan analitis dengan mengintegrasikan berbagai teori kebijakan publik, governance, dan pembangunan ekonomi, serta didukung oleh pendekatan evidence-based policy. Pembahasan difokuskan pada pengembangan model “izin bersyarat berorientasi dampak” yang menempatkan indikator outcome seperti peningkatan pendapatan, penyerapan tenaga kerja, dan nilai tambah ekonomi sebagai syarat utama dalam pemberian izin. Buku ini menguraikan secara sistematis delapan belas prinsip utama dalam desain kebijakan perizinan berbasis dampak, termasuk prinsip berbasis bukti, proporsionalitas, keberlanjutan, partisipasi masyarakat, integrasi lintas sektor, transparansi, fleksibilitas adaptif, serta penggunaan mekanisme insentif dan sanksi. Selain itu, dibahas pula pentingnya sistem pengukuran dampak yang valid, keterlibatan pihak ketiga independen, efisiensi administrasi, keberlanjutan pendanaan, serta pengarusutamaan inklusi dan etika data dalam implementasi kebijakan. Hasil kajian menunjukkan bahwa kebijakan perizinan yang dirancang secara berorientasi dampak dapat berfungsi sebagai instrumen transformasi pembangunan, bukan sekadar alat regulasi. Keberhasilan implementasinya sangat bergantung pada integrasi antara desain kebijakan yang adaptif, kapasitas kelembagaan, kualitas data, serta kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat. Buku ini diharapkan dapat menjadi referensi akademik dan praktis bagi pembuat kebijakan, akademisi, dan praktisi dalam merancang kebijakan perizinan yang lebih efektif, inklusif, dan berkelanjutan dalam mendorong pembangunan ekonomi lokal. en_US
dc.description.abstract ABSTRAK Perizinan usaha selama ini cenderung diposisikan sebagai instrumen administratif yang berfokus pada legalitas, bukan sebagai alat strategis untuk mendorong pembangunan ekonomi. Buku ini bertujuan untuk mengkaji dan merumuskan desain kebijakan perizinan yang berorientasi pada dampak ekonomi, dengan menekankan pentingnya keterkaitan antara legalitas usaha dan hasil nyata yang dapat diukur dalam peningkatan kesejahteraan masyarakat. Pendekatan yang digunakan dalam buku ini bersifat konseptual dan analitis dengan mengintegrasikan berbagai teori kebijakan publik, governance, dan pembangunan ekonomi, serta didukung oleh pendekatan evidence-based policy. Pembahasan difokuskan pada pengembangan model “izin bersyarat berorientasi dampak” yang menempatkan indikator outcome seperti peningkatan pendapatan, penyerapan tenaga kerja, dan nilai tambah ekonomi sebagai syarat utama dalam pemberian izin. Buku ini menguraikan secara sistematis delapan belas prinsip utama dalam desain kebijakan perizinan berbasis dampak, termasuk prinsip berbasis bukti, proporsionalitas, keberlanjutan, partisipasi masyarakat, integrasi lintas sektor, transparansi, fleksibilitas adaptif, serta penggunaan mekanisme insentif dan sanksi. Selain itu, dibahas pula pentingnya sistem pengukuran dampak yang valid, keterlibatan pihak ketiga independen, efisiensi administrasi, keberlanjutan pendanaan, serta pengarusutamaan inklusi dan etika data dalam implementasi kebijakan. Hasil kajian menunjukkan bahwa kebijakan perizinan yang dirancang secara berorientasi dampak dapat berfungsi sebagai instrumen transformasi pembangunan, bukan sekadar alat regulasi. Keberhasilan implementasinya sangat bergantung pada integrasi antara desain kebijakan yang adaptif, kapasitas kelembagaan, kualitas data, serta kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat. Buku ini diharapkan dapat menjadi referensi akademik dan praktis bagi pembuat kebijakan, akademisi, dan praktisi dalam merancang kebijakan perizinan yang lebih efektif, inklusif, dan berkelanjutan dalam mendorong pembangunan ekonomi lokal. en_US
dc.description.sponsorship No Funding en_US
dc.publisher Universitas Gauh en_US
dc.subject perizinan berorientasi dampak, kebijakan publik, pembangunan ekonomi, governance, evidence-based policy en_US
dc.title Desain Kebijakan Perizinan Berorientasi Dampak Ekonomi en_US
dc.type Preprint en_US


Files in this item

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record

Search Repository


Browse

My Account