Unigal Repository

HUBUNGAN PENGETAHUAN IBU PENTINGNYA PEMBERIAN MAKANAN PENDAMPING ASI DENGAN ANGKA KEJADIAN STUNTING UNTUK BALITA PADA MASA PANDEMIC COVID -19 DI DESA PASIRBATANG KECAMATAN MANONJAYA KABUPATEN TASIKMALAYA TAHUN 2021

Show simple item record

dc.contributor.author Milah, Ana SKM., M.Kes
dc.date.accessioned 2023-05-02T13:30:03Z
dc.date.available 2023-05-02T13:30:03Z
dc.date.issued 2022-01-21
dc.identifier.issn 2798-3641
dc.identifier.uri http://repository.unigal.ac.id:8080/handle/123456789/3034
dc.description Mp-Asi (Makanan Pendamping-Air Susu Ibu) Adalah Makanan Atau Minuman Selain Asi Yang Mengandung Nutrisi Yang Diberikan Kepada Bayi Setelah Bayi Siap Atau Berusia 6 Bulan.Makanan Pendamping Asi Merupakan Makanan Tambahan Bagi Bayi.Makanan Ini Harus Menjadi Pelengkap Dan Dapat Memenuhi Kebutuhan Bayi. Jadi Selain Makanan Pendamping Asi, Asi Harus Tetap Diberikan Kepada Bayi Paling Tidak Sampai Usia 24 Bulan en_US
dc.description.abstract MP-ASI (Makanan Pendamping-Air Susu Ibu) adalah makanan atau minuman selain ASI yang mengandung nutrisi yang diberikan kepada bayi setelah bayi siap atau berusia 6 bulan. Makanan pendamping ASI merupakan makanan tambahan bagi bayi. Makanan ini harus menjadi pelengkap dan dapat memenuhi kebutuhan bayi. Jadi selain makanan pendamping ASI, ASI harus tetap diberikan kepada bayi paling tidak sampai usia 24 bulan. Hasil Survei Demografi dan Kesehatan Indonesia ( SDKI ) tahun 2020diketahui bahwa pemberian ASI Ekslusif hanya meningkat sekitar 10% dalam periode 2020-2021.Pada SDKI tahun 2019 angka pemberian ASI Ekslusif itu hanya sekitar 32%, dan di SDKI tahun 2021 meningkat menjadi 42%, meskipun ada peningkatan hal ini masih jauh dari angka sempurna. Keberhasilan ASI Ekslusif di Jawa Barat tercapai 42% dari target 80%.Stuntingadalah kurang gizi kronis yang disebabkan oleh kurangnya asupan nutrisi (Karbohidrat, Protein, vitamin, mineral, lemak) dalam waktu yang cukup lama, sehingga mengakibatkan gangguan pertumbuhan pada anak dalam usia pertumbuhan yakni tinggi badan anak menjadi lebih rendah atau pendek dari standar usianya. PentingnyaPeranan seorang ibu terutamapada saat ibu hamil dan terlihat sejak kelahiran anaknya Agar pola hidup anak bisa sesuai dengan standar kesehatanyang diharapkan, di samping harus mengatur pola makan yang benarpada saat kehamilan dalam pemenuhan nutrisijuga tak kalah pentingnya mengatur pola asuh yang benar pula. Pola asuh yang benar bisa ditempuh dengan memberikan perhatian yang penuh serta kasih sayang pada anak, memberinya waktu yang cukup untuk menikmati kebersamaan dengan seluruh anggota keluarga.Corona Virus Disease2019 atau yang biasa kita singkat Covid-19 saat ini menjadi permasalah di seluruh negara di dunia, terutama setelah terjadi kematian dalam waktu yang singkat.Sampai dengan saat ini obat untuk infeksi Corona Virus Disease2019 belum ditemukan. Corona Virus Disease2019 merupakan jenis virus yang diidentifikasi sebagai penyebab penyakit pada saluran pernafasan, yang pertama kali terdeteksi muncul di Kota Wuhan Tiongkok en_US
dc.description.sponsorship Bajang Institute en_US
dc.language.iso other en_US
dc.publisher Journal of Innovation Research and Knowledge en_US
dc.relation.ispartofseries Vol. 1, No. 8, 2022;Vol. 1, No. 8, 2022
dc.subject MP ASI,Kejadian Stunting, Kejadian Covid -19Pada Balita en_US
dc.title HUBUNGAN PENGETAHUAN IBU PENTINGNYA PEMBERIAN MAKANAN PENDAMPING ASI DENGAN ANGKA KEJADIAN STUNTING UNTUK BALITA PADA MASA PANDEMIC COVID -19 DI DESA PASIRBATANG KECAMATAN MANONJAYA KABUPATEN TASIKMALAYA TAHUN 2021 en_US
dc.type Article en_US


Files in this item

This item appears in the following Collection(s)

  • Ana Samiatul Milah, SKM., M.MKes
    Stunting are toddlers who have poor nutritional status as measured by length or height for age when compared to WHO (World Health Organization) book standards, toddlers are said to be short if the Z-score value is body length for age (PB/U). ) or height for age (height/age) less than -2 SD (stunted) and less than -3 SD (severely stunted). (Rita, et al. 2020 ). Stunting can increase the risk of death in children, affect motor development and reduce school performance, increase the risk of excess nutrition and infectious diseases, and reduce productivity at the age of children as adults (Black, 2013

Show simple item record

Search Repository


Browse

My Account