Abstract:
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh latihan parachute running
training dan speed ladder drill terhadap peningkatan kecepatan lari sprint 100
meter. Pendekatan yang digunakan adalah metode eksperimen dan desain yang
digunakan yaitu two groups pretest-posttest design. Subjek penelitian adalah
seluruh anggota klub atletik sekolah SAGC Ciamis yang berjumlah 30 atlet dan
diambil dengan teknik total sampling. Instrumen pengukuran yang digunakan
adalah tes lari cepat 60 meter untuk mengevaluasi kecepatan sebelum dan sesudah
perlakuan (ТКJI,2020).
Hasil analisis menunjukkan nilai sign. 0,038 dan signifikansi 0,842, yang
berarti tidak terdapat pengaruh yang signifikan terhadap peningkatan kecepatan.
Uji hipotesis kedua juga menggunakan paired sample t-test untuk menguji latihan
speed ladder drill. Hasil analisis menunjukkan nilai sign. 0,238 dan signifikansi
0,942, yang kembali menunjukkan tidak ada pengaruh yang signifikan. Sementara
itu, uji hipotesis ketiga menggunakan One-Way ANOVA untuk membandingkan
efektivitas kedua perlakuan tersebut. Hasil analisis menunjukkan nilai F sebesar
61,582 dan nilai signifikansi 0,000. Hal ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan
yang signifikan antara kedua perlakuan dalam meningkatkan kecepatan lari.
Dengan demikian, walaupun masing-masing perlakuan secara individual tidak
memberikan pengaruh signifikan, namun secara komparatif terdapat perbedaan
efektivitas yang nyata antara keduanya.