Abstract:
Penelitian ini dilatarbelakangi Kurang optimalnya penempatan pegawai sesuai dengan keahliannya, Kurangnya pemberian arahan dan petunjuk tentang pengelolaan sistem informasi kepegawaian dan belum optimalnya pengendalian unit kerja dalam pengelolaan sistem informasi kepegawaian. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah: Bagaimana pengelolaan sistem informasi kepegawaian oleh Badan Kepegawaian Dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kabupaten Pangandaran?. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Jumlah informan dalam penelitian ini sebanyak 5 orang. Adapun teknik pengumpulan datanya yaitu studi kepustakaan, studi lapangan (observasi dan wawancara) dan studi dokumentasi. Teknik pengolahan/analisis data dalam penelitian ini yaitu data reduction (reduksi data), data display (penyajian data) dan conclusion drawing/verivikation (verifikasi data). Berdasarkan hasil penelitian bahwa pengelolaan sistem informasi kepegawaian oleh Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kabupaten Pangandaran secara umum belum optimal. Hambatan-hambatan yang dihadapi yaitu rendahnya kemampuan dan kompetensi, kurangnya kesediaan pegawai yang ditempatkan, rendahnya komitmen pegawai, kurangnya jalinan komunikasi dan koordinasi antar unit kerja, keterbatasan waktu, keterbatasan anggaran dan belum adanya agenda yang ditetapkan. Adapun upaya-upaya yang dilakukan yaitu menyelenggarakan pelatihan dan bimbingan teknis, meminta kesediaan semua pegawai untuk patuh dan taat pada peraturan, meningkatkan jalinan komunikasi dan koordinasi dengan seluruh unit kerja, menyusun ulang ulang agenda kegiatan, permohonan penambahan anggaran pada pemerintah daerah dan mengagendakan kegiatan pengendalian secara rutin.